Indonesia Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras CBP Premium ke Arab Saudi, Stok Nasional Capai 3,7 Juta Ton

- Jurnalis

Sabtu, 7 Maret 2026 - 16:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Indonesia Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras CBP Premium ke Arab Saudi, Stok Nasional Capai 3,7 Juta Ton (foto:setneg)

Indonesia Ekspor Perdana 2.280 Ton Beras CBP Premium ke Arab Saudi, Stok Nasional Capai 3,7 Juta Ton (foto:setneg)

JAKARTA – Pemerintah resmi melepas ekspor perdana beras Cadangan Beras Pemerintah (CBP) premium sebanyak sekitar 2.280 ton ke Arab Saudi. Pelepasan ekspor tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di gudang Perum BULOG, Rabu (4/3/2026).

Menteri Pertanian menyebut ekspor ini menjadi momentum penting bagi Indonesia sebagai negara produsen beras, terlebih dengan kondisi stok beras nasional yang melimpah.

“Ini adalah ekspor perdana ke Saudi Arabia. Ini momentum yang baik karena produksi kita meningkat. Stok kita hari ini mencapai 3,7 juta ton dan pada Maret ini merupakan stok terbesar sepanjang sejarah di bulan Maret,” ujar Amran.

Menurutnya, selain Arab Saudi, pemerintah juga tengah menjajaki peluang ekspor beras ke sejumlah negara lain, di antaranya Papua Nugini, Malaysia, dan Filipina.

Baca Juga :  Logo dan Tema HUT Ke-80 Kemerdekaan RI Resmi Diluncurkan, Bersatu Berdaulat untuk Indonesia Maju

Amran menegaskan ekspor tahap awal dengan nilai sekitar Rp38 miliar tersebut merupakan langkah nyata pemerintah dalam memperkuat posisi Indonesia di pasar beras global.

“Ini 2.280 ton, sekitar 2.000 ton. Ini aksi nyata, bukan ilusi. Kita benar-benar kirim beras ke luar negeri,” katanya.

Ekspor perdana ini ditujukan untuk memenuhi kebutuhan konsumsi beras bagi sekitar 215 ribu jemaah haji Indonesia yang berada di Arab Saudi. Ke depan, potensi pasar dinilai jauh lebih besar karena juga mencakup kebutuhan jemaah umrah serta warga Indonesia yang bermukim di negara tersebut.

Diperkirakan, kebutuhan beras untuk jemaah haji Indonesia di Arab Saudi saja dapat mencapai 20 hingga 50 ribu ton per tahun.

Baca Juga :  Peringati Hari Owa Sedunia : Bio Farma Selenggarakan Employee Engagement untuk Peresmian Suaka Owa dan Penanaman Pohon di Gambung

Sementara itu, Direktur Utama Perum BULOG, Ahmad Rizal Ramdhani, menjelaskan bahwa beras yang diekspor merupakan beras CBP premium dengan standar kualitas tinggi.

Menurutnya, beras yang dikirim memiliki tingkat pecahan hanya 5 persen dengan kadar air di bawah 14 persen, lebih baik dibanding standar beras premium di dalam negeri yang umumnya memiliki pecahan hingga 15 persen.

“Beras yang kita kirim adalah beras terbaik dengan kualitas premium. Pecahannya hanya 5 persen dan kadar airnya di bawah 14 persen,” jelas Rizal.

Melalui ekspor perdana ini, pemerintah berharap pasar beras Indonesia di tingkat internasional semakin terbuka sekaligus memberikan nilai tambah bagi sektor pertanian nasional.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Terminal Cicaheum Resmi Tutup Layanan Bus AKAP dan AKDP, Semua Rute Pindah ke Leuwipanjang
Kemendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua yang Aman dan Bebas Bullying
RUPST 2025 Indofarma: Rugi Turun 76,7 Persen, Siap Perkuat Transformasi Bisnis 2026
Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay
Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026
Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan
Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital
Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 18:30 WIB

Terminal Cicaheum Resmi Tutup Layanan Bus AKAP dan AKDP, Semua Rute Pindah ke Leuwipanjang

Jumat, 26 Juni 2026 - 13:16 WIB

Kemendikdasmen: Sekolah Harus Jadi Rumah Kedua yang Aman dan Bebas Bullying

Kamis, 25 Juni 2026 - 22:20 WIB

RUPST 2025 Indofarma: Rugi Turun 76,7 Persen, Siap Perkuat Transformasi Bisnis 2026

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:28 WIB

Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:21 WIB

Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan

Berita Terbaru