Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kota Bekasi – Lebih dari 3.000 lanjut usia (lansia) memadati GOR Bang Yan, Kota Bekasi, Rabu (8/7/2026), dalam puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) 2026 yang dikemas melalui kegiatan Kriyaan Lansia Kota Bekasi. Berbagai pertunjukan seni, pameran hasil karya, hingga aktivitas edukatif ditampilkan sebagai bukti bahwa lansia tetap mampu berkarya, berprestasi, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Kegiatan tersebut dihadiri Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Wihaji, bersama Wali Kota Bekasi Tri Adhianto. Turut hadir Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Kepala Dinas Sosial Jawa Barat, jajaran Forkopimda Kota Bekasi, Kepala DPPKB Kota Bekasi, serta motivator Ari Ginanjar Agustian.

Dalam sambutannya, Wihaji menegaskan bahwa Program Lansia Berdaya (SIDAYA) menjadi salah satu program prioritas nasional Kemendukbangga/BKKBN untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat lanjut usia.

Menurutnya, tantangan terbesar yang dihadapi lansia bukan hanya persoalan kesehatan, tetapi juga rasa kesepian akibat berkurangnya interaksi sosial.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Dorong Penguatan Kompetensi Guru Melalui Pelatihan Pembelajaran Mendalam di Jambi

“Semua lapisan masyarakat menjadi perhatian kami, termasuk lansia. Sekolah Lansia harus terus dikawal agar edukasi dapat diberikan secara lengkap,” ujar Wihaji.

Ia menjelaskan, salah satu implementasi Program SIDAYA adalah pengembangan Sekolah Lansia, yang tidak hanya memberikan edukasi kesehatan, tetapi juga menjadi ruang bagi para lansia untuk berinteraksi, belajar, dan tetap aktif dalam kehidupan sosial.

Sementara itu, Wali Kota Bekasi Tri Adhianto menyatakan komitmennya untuk terus memperluas keberadaan Sekolah Lansia di wilayahnya.

Saat ini, Kota Bekasi telah memiliki 22 Sekolah Lansia yang tersebar di seluruh kecamatan. Jumlah pesertanya pun meningkat signifikan, dari 2.136 orang menjadi 3.436 orang pada 2026, yang mengikuti jenjang pembelajaran S1, S2, hingga S3 di Sekolah Lansia.

“Lansia perlu diberikan ruang dan kesempatan yang sama dengan unsur masyarakat lain untuk berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Pemerintah Kota Bekasi terus berupaya menghadirkan Sekolah Lansia di setiap kecamatan agar semakin banyak warga lanjut usia yang memiliki ruang belajar dan beraktivitas,” kata Tri.

Baca Juga :  Menggunakan Data Cadangan, Kemendikbudristek Pastikan Pencairan dan Pendaftaran Baru KIP Kuliah Tetap Berjalan

Program Sekolah Lansia merupakan pendidikan nonformal yang dikembangkan Kemendukbangga/BKKBN sebagai bagian dari konsep pembelajaran sepanjang hayat bagi warga lanjut usia.

Melalui program tersebut, para peserta dibekali berbagai materi mengenai kesehatan, sosial, spiritual, keterampilan, hingga pemberdayaan ekonomi dengan tujuan membentuk lansia yang SMART (Sehat, Mandiri, Aktif, Produktif, dan Bermartabat).

Selain meningkatkan pengetahuan dan kemandirian, Sekolah Lansia juga diharapkan mampu menjadi wadah interaksi sosial yang dapat mengurangi rasa kesepian sehingga para lansia tetap sehat, produktif, dan memiliki kualitas hidup yang lebih baik.

Puncak peringatan HLUN 2026 di Kota Bekasi menjadi bukti bahwa usia lanjut bukan menjadi penghalang untuk terus berkarya, beraktivitas, dan memberikan inspirasi bagi masyarakat.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional
Pelindungan Ketenagakerjaan, Pekerja Dapat Perlindungan Lebih Komprehensif
MK Tak Terima Gugatan Ijazah Gibran karena Pemohon Tak Punya Legal Standing

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial

Berita Terbaru