Pj Wali Kota Bandung Sebut Pentingnya Tata Kelola Hukum yang Baik Sejak Perencanaan

Avatar photo

- Jurnalis

Selasa, 24 September 2024 - 18:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pj Wali Kota Bandung, A. Koswara mengatakan, pentingnya perbaikan tata kelola hukum di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bandung. Hal tersebut diungkapkan Koswara usai menghadiri Penerangan Hukum bersama Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Bandung di Auditorium Balai Kota, Jalan Wastukancana, Senin 23 September 2024.

a menekankan pentingnya penguatan pemahaman hukum di berbagai sektor di Pemkot Bandung.

“Masalah hukum itu sangat luas, sehingga harus ada penguatan di seluruh lapisan, termasuk di birokrasi Kota Bandung,” ungkapnya.

Koswara juga menyoroti pentingnya penerapan hukum secara komprehensif. Tidak hanya pada saat pelaksanaan produksi, tetapi juga sejak tahap perencanaan. Perencanaan yang baik akan mencegah terjadinya peluang yang dapat merugikan sejak awal.

Baca Juga :  Perkuat Layanan PET Scan Nasional, Bio Farma Distribusikan Radiofarmaka FloDeg ke RSHS Bandung

“Pencegahan bukan hanya soal banyak-banyakan pendidikan hukum, tapi lebih kepada kualitas yang dihasilkan semakin baik,” katanya

“Tata kelola harus diperbaiki mulai dari perencanaan hingga pengawasan. Begitu juga dengan proses pengadaan barang dan jasa, harus ada perbaikan tata kelola yang sesuai dengan regulasi Pemkot,” imbuhnya.

Menurutnya, perbaikan tata kelola yang dilakukan oleh Kejari Kota Bandung bisa menjadi inspirasi bagi kota-kota lainnya.

Baca Juga :  Kontrasepsi Jadi Lebih Dari Sekedar Alat Untuk Mencegah Terjadinya Kehamilan

Ia berharap kegiatan ini mampu mendorong dan memperkuat tata kelola pemerintahan yang berlandaskan pada prinsip-prinsip hukum yang jelas dan tegas di Pemerintah Kota Bandung.

Dengan tata kelola yang baik dan peraturan yang diperkuat, ia optimis Pemkot Bandung dapat memberikan pelayanan publik yang lebih efektif dan efisien.

“Jadi yang nanti yang diperbaiki itu tata kelola mulai dari perencanaan sampai ke pengawasan di ujung itu harus baik,” ujarnya.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru