Bio Farma Group Dukung Anak Usaha Perluas Ekspor Farmasi: Indofarma Ekspor Produk Farmasi Ke Afghanistan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 15 Juli 2025 - 19:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Seremonial Pelepasan Ekspor Produk Farmasi PT Indofarma Tbk Ke Afghanistan Hikmat Hanifi Ltd oleh Direktur Sales Bio Farma Group Kamelia Faisal (ke-2 dari kiri) dan President Director Afghanistan Hikmat Hanifi Ltd, Hikmatullah Hanifi (kanan) (15/7)

Seremonial Pelepasan Ekspor Produk Farmasi PT Indofarma Tbk Ke Afghanistan Hikmat Hanifi Ltd oleh Direktur Sales Bio Farma Group Kamelia Faisal (ke-2 dari kiri) dan President Director Afghanistan Hikmat Hanifi Ltd, Hikmatullah Hanifi (kanan) (15/7)

Bekasi, 15 Juli 2025 – Bio Farma Group, terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat kemandirian dan daya saing industri farmasi nasional. Salah satu langkah konkret diwujudkan melalui pelepasan ekspor produk farmasi oleh PT Indofarma Tbk ke Afghanistan, yang dilaksanakan hari ini di fasilitas produksi Cibitung, Bekasi.

 

Kegiatan ini dihadiri oleh Komisaris PT Indofarma Tbk, Didi Agus Mintadi, Direktur Utama PT Indofarma Tbk, Sahat Sihombing, Direktur Sales Bio Farma Group, dr Kamelia Faisal, MARS, serta President Director Afghanistan Hikmat Hanifi Ltd, Hikmatullah Hanifi.

 

Sebagai bagian dari Bio Farma Group, PT Indofarma Tbk terus didorong untuk berinovasi dan menjangkau pasar internasional, dalam rangka meningkatkan kontribusi sektor farmasi terhadap program prioritas nasional, termasuk penguatan ekonomi berbasis industri kesehatan, peningkatan ekspor non-migas, serta perluasan diplomasi kesehatan Indonesia.

Baca Juga :  Supir Bus Ditetapkan Sebagai Tersangka Kecelakaan Maut yang Menyebabkan 11 Orang Meninggal di Ciater Subang

 

“Ekspor ini bukan sekadar pengiriman produk, melainkan bagian dari strategi besar kami untuk menjadikan Indonesia sebagai pemain utama dalam industri farmasi global. Produk-produk dari ekosistem Bio Farma Group telah siap bersaing di pasar dunia dan dapat menjadi andalan ekspor Indonesia ke depan,” ujar dr Kamelia Faisal, MARS.

 

Ia menambahkan, inisiatif ini merupakan awal dari ekspansi yang lebih luas ke berbagai negara tujuan, sekaligus upaya membangun jejaring diplomasi kesehatan yang berkelanjutan.

 

Mengusung semangat “Together Towards Global Markets: Showcasing Indonesia’s Excellence to the World”, ekspor ini menjadi penanda bahwa sektor farmasi nasional mampu bertransformasi menjadi motor penggerak pertumbuhan ekonomi sekaligus pilar ketahanan kesehatan bangsa.

Baca Juga :  Manfaat Daun Pepaya untuk Kesehatan Tubuh

 

Keberadaan BUMN Farmasi memegang peran strategis dalam mewujudkan ketahanan kesehatan nasional. Menjaga agar BUMN Farmasi tetap sehat dan berkelanjutan bukan hanya soal keberlangsungan bisnis, tetapi juga menjadi pilar utama dalam mewujudkan ketahanan kesehatan nasional.

 

Langkah ini juga sejalan dengan visi besar pembangunan nasional Asta Cita yang diusung Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo Subianto, yakni mendorong peningkatan produktivitas nasional yang berdaya saing global dan memperkuat posisi Indonesia dalam rantai pasok kesehatan dunia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan
Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan
Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu
Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak
Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal
Wajib Halal UMK Batas 18 Oktober 2026: Terlambat Bisa Kena Sanksi dan Produk Ditarik
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP ke Daerah 3T, Tekankan Beasiswa Harus Berdampak ke Rakyat
Sinergi Lintas Kementerian Diperkuat untuk Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:23 WIB

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan

Jumat, 3 April 2026 - 19:09 WIB

Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan

Jumat, 3 April 2026 - 19:02 WIB

Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu

Jumat, 3 April 2026 - 18:41 WIB

Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak

Jumat, 3 April 2026 - 18:17 WIB

Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal

Berita Terbaru