Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT Sinkona Indonesia Lestari (SIL) mencatatkan kinerja positif sepanjang tahun buku 2025. Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar di Ruang Rapat Soekaryo, Kantor Pusat Kimia Farma, Jakarta, pada 23 Juni 2026.

Perusahaan yang dikenal sebagai salah satu produsen kina dan minyak atsiri terbesar di dunia itu menegaskan kesiapan memasuki fase ekspansi bisnis yang lebih agresif pada 2026. Fokus pengembangan diarahkan pada produk natural extract guna memperluas penetrasi pasar industri natural healthcare global.

Sebagai perusahaan yang sahamnya dimiliki oleh PT Kimia Farma Tbk yang tergabung dalam Bio Farma Group dan PT Perkebunan Nusantara I, SIL berhasil menunjukkan performa operasional yang kuat melalui efisiensi produksi dan penguatan pasar internasional.

Direktur Utama PT Sinkona Indonesia Lestari, Wisnu Sucahyo, mengatakan pencapaian tersebut merupakan hasil dari transformasi dan pembenahan yang dilakukan perusahaan sejak 2022.

“Kinerja positif pada 2025 menjadi bukti bahwa fondasi bisnis perusahaan telah semakin kuat. Saat ini kami siap memasuki fase ekspansi agresif pada 2026 untuk memperkokoh posisi di pasar global maupun nasional,” ujar Wisnu.

Baca Juga :  Bey Machmudin Dilantik sebagai Deputi di Kementerian Sekretariat Negara

Menurutnya, periode 2022 hingga 2023 menjadi masa penting bagi perusahaan untuk melakukan penataan organisasi dan pembenahan internal. Selanjutnya pada 2024 hingga 2025, fokus diarahkan pada penguatan fondasi bisnis di seluruh lini operasional.

Strategi tersebut terbukti mampu meningkatkan kinerja perusahaan dan memperkuat posisi SIL sebagai salah satu pemain utama industri pengolahan kina di tingkat global.

Sepanjang 2025, perusahaan juga berhasil mengoptimalkan bisnis ekspor serta memperluas pasar bisnis ke bisnis (B2B) untuk produk minyak atsiri. Selain itu, SIL terus memperkuat penetrasi pasar produk ritel melalui merek Selensia yang mengusung berbagai produk berbasis minyak atsiri.

Wisnu menambahkan, momentum RUPST menjadi landasan penting bagi perusahaan untuk menjalankan berbagai agenda pertumbuhan pada tahun berjalan, termasuk peningkatan standar kualitas produk sesuai kebutuhan pasar internasional.

Baca Juga :  Karyawan Bandung Zoo Patungan Beli Pakan Satwa

“Kami ingin mengambil peran yang lebih besar dalam memperkuat ketahanan kesehatan nasional sekaligus meningkatkan daya saing Indonesia dalam industri bahan baku kesehatan global,” katanya.

PT Sinkona Indonesia Lestari berdiri sejak 1986 dan berfokus pada produksi garam kina beserta turunannya serta minyak atsiri yang digunakan sebagai bahan baku berbagai industri, mulai dari farmasi, makanan dan minuman, kosmetik hingga industri kimia.

Dengan fasilitas produksi yang berlokasi di Subang, Jawa Barat, perusahaan saat ini mengekspor produknya ke berbagai negara di Asia, Eropa, Amerika, dan Afrika. SIL juga dikenal sebagai salah satu produsen quinine salts terbesar di dunia yang memasok kebutuhan bahan baku bagi industri global.

Melalui pengembangan produk natural extract dan diversifikasi bisnis berbasis minyak atsiri, SIL optimistis dapat memperluas pangsa pasar sekaligus mendukung program hilirisasi industri nasional yang menjadi prioritas pemerintah.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional
Pelindungan Ketenagakerjaan, Pekerja Dapat Perlindungan Lebih Komprehensif
MK Tak Terima Gugatan Ijazah Gibran karena Pemohon Tak Punya Legal Standing

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial

Berita Terbaru