RUPST 2025 Indofarma: Rugi Turun 76,7 Persen, Siap Perkuat Transformasi Bisnis 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:20 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT Indofarma (Persero) Tbk mencatatkan perbaikan kinerja keuangan sepanjang Tahun Buku 2025. Meski masih membukukan kerugian, perusahaan farmasi pelat merah ini berhasil menekan rugi bersih hingga 76,7 persen dibandingkan tahun sebelumnya.

Capaian tersebut disampaikan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) Tahun Buku 2025 yang digelar di Jakarta, Rabu (25/6/2026). Pada kesempatan yang sama, Perseroan juga menggelar Paparan Publik (Public Expose) sebagai bentuk keterbukaan informasi kepada pemegang saham dan para pemangku kepentingan.

Direktur Utama PT Indofarma (Persero) Tbk, Sahat Sihombing, mengatakan tahun 2025 menjadi periode konsolidasi sekaligus penguatan fondasi bisnis di tengah tantangan industri farmasi dan kondisi ekonomi global.

“Di tengah berbagai tantangan yang dihadapi industri, Perseroan tetap fokus menjalankan transformasi secara disiplin dan terukur. Berbagai langkah efisiensi dan optimalisasi yang kami lakukan telah menghasilkan perbaikan kinerja yang signifikan dibandingkan tahun sebelumnya,” ujar Sahat.

Sepanjang tahun 2025, Indofarma membukukan penjualan bersih sebesar Rp151,5 miliar. Kerugian perusahaan berhasil ditekan menjadi Rp77,9 miliar, jauh lebih rendah dibandingkan rugi sebesar Rp334,5 miliar pada 2024.

Baca Juga :  Kasus Penyiraman Andri Yunus Dilimpahkan ke Puspom TNI, 4 Anggota BAIS Jadi Tersangka

Perbaikan tersebut ditopang oleh keberhasilan perusahaan menurunkan beban umum dan administrasi sebesar 55,2 persen, meningkatkan efisiensi operasional, serta mengoptimalkan pendapatan lainnya.

Dari sisi struktur keuangan, kondisi Perseroan juga menunjukkan perbaikan. Defisiensi modal turun dari Rp1,144 triliun menjadi Rp707 miliar, sementara liabilitas jangka pendek berhasil ditekan hingga 58 persen.

Selain itu, Indofarma tetap mampu mempertahankan daya saing dengan mencatatkan pertumbuhan penjualan ekspor sebesar 11,9 persen serta efisiensi biaya hingga 55,7 persen. Perusahaan juga memperoleh 29 sertifikasi nasional dan internasional yang mencakup standar mutu, keamanan, dan kepatuhan.

Indofarma juga telah memiliki Nomor Izin Edar (NIE) untuk berbagai kelas terapi obat yang dinilai menjadi modal penting dalam pengembangan portofolio produk sekaligus mendukung ketahanan kesehatan nasional.

Laporan Keuangan Tahun Buku 2025 Perseroan juga memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), yang mencerminkan penerapan tata kelola perusahaan yang baik dan akuntabel.

Baca Juga :  Presiden Jokowi dan Ibu Iriana Tinjau Gerakan Intervensi Serentak Pencegahan Stunting di Posyandu Bogor

Dalam RUPST, para pemegang saham menyetujui Laporan Tahunan Perseroan, mengesahkan Laporan Keuangan Tahun Buku 2025, serta memberikan pelunasan dan pembebasan tanggung jawab (acquit et de charge) kepada Direksi dan Dewan Komisaris atas pelaksanaan tugas selama tahun buku 2025.

Rapat juga menyetujui sejumlah agenda lainnya, antara lain penetapan remunerasi pengurus, penunjukan akuntan publik untuk audit laporan keuangan tahun buku 2026, serta pendelegasian kewenangan persetujuan Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026–2030 dan RKAP Tahun 2027.

Sementara itu, RUPST memutuskan tidak ada perubahan susunan Direksi maupun Dewan Komisaris Perseroan.

Memasuki tahun 2026, Indofarma akan melanjutkan transformasi bisnis melalui penerapan strategi Lean Manufacturing, penyeimbangan kembali portofolio produk (re-balancing product portfolio), serta optimalisasi fasilitas produksi, khususnya pada lini produk steril dan obat bahan alam.

Manajemen optimistis berbagai strategi tersebut akan meningkatkan produktivitas, memperkuat daya saing perusahaan, sekaligus menciptakan nilai tambah yang berkelanjutan bagi pemegang saham dan seluruh pemangku kepentingan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia dan RRT Siapkan Kelompok Kerja untuk Kerja Sama AI dan Teknologi
Kemendikdasmen Buka Pelatihan Mandiri bagi Guru SD untuk Mengajar Bahasa Inggris
Wujud Nyata Kepedulian Sosial, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program “Mengetuk Pintu Langit
Moka Jabar 2026 Didorong Jadi Komunikator Strategis Pariwisata di Era Digital
HUT ke-81 Jabar, Pemprov Fokus Perkuat Infrastruktur, Kesehatan, dan Pendidikan
DPR RI Desak Pemerintah Pusat Ambil Alih Penanganan Karhutla di Sumatra dan Kalimantan
Dampak Karhutla, Kemendikdasmen Siapkan Protokol Pembelajaran Darurat Asap
Pembelajaran Mendalam Bantu Guru Ubah Kesulitan Menulis Menjadi Pengalaman Belajar Menyenangkan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 21:22 WIB

Indonesia dan RRT Siapkan Kelompok Kerja untuk Kerja Sama AI dan Teknologi

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:23 WIB

Kemendikdasmen Buka Pelatihan Mandiri bagi Guru SD untuk Mengajar Bahasa Inggris

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Wujud Nyata Kepedulian Sosial, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program “Mengetuk Pintu Langit

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Moka Jabar 2026 Didorong Jadi Komunikator Strategis Pariwisata di Era Digital

Minggu, 23 Agustus 2026 - 15:34 WIB

DPR RI Desak Pemerintah Pusat Ambil Alih Penanganan Karhutla di Sumatra dan Kalimantan

Berita Terbaru

AGRICULTURE

Perbedaan Melon Hamigua dan Hamigua Lavender, Mana Lebih Manis?

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:55 WIB