Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil

- Jurnalis

Senin, 22 Juni 2026 - 12:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemadaman listrik bergilir yang terjadi di sejumlah wilayah Jawa dan Madura memberikan dampak yang cukup signifikan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Gangguan pasokan listrik ini memengaruhi berbagai aspek operasional usaha, mulai dari proses produksi, distribusi, hingga layanan kepada konsumen.

Bagi UMKM yang bergerak di sektor produksi, seperti usaha makanan dan minuman, konveksi, percetakan, serta bengkel kecil, listrik merupakan komponen utama dalam menjalankan kegiatan usaha. Ketika terjadi pemadaman, proses produksi terhenti karena mesin dan peralatan tidak dapat digunakan. Kondisi ini menyebabkan keterlambatan pemenuhan pesanan, penurunan kapasitas produksi harian, serta potensi hilangnya pelanggan akibat ketidakmampuan memenuhi permintaan tepat waktu.

Selain itu, dampak yang cukup serius juga dirasakan oleh UMKM yang bergerak di bidang makanan dan minuman, khususnya yang menggunakan bahan baku segar atau produk beku. Tidak berfungsinya peralatan pendingin seperti kulkas dan freezer selama pemadaman dapat menyebabkan kerusakan bahan baku. Hal ini menimbulkan kerugian langsung karena bahan yang rusak tidak dapat digunakan kembali dan harus dibuang.

Baca Juga :  Pemerintah Pusat dan Pemkab Garut Perkuat Sinergi, Bonus Demografi Jadi Fokus Utama

Dari sisi biaya operasional, pemadaman listrik juga mendorong peningkatan pengeluaran pelaku UMKM. Sebagian pelaku usaha terpaksa menggunakan genset sebagai sumber listrik alternatif. Penggunaan genset ini membutuhkan bahan bakar tambahan yang relatif mahal, sehingga menekan margin keuntungan usaha. Dalam beberapa kasus, pelaku UMKM juga harus menanggung biaya tambahan untuk menjaga kualitas produk, seperti pembelian es atau pengaturan ulang proses produksi.

Gangguan listrik juga berdampak pada penurunan penjualan, terutama bagi usaha yang melayani konsumen secara langsung seperti warung makan, toko kelontong, dan jasa layanan harian. Ketika listrik padam, pencahayaan terbatas dan sistem pembayaran elektronik seperti mesin EDC atau QRIS dapat terganggu, sehingga transaksi menjadi tidak lancar. Hal ini berdampak pada berkurangnya jumlah pelanggan dan menurunnya pendapatan harian.

Baca Juga :  Rusuh Depan Mako Brimob, Massa Bakar 8 Mobil dan Pos Polisi

Di era digital saat ini, banyak UMKM juga bergantung pada konektivitas internet untuk pemasaran dan penjualan melalui platform daring. Pemadaman listrik menyebabkan perangkat jaringan seperti modem dan router tidak berfungsi, sehingga aktivitas promosi dan transaksi online melalui aplikasi pesan antar maupun marketplace ikut terganggu. Kondisi ini menyebabkan hilangnya potensi penjualan dari kanal digital selama listrik padam.

Secara keseluruhan, pemadaman listrik bergilir memberikan dampak berantai terhadap keberlangsungan usaha UMKM di wilayah Jawa dan Madura. Ketergantungan yang tinggi terhadap listrik membuat sektor ini sangat rentan terhadap gangguan pasokan energi. Jika kondisi ini terjadi secara berulang, maka ketidakpastian usaha akan meningkat dan dapat memengaruhi stabilitas ekonomi lokal yang banyak bergantung pada aktivitas UMKM sebagai penggerak utama ekonomi daerah.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital
Ancaman PHK 4000 Buruh di PT Feng Tay
Kemendikdasmen Ingatkan Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental di Era Digitalisasi Pendidikan
Indofarma Kembali Ekspor Produk Farmasi ke Afganistan, Perkuat Daya Saing Global
Saep “Bos Copet” Preman Pensiun Meninggal Dunia, Ini Sosok dan Perjalanan Hidup Icuk Baros
Prabowo Pastikan Stok Beras Aman 10 Bulan, Pemerintah Siapkan Antisipasi El Nino Godzilla
720 ASN Pemprov Jabar Dilantik di Desa Sukawangi, Dedi Mulyadi Tekankan Pelayanan untuk Rakyat
Setetes Darah untuk Kehidupan, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Gelar Donor Darah

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 13:51 WIB

Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital

Senin, 22 Juni 2026 - 12:22 WIB

Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil

Senin, 22 Juni 2026 - 10:55 WIB

Ancaman PHK 4000 Buruh di PT Feng Tay

Minggu, 21 Juni 2026 - 20:04 WIB

Kemendikdasmen Ingatkan Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental di Era Digitalisasi Pendidikan

Sabtu, 20 Juni 2026 - 11:39 WIB

Saep “Bos Copet” Preman Pensiun Meninggal Dunia, Ini Sosok dan Perjalanan Hidup Icuk Baros

Berita Terbaru

NEWS

Ancaman PHK 4000 Buruh di PT Feng Tay

Senin, 22 Jun 2026 - 10:55 WIB