Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal

- Jurnalis

Jumat, 3 April 2026 - 18:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Klopakindonesia.com – Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) memastikan layanan telekomunikasi di Sulawesi Utara tetap terjaga dan berhasil dipulihkan dengan cepat setelah gempa bumi bermagnitudo 7,6 yang terjadi pada Kamis (02/04/2026) pukul 05.48 WIB.

Hingga pukul 18.00 WIB di hari yang sama, sebanyak 98,2 persen jaringan yang sempat terganggu telah kembali beroperasi, menandakan respons cepat pemerintah bersama operator telekomunikasi dalam menangani dampak bencana.

Gempa yang berpusat di 129 kilometer Tenggara Bitung tersebut sempat menyebabkan gangguan pada 223 site atau sekitar 9,97 persen dari total 2.236 site di wilayah terdampak. Namun, proses pemulihan berlangsung cepat sehingga sebagian besar layanan kembali normal hanya dalam hitungan jam.

Sejak awal kejadian, pemerintah langsung mengaktifkan Crisis Management Team di Posko Pusat Monitoring Telekomunikasi (PMT) dengan melibatkan seluruh unsur teknis dan operator seluler guna memastikan layanan tetap berjalan.

Baca Juga :  bank bjb Raih Penghargaan Banking Service Excellence 2024

Data hingga sore hari menunjukkan sebanyak 219 site telah kembali beroperasi, sementara empat site lainnya masih dalam proses pemulihan, masing-masing berada di Kota Bitung (dua site), Kabupaten Minahasa (satu site), dan Kabupaten Minahasa Selatan (satu site).

Gangguan jaringan diketahui sebagian besar disebabkan oleh terputusnya pasokan listrik. Untuk mengatasi hal tersebut, operator telekomunikasi mengoperasikan genset sebagai sumber daya sementara sambil menunggu pemulihan listrik dari PLN.

Dari sisi operator, pemulihan juga berlangsung cepat. Telkomsel menyisakan dua site terdampak, XLSmart satu site, dan Indosat satu site yang masih dalam tahap penanganan.

Baca Juga :  Penyebab Terjadinya Kecelakaan Beruntun di Cipularang

Selain menjaga konektivitas, sistem peringatan dini kebencanaan juga terbukti berjalan efektif. Early Warning System (EWS) berhasil mengirimkan notifikasi gempa dan potensi tsunami dari BMKG ke sejumlah wilayah di Sulawesi Utara dan Maluku Utara, termasuk Kota Bitung, Halmahera Barat, Halmahera Selatan, dan Ternate.

Di sisi pengawasan frekuensi, dua stasiun monitoring transportabel di Bitung dan Minahasa dilaporkan dalam kondisi baik dan tetap beroperasi. Sebagian besar unit monitoring juga tidak mengalami gangguan. Sementara itu, Balai Monitor Spektrum Frekuensi Radio Manado mengalami penurunan kualitas layanan dan masih dalam tahap pemantauan.

Kemkomdigi menegaskan seluruh sumber daya terus disiagakan guna memastikan jaringan tetap stabil dan masyarakat tetap terhubung selama masa tanggap darurat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu
Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen
Bio Farma Perkuat Diplomasi Kesehatan dan Peluang Kerja Sama dengan Amerika Latin dan Karibia
Kemendikdasmen dan Dekranas Luncurkan PKW 2026, Target Cetak 8.730 Wirausaha Muda
Kemendikdasmen Apresiasi Program Guruku, Buka Akses Beasiswa S2 untuk Tingkatkan Kompetensi Guru
Mentan Amran Bongkar 3 Dugaan Kasus Korupsi dan Mafia Pertanian, Kerugian Capai Miliaran Rupiah
Harga Ayam Hidup Disepakati Rp19.500 per Kg, Kementan Jaga Stabilitas Peternak
Kepala DP3AKB Jabar: Keluarga Kuat Jadi Kunci Wujudkan Jawa Barat Istimewa

Berita Terkait

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:46 WIB

Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:36 WIB

Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:33 WIB

Bio Farma Perkuat Diplomasi Kesehatan dan Peluang Kerja Sama dengan Amerika Latin dan Karibia

Jumat, 22 Mei 2026 - 13:29 WIB

Kemendikdasmen dan Dekranas Luncurkan PKW 2026, Target Cetak 8.730 Wirausaha Muda

Kamis, 21 Mei 2026 - 21:28 WIB

Kemendikdasmen Apresiasi Program Guruku, Buka Akses Beasiswa S2 untuk Tingkatkan Kompetensi Guru

Berita Terbaru