Jawa Barat Provinsi Terbaik Nasional dalam Standar Pelayanan Minimal 2025

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 25 Mei 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat meraih penghargaan sebagai provinsi terbaik pertama dalam Standar Pelayanan Minimal (SPM) Awards yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Republik Indonesia.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian kepada Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Barat, Herman Suryatman, di Gedung Serbaguna Ditjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri, Jakarta, Jum’at (23/5/2025).

SPM Awards merupakan bentuk apresiasi Kemendagri kepada pemerintah daerah yang berhasil melaksanakan SPM secara konsisten dan berkualitas dalam enam bidang urusan wajib, yaitu pendidikan, kesehatan, pekerjaan umum, perumahan dan permukiman, ketenteraman dan ketertiban umum, serta sosial.

Sekda Herman menyampaikan bahwa penghargaan ini menjadi motivasi bagi seluruh ASN di lingkungan Pemda Provinsi Jawa Barat untuk terus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat hingga pelosok daerah.

Baca Juga :  TPPAS Lulut Nambo Akan Beroperasi Bulan Juni, Pj Bupati Minta Kuota Kabupaten Bogor Ditambah

“Insyaallah, apresiasi ini semakin memotivasi kami untuk memberikan pelayanan dasar terbaik bagi warga Jawa Barat,” ungkap Herman saat ditemui usai acara.

Herman menambahkan keberhasilan ini tidak lepas dari komitmen dan kerja keras seluruh perangkat daerah dalam menjalankan standar pelayanan minimal secara optimal di enam bidang tersebut.

Mendagri Tito Karnavian menyatakan penghargaan ini diharapkan dapat menjadi pemacu semangat bagi pemerintah daerah untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan publik.

Apalagi, menurutnya Jawa Barat menjadi yang pertama dalam kinerja Standar Pelayanan Minimal (SPM).

“Itulah kewajiban negara—kesehatan, pendidikan, infrastruktur, perumahan, ketertiban umum, dan bantuan sosial. Saya melihat program-program yang dijalankan oleh Gubernur baru, Pak Dedi Mulyadi, sangat berani dan tepat sasaran, terutama dalam melakukan koreksi anggaran agar lebih efisien dan fokus pada kebutuhan dasar rakyat,” ungkap Tito.

Baca Juga :  Bentuk Praktik Baik, Instruktur LKP Lakukan Pengimbasan dan Siap Transfer Ilmu

Tito pun optimistis, di bawah kepemimpinan Gubernur Dedi Mulyadi, permasalahan sosial di masyarakat, khususnya yang menimpa kelompok kurang mampu, dapat diselesaikan dengan cepat dan tepat.

Tito menilai gaya kepemimpinan KDM – sapaan akrab gubernur yang turun langsung ke masyarakat menjadi kekuatan tersendiri dalam membangun pelayanan publik yang responsif dan merata.

“Kita dukung kepemimpinan Gubernur yang baru (KDM) dengan terobosannya. Beliau sangat paham apa yang harus dikerjakan, bahkan sampai ke hal-hal paling detail,” tutup Tito.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan
Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan
Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu
Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak
Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal
Wajib Halal UMK Batas 18 Oktober 2026: Terlambat Bisa Kena Sanksi dan Produk Ditarik
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP ke Daerah 3T, Tekankan Beasiswa Harus Berdampak ke Rakyat
Sinergi Lintas Kementerian Diperkuat untuk Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:23 WIB

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan

Jumat, 3 April 2026 - 19:09 WIB

Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan

Jumat, 3 April 2026 - 19:02 WIB

Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu

Jumat, 3 April 2026 - 18:41 WIB

Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak

Jumat, 3 April 2026 - 18:17 WIB

Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal

Berita Terbaru