BGN Pastikan MBG Tetap Berjalan Selama Ramadan dengan 4 Mekanisme

- Jurnalis

Minggu, 8 Februari 2026 - 19:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KLOPAKINDONESIA – Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) tetap berjalan selama bulan Ramadan 1447 H, dengan menyiapkan empat mekanisme penyaluran yang disesuaikan dengan kondisi penerima manfaat.

Kepala BGN, Dadan Hindayana, mengatakan penyesuaian mekanisme dilakukan agar program MBG tetap efektif tanpa mengganggu pelaksanaan ibadah puasa, sekaligus memastikan kebutuhan gizi masyarakat tetap terpenuhi.

“Selama Ramadan, MBG tetap dilaksanakan dengan penyesuaian skema penyaluran sesuai karakteristik wilayah dan kelompok penerima,” ujar Dadan, dikutip dari detikNews.

Baca Juga :  KNPI Jabar gandeng pelajar dan komunitas lingkungan untuk sosialisasi kebudayaan dan tanam pohon

Empat mekanisme pembagian MBG tersebut meliputi penyaluran ke sekolah di wilayah mayoritas berpuasa, sekolah di wilayah non-mayoritas berpuasa, ibu hamil, ibu menyusui dan balita, serta lingkungan pesantren.

Untuk sekolah di daerah mayoritas berpuasa, MBG akan dibagikan dalam bentuk makanan yang lebih tahan lama dan dapat dibawa pulang untuk dikonsumsi saat berbuka puasa. Sementara di wilayah yang tidak mayoritas berpuasa, penyaluran MBG tetap dilakukan seperti hari biasa tanpa perubahan skema.

Baca Juga :  ID Lantik 961 Kepala Daerah, Presiden Prabowo: Tunjukkan Kekuatan Demokrasi Indonesia

Adapun bagi ibu hamil, ibu menyusui, dan anak balita, program MBG tetap berjalan normal tanpa penyesuaian waktu maupun jenis makanan. Sedangkan di lingkungan pesantren, penyajian MBG akan disesuaikan dengan waktu berbuka puasa karena dapur dan penerima manfaat berada dalam satu kawasan.

BGN menegaskan, penyesuaian ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga keberlanjutan program prioritas nasional di bidang pemenuhan gizi, khususnya bagi anak sekolah dan kelompok rentan, meski di tengah pelaksanaan ibadah Ramadan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen
Luvidi Pranawa Raih Medali Emas IOAI 2026, Berawal dari Prestasi OSN
Pelajar Jawa Barat Diajak All Out Tanpa Burnout, DP3AKB Tekankan Kesehatan Mental
Pemprov Jabar Revitalisasi 32 Hektare Kebun Karet Jalupang Subang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Jumat, 4 September 2026 - 05:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M

Kamis, 3 September 2026 - 17:02 WIB

PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 11:08 WIB

PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 11:03 WIB

LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Berita Terbaru