720 ASN Pemprov Jabar Dilantik di Desa Sukawangi, Dedi Mulyadi Tekankan Pelayanan untuk Rakyat

- Jurnalis

Jumat, 19 Juni 2026 - 10:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, KLOPAKINDONESIA.COM – Sebanyak 720 Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat resmi diangkat dan diambil sumpah/janji sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS) dalam sebuah prosesi yang berlangsung di lapangan sepak bola Desa Sukawangi, Kabupaten Bogor, Senin (15/6/2026).

Pengangkatan tersebut berdasarkan Keputusan Gubernur Jawa Barat Nomor KEP.259-KPG.02-PPIK-2026 tentang Pengangkatan Calon Pegawai Negeri Sipil Menjadi Pegawai Negeri Sipil Pemerintah Provinsi Jawa Barat Tahun 2026 yang ditetapkan di Bandung pada 13 April 2026.

Berbeda dari biasanya, prosesi pelantikan tidak digelar di gedung pemerintahan, melainkan di kawasan pedesaan yang cukup jauh dari pusat kota. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengatakan pemilihan lokasi tersebut memiliki pesan penting agar para ASN memahami kondisi nyata masyarakat serta mengenal lebih dekat wilayah Jawa Barat yang akan mereka layani.

“Kenapa saya mengajak di sini? Pertama, pemahaman tentang Jawa Barat jangan hanya seputar Gedung Sate karena Jawa Barat itu luas. Yang kedua agar mengerti tentang potensi dan tata letak wilayah Jawa Barat,” ujar Dedi Mulyadi dalam sambutannya.

Menurutnya, kawasan Sukawangi memiliki nilai sejarah dan potensi alam yang besar. Wilayah tersebut berada tidak jauh dari kawasan yang dahulu menjadi bagian dari peradaban Kerajaan Sunda dan memiliki panorama alam pegunungan yang indah.

Baca Juga :  Pelaku Usaha Pariwisata Dukung Bandara Husein Sastranegara Kembali Beroperasi

Dedi menjelaskan, Pemerintah Provinsi Jawa Barat berkomitmen meningkatkan konektivitas antarwilayah melalui pembangunan infrastruktur jalan yang menghubungkan kawasan Bogor dengan Bekasi, Karawang, Purwakarta, Bandung Barat hingga Cianjur.

“Jika jalannya sudah dibangun dengan baik, dengan landscape alam yang luar biasa untuk wisata, maka perekonomian masyarakat akan membaik,” katanya.

Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak mudah menjual lahan kepada pihak luar daerah. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga keberlanjutan lingkungan sekaligus memastikan manfaat ekonomi dari sektor pariwisata dapat dinikmati masyarakat setempat.

Dalam kesempatan itu, Dedi menekankan pentingnya membangun kesadaran kolektif di kalangan ASN. Ia meminta para birokrat tidak hanya berkutat pada pekerjaan administratif, tetapi juga aktif turun ke lapangan untuk melihat langsung kondisi masyarakat.

Menurutnya, tidak boleh ada lagi fasilitas publik seperti sekolah maupun puskesmas yang berada dalam kondisi tidak layak, khususnya di wilayah pedesaan. Pajak yang dibayarkan masyarakat, kata dia, harus kembali kepada rakyat dalam bentuk pembangunan yang nyata.

“Nah ini yang harus menjadi kesadaran kolektif. Maka kita memasuki birokrat era baru yaitu birokrat bekerja cepat,” tegasnya.

Usai prosesi pelantikan, para ASN langsung mengikuti kegiatan bakti sosial bersama masyarakat Desa Sukawangi. Sebanyak 720 ASN tersebut dibagi ke dalam 39 kelompok, masing-masing terdiri atas 20 orang, untuk menjadi wali asuh bagi warga kurang mampu.

Baca Juga :  Tinjau Pembangunan SIKL, Mendikdasmen Ingin Pastikan Anak Indonesia di Malaysia Mendapat Layanan Pendidikan Bermutu

Melalui inisiatif tersebut, para ASN secara sukarela mengumpulkan dana yang kemudian digunakan untuk membantu renovasi rumah tidak layak huni milik warga setempat.

Program sosial itu mendapat apresiasi langsung dari Gubernur Dedi Mulyadi karena dinilai mencerminkan semangat pelayanan dan kepedulian sosial yang harus dimiliki seorang ASN.

Salah satu penerima bantuan, pasangan Obar dan Ela, mengaku bersyukur atas bantuan renovasi rumah senilai Rp20 juta yang diberikan oleh para ASN. Dana tersebut akan digunakan untuk memperbaiki rumah panggung mereka sekaligus membangun fasilitas kamar mandi yang lebih layak.

Kebahagiaan keluarga tersebut semakin bertambah setelah Dedi Mulyadi memberikan bantuan tambahan sebesar Rp15 juta untuk pembelian sapi sebagai modal usaha keluarga.

“Alhamdulillah, berkah untuk ASN yang dilantik hari ini. Terima kasih juga kepada Pak Gubernur Dedi Mulyadi atas rezeki yang tidak terduga. Uangnya akan digunakan untuk membangun kamar mandi dan membeli sapi,” ujar Ela dengan haru.

Pelantikan yang dibarengi aksi sosial tersebut menjadi simbol lahirnya semangat baru birokrasi Jawa Barat yang tidak hanya bekerja di balik meja, tetapi juga hadir dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Siapkan Lulusan Siap Kerja di Pasar Internasional
Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Gelar Khitanan Massal untuk 225 Anak di HUT ke-125
Bangku Sekolah Dikurangi, Air Mata Orang Tua Bertambah

Berita Terkait

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:36 WIB

Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:48 WIB

Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026

Minggu, 5 Juli 2026 - 18:34 WIB

Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terbaru