Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Pelaku kasus penganiayaan dan penyekapan, Taufik Hidayat, akhirnya berhasil ditangkap jajaran Polda Jawa Barat setelah sempat melarikan diri ke luar kota untuk menghindari kejaran petugas.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Rudi Setiawan, mengungkapkan bahwa tersangka sempat meninggalkan Bandung dan kabur ke Tangerang. Langkah tersebut dilakukan untuk mengelabui aparat yang tengah melakukan pengejaran.

Namun, keberadaan di Tangerang rupanya tidak membuat pelaku merasa aman. Taufik kemudian kembali ke Bandung dan berpindah ke wilayah Majalaya sebelum akhirnya berhasil diamankan di kawasan Ciparay, Kabupaten Bandung, pada Selasa (23/6/2026) sekitar pukul 18.30 WIB.

“Yang bersangkutan sempat berpindah-pindah lokasi. Dari Bandung ke Tangerang, kemudian kembali lagi ke Bandung hingga akhirnya berhasil kami amankan,” kata Rudi Setiawan.

Baca Juga :  RAKERDA BANGGA KENCANA DAN REMBUK STUNTING KABUPATEN GARUT

Menurut Kapolda, sesaat sebelum ditangkap, tersangka diketahui sempat mengonsumsi minuman keras di sebuah rumah di kawasan Majalaya. Meski demikian, proses penangkapan berlangsung aman dan tanpa hambatan berarti.

Usai diamankan, Taufik terlebih dahulu dibawa ke Mapolsek Majalaya sebelum selanjutnya dipindahkan ke Mapolda Jawa Barat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Penyidik kemudian melakukan serangkaian prosedur pemeriksaan, termasuk tes kesehatan dan tes narkoba guna memastikan kondisi tersangka sebelum menjalani proses hukum.

“Tahapan yang harus dilakukan sesuai ketentuan, kita melakukan pemeriksaan kesehatan untuk benar-benar memastikan kondisi kesehatan tersangka, termasuk pemeriksaan seluruh badannya. Ini dilakukan karena kita harus mendapatkan informasi atau kondisi yang sebenarnya terhadap tersangka,” ujar Rudi.

Baca Juga :  Merdeka Pangan

Hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa tersangka berada dalam kondisi sehat secara fisik. Sementara itu, hasil tes narkoba terhadap Taufik dinyatakan negatif.

Meski demikian, kepada penyidik, tersangka mengakui sempat mengonsumsi minuman keras sebelum dirinya ditangkap aparat kepolisian.

Saat ini, Taufik masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolda Jawa Barat. Polisi terus mendalami kasus penganiayaan dan penyekapan yang menjeratnya, termasuk menggali motif dan kronologi lengkap kejadian.

Polda Jawa Barat menegaskan akan menangani perkara tersebut secara profesional sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Kanwil X Jabar Bersama POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”, Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan
Kemenhut Dorong PBPH Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel
Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Terkait Karhutla, PT MPK Dibekukan
Mentan Amran Ajak Wahdah Islamiyah Perangi Mafia Pangan dan Lindungi Rakyat
Indonesia dan RRT Siapkan Kelompok Kerja untuk Kerja Sama AI dan Teknologi
Kemendikdasmen Buka Pelatihan Mandiri bagi Guru SD untuk Mengajar Bahasa Inggris
Wujud Nyata Kepedulian Sosial, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program “Mengetuk Pintu Langit
Moka Jabar 2026 Didorong Jadi Komunikator Strategis Pariwisata di Era Digital

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 11:20 WIB

Pegadaian Kanwil X Jabar Bersama POGI Gelar “Merdeka Stunting 2026”, Cegah Stunting Sejak Janin dalam Kandungan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:57 WIB

Kemenhut Dorong PBPH Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalsel

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:52 WIB

Kemenhut Sanksi 6 Perusahaan Terkait Karhutla, PT MPK Dibekukan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:39 WIB

Mentan Amran Ajak Wahdah Islamiyah Perangi Mafia Pangan dan Lindungi Rakyat

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:23 WIB

Kemendikdasmen Buka Pelatihan Mandiri bagi Guru SD untuk Mengajar Bahasa Inggris

Berita Terbaru