Kunjungan Wakil Duta Besar Inggris Matthew Downing untuk Indonesia ke Jawa Barat

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 15 Mei 2025 - 21:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonwsia – Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Matthew Downing, mengunjungi Jawa Barat pada 15-16 Mei 2025 untuk memperkuat hubungan antara Inggris dan Jawa Barat di berbagai sektor prioritas, seiring upaya menuju Kemitraan Strategis Inggris – Indonesia yang baru, sebagaimana disepakati oleh Perdana Menteri Inggris Keir Starmer dan Presiden RI Prabowo Subianto di London pada November tahun lalu.

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Dubes Downing mengadakan pertemuan dengan Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan, untuk membahas peluang kerja sama di bidang transportasi, pendidikan, pengembangan kota, energi terbarukan dan ekonomi kreatif. Beliau juga bertemu dengan Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan, untuk menjajaki kerja sama lebih lanjut antara Inggris dan kota Bandung, khususnya di bidang pengelolaan sampah, transportasi, penanggulangan bencana, pelatihan aparatur sipil negara, digitalisasi UMKM, management olahraga, industri kreatif dan pelatihan Bahasa Inggris.

Dalam kunjungan tersebut, Downing juga meluncurkan modul e-learning berjudul “Kelas Siber Industri Kecil Menengah (IKM) : Bisnis Aman Terlindungi”, hasil kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Jawa Barat dan Pemerintah Inggris. Modul ini dirancang untuk meningkatkan pemahaman bagi pelaku UMKM terhadap isu-isu keamanan siber, memperkenalkan praktik global terbaik serta membimbing pelaku usaha pada sumber daya digital yang andal dan aman. Inisiatif ini melanjutkan kesuksesan program pelatihan Kesadaran Keamanan Siber untuk UMKM yang digelar pada Oktober 2023, yang bekerja sama dengan Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) serta Kementerian Perindustrian (Kemenperin).

Baca Juga :  Anak 12 Tahun Hilang di Saguling Setelah Perahu Wisata Yang Dinaikinya Menyentuh Kabel Listrik

Ia juga menghadiri lokakarya Program APEX yang diselenggarakan oleh Internasional Finance Corporation (IFC), bagian dari Kelompok Bank Dunia, dan didanai oleh Departemen Keamanan Energi dan Nol Bersih Inggris (DESNZ). Kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat pemahaman terhadap inisiatif aksi iklim Jawa Barat serta mendorong perencanaan terpadu menuju pembangunan kota hijau yang berkelanjutan.

 

Dalam kunjungan nya Downing juga hadir dalam acara diskusi panel bertajuk “Sesar Lembang: Memperkuat Kesiapsiagaan Multi-Bencana” yang berlangsung di kampus Deakin Lancaster Indonesia (DLI) yang baru saja diresmikan. Diskusi ini menyoroti dukungan Inggris terhadap kemitraan berbasis riset dengan Jawa Barat untuk bersama-sama menyusun peta jalan dalam menanggulangi kesenjangan pengelolaan risiko bencana jangka panjang di Indonesia.

Wakil Duta Besar Inggris untuk Indonesia dan Timor-Leste, Matthew Downing, mengatakan:

“Ini adalah kunjungan kedua saya ke Jawa Barat, provinsi dengan potensi pertumbuhan ekonomi yang luar biasa. Pemerintah Inggris telah bekerja sama secara erat dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat di berbagai sektor, mulai dari transportasi, pengembangan kota, pembiayaan hijau, energi terbarukan dan elektrifikasi kendaraan hingga budaya dan pelatihan bahasa Inggris. Semua ini merupakan pilar penting dalam hubungan Inggris – Jawa Barat.

Seiring dengan upaya kita membangun kerangka dasar Kemitraan Strategis Inggris-Indonesia yang baru sebagaimana disepakati oleh Presiden Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Sir Keir Starmer di Inggris tahun lalu, kami ingin terus mempererat hubungan dengan Indonesia demi pertumbuhan ekonomi dan kemakmuran bersama, serta menciptakan planet yang lebih layak huni bagi masyarakat kita.”

Baca Juga :  Program Bangga Kencana, Upaya BKKBN-RI Mencegah Stunting untuk Menuju Indonesia Emas 2045

Catatan untuk Redaksi:
– Foto-foto kunjungan dapat diakses melalui tautan berikut: https://drive.google.com/drive/folders/18g1gw-kPVlijl2g6nNOhVwX1CYJ256M_

– Kelas Siber Industri Kecil Menengah (IKM): Bisnis Aman Terlindungi adalah modul e-learning keamanan siber yang dikembangkan melalui program yang didanai oleh UK ISF Indo-Pacific Cyber Capacity Building. Proyek ini merupakan kelanjutan dari komitmen Inggris dalam mendukung ketahanan siber UMKM Indonesia melalui program penguatan kapasitas yang telah dilaksanakan di Bandung pada tahun 2023. Modul ini mencakup pengenalan terhadap kebersihan siber (cyber hygiene), pemahaman terhadap risiko, pengenalan aset digital, pembaruan pertahanan digital, manajemen kata sandi, pencadangan dan pemulihan data, serta pengelolaan data pribadi.

– Sesar Lembang: Memperkuat Kesiapsiagaan Multi-Bencana merupakan bagian dari kolaborasi yang telah berlangsung sejak 2018, yang dipimpin oleh British Geological Survey (BGS) bersama BRIN, ITB, UNPAD, dan Resilience Development Initiative (RDI). Kemitraan ini berfokus pada pemahaman terhadap bahaya geologis seperti gempa bumi, tanah longsor, tsunami, dan letusan gunung berapi, dengan penekanan khusus pada wilayah Jawa Barat.

– Pemerintah Inggris, bekerja sama dengan British Geological Survey, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Institut Teknologi Bandung (ITB), dan Resilience Development Initiative (RDI), akan menyelenggarakan simposium selama tiga hari di Jakarta pada 10–12 Juni 2025. Tujuan utama simposium ini adalah untuk bersama-sama menyusun peta jalan dalam mengatasi kesenjangan pengelolaan risiko bencana jangka panjang di Indonesia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terminal Cicaheum Resmi Tutup Layanan Bus AKAP dan AKDP, Semua Rute Pindah ke Leuwipanjang
Kemendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua yang Aman dan Bebas Bullying
RUPST 2025 Indofarma: Rugi Turun 76,7 Persen, Siap Perkuat Transformasi Bisnis 2026
Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay
Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026
Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan
Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital
Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:30 WIB

Terminal Cicaheum Resmi Tutup Layanan Bus AKAP dan AKDP, Semua Rute Pindah ke Leuwipanjang

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:16 WIB

Kemendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua yang Aman dan Bebas Bullying

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:20 WIB

RUPST 2025 Indofarma: Rugi Turun 76,7 Persen, Siap Perkuat Transformasi Bisnis 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:28 WIB

Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:21 WIB

Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan

Berita Terbaru