Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 9 Juli 2026 - 09:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tangerang – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) kembali menggelar program Bintang Sobat SMP (BSS) 2026 untuk mencetak generasi muda yang mampu menjadi teladan sekaligus peer influencer di lingkungan sekolah maupun ruang digital.

Program yang diselenggarakan Direktorat Sekolah Menengah Pertama (SMP) ini bertujuan membangun karakter peserta didik agar mampu mengajak teman sebayanya menjauhi perilaku negatif, termasuk perundungan (bullying), sekaligus menciptakan budaya digital yang sehat, aman, dan positif.

Program tersebut juga mendukung implementasi Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Perlindungan Anak (PP TUNAS) serta Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 yang menitikberatkan pada perlindungan anak di ruang digital.

Direktur SMP Kemendikdasmen, Maulani Mega Hapsari, mengatakan antusiasme peserta Bintang Sobat SMP tahun ini sangat tinggi. Sebanyak 3.896 siswa dari 38 provinsi mengikuti proses seleksi yang meliputi seleksi administrasi, kurasi video, hingga wawancara secara daring.

Dari ribuan peserta tersebut, terpilih 76 finalis yang berasal dari 36 provinsi, termasuk tiga peserta dari daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T). Seluruh finalis mengikuti rangkaian kegiatan puncak apresiasi Bintang Sobat SMP yang berlangsung pada 7–10 Juli 2026 di Gading Serpong, Tangerang.

Baca Juga :  MPLS Ramah: Pendidikan Bermakna Dimulai Sejak Hari Pertama Sekolah

“Kehadiran 76 anak-anak hebat di ruangan ini adalah bukti nyata masa depan cerah Indonesia. Mereka adalah potret anak-anak yang menolak menjadi korban zaman, tetapi memilih menjadi pelopor kebaikan di lingkungannya,” ujar Maulani.

Selama mengikuti kegiatan, para finalis memperoleh berbagai pembekalan, mulai dari Parade Budaya Nusantara, penguatan kapasitas kepemimpinan, BSS Championship, validasi bakat, hingga kunjungan edukatif ke Monumen Nasional (Monas), Kantor Kemendikdasmen, dan Istana Negara. Di akhir kegiatan, mereka akan dikukuhkan sebagai Duta Budaya Sekolah Aman dan Nyaman.

Staf Ahli Menteri Bidang Regulasi dan Hubungan Antar Lembaga Kemendikdasmen, Biyanto, mengatakan Bintang Sobat SMP memiliki tiga tujuan utama, yakni menghadirkan teladan di kalangan peserta didik, membangun ekosistem informasi yang sehat, serta memperkuat budaya sekolah yang aman dan nyaman.

“Selempang BSS yang nanti melingkar di bahu kalian bukan sekadar hiasan, melainkan simbol amanah besar. Sepulangnya ke daerah masing-masing, kalian harus menjadi magnet kebaikan yang mengajak teman-teman menjauhi kekerasan, mencintai lingkungan, dan terus berprestasi,” pesannya.

Baca Juga :  Menkomdigi: Pemerintah Putus Aliran Dana Transaksi Judi Online

Sementara itu, Staf Ahli Menteri Bidang Manajemen Talenta Kemendikdasmen, Mariman Darto, mengingatkan bahwa tantangan generasi muda saat ini tidak hanya berkaitan dengan kesehatan fisik, tetapi juga kesehatan mental dan sosial.

Ia mengajak para finalis menjadi agen perubahan yang mampu membangun lingkungan sekolah yang inklusif, menghargai perbedaan, dan bebas dari praktik perundungan.

“Suarakan kepedulian kepada sesama. Lawan bullying dan jangan membentuk kelompok yang eksklusif. Bangun suasana yang membuat setiap anak merasa diterima. Sekolah harus menjadi inisiator lahirnya relasi sosial yang sehat bersama guru, orang tua, dan seluruh warga sekolah,” ujarnya.

Melalui Bintang Sobat SMP 2026, Kemendikdasmen berharap lahir semakin banyak peserta didik yang tidak hanya cakap memanfaatkan teknologi digital, tetapi juga mampu menjadi penggerak budaya positif di sekolah dan media sosial. Dengan demikian, lingkungan belajar yang aman, nyaman, inklusif, serta ruang digital yang sehat dapat terus terwujud bagi anak-anak Indonesia.

.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Buka Pelatihan Mandiri bagi Guru SD untuk Mengajar Bahasa Inggris
Wujud Nyata Kepedulian Sosial, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program “Mengetuk Pintu Langit
Moka Jabar 2026 Didorong Jadi Komunikator Strategis Pariwisata di Era Digital
HUT ke-81 Jabar, Pemprov Fokus Perkuat Infrastruktur, Kesehatan, dan Pendidikan
DPR RI Desak Pemerintah Pusat Ambil Alih Penanganan Karhutla di Sumatra dan Kalimantan
Dampak Karhutla, Kemendikdasmen Siapkan Protokol Pembelajaran Darurat Asap
Pembelajaran Mendalam Bantu Guru Ubah Kesulitan Menulis Menjadi Pengalaman Belajar Menyenangkan
BNNP Jabar Ungkap Peredaran 5 Kg Sabu di Cinere Depok, Dua Tersangka Diamankan

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 09:23 WIB

Kemendikdasmen Buka Pelatihan Mandiri bagi Guru SD untuk Mengajar Bahasa Inggris

Senin, 24 Agustus 2026 - 18:15 WIB

Wujud Nyata Kepedulian Sosial, Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Rutin Gelar Program “Mengetuk Pintu Langit

Senin, 24 Agustus 2026 - 07:34 WIB

Moka Jabar 2026 Didorong Jadi Komunikator Strategis Pariwisata di Era Digital

Minggu, 23 Agustus 2026 - 17:46 WIB

HUT ke-81 Jabar, Pemprov Fokus Perkuat Infrastruktur, Kesehatan, dan Pendidikan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 17:17 WIB

Dampak Karhutla, Kemendikdasmen Siapkan Protokol Pembelajaran Darurat Asap

Berita Terbaru

AGRICULTURE

Perbedaan Melon Hamigua dan Hamigua Lavender, Mana Lebih Manis?

Minggu, 23 Agu 2026 - 17:55 WIB