Keracunan MBG Terulang di Cipongkor, Kali Ini Korban dari SPPG Pasirsaji Desa Sarinagen

- Jurnalis

Rabu, 24 September 2025 - 14:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung Barat, KlopakIndonesia – Kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Cipongkor, Kabupaten Bandung Barat (KBB), kembali terjadi. Kali ini, giliran pelajar SD hingga SMA/SMK dari Desa Sarinagen yang menjadi korban.

Peristiwa bermula dari empat siswa SMK Karya Perjuangan yang mengeluhkan mual, muntah, dan pusing usai menyantap menu MBG. Mereka kemudian dilarikan ke GOR Kecamatan Cipongkor, yang sejak awal pekan menjadi pusat penanganan korban keracunan dari Desa Sirnagalih pada Senin (22/9/2025).

Baca Juga :  Pemdaprov Jawa Barat Siapkan 60 Posko Piket Lebaran 2026 dan 19 DRU, Jalan Provinsi 91,68 Persen Mantap

Kasus terbaru ini diduga bersumber dari dapur SPPG Pasirsaji, berbeda dari dapur sebelumnya yang juga sempat ditutup setelah menimbulkan ratusan korban. Tim medis Puskesmas Cipongkor dan relawan kesehatan telah bersiaga di GOR untuk menangani siswa yang terus berdatangan dengan gejala serupa.

Hingga saat ini jumlah korban masih dalam pendataan, namun laporan menyebutkan jumlahnya terus bertambah. Pihak Dinas Kesehatan Kabupaten Bandung Barat bersama aparat kepolisian menegaskan investigasi mendalam akan dilakukan untuk melacak proses produksi dan distribusi makanan MBG dari dapur SPPG Pasirsaji.

Baca Juga :  Mendikdasmen dan Pemangku Kepentingan Berkomitmen Perkuat Kedaulatan Bahasa Indonesia di Ruang Pubik

Sebelumnya, Pemkab Bandung Barat telah menetapkan kasus keracunan massal di Cipongkor sebagai Kejadian Luar Biasa (KLB) dan menutup sementara dapur MBG lain yang diduga bermasalah. Kasus terbaru ini semakin menambah kekhawatiran masyarakat terkait keamanan program MBG di sekolah-sekolah.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terminal Cicaheum Resmi Tutup Layanan Bus AKAP dan AKDP, Semua Rute Pindah ke Leuwipanjang
Kemendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua yang Aman dan Bebas Bullying
RUPST 2025 Indofarma: Rugi Turun 76,7 Persen, Siap Perkuat Transformasi Bisnis 2026
Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay
Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026
Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan
Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital
Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:30 WIB

Terminal Cicaheum Resmi Tutup Layanan Bus AKAP dan AKDP, Semua Rute Pindah ke Leuwipanjang

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:16 WIB

Kemendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua yang Aman dan Bebas Bullying

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:20 WIB

RUPST 2025 Indofarma: Rugi Turun 76,7 Persen, Siap Perkuat Transformasi Bisnis 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:28 WIB

Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:21 WIB

Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan

Berita Terbaru