Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) membuka pendaftaran Program Penjaringan Data Guru Tertentu Belum Bersertifikat Pendidik Tahun 2026 hingga 30 April 2026.

Program yang diluncurkan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Ditjen GTK) ini bertujuan mempercepat penyelesaian Pendidikan Profesi Guru (PPG) sekaligus memastikan seluruh guru yang memenuhi syarat dapat terdata dan memperoleh kesempatan mengikuti sertifikasi.

Berdasarkan hasil verifikasi data nasional, masih terdapat sejumlah guru aktif yang menjadi sasaran program PPG namun belum mengikuti proses pendaftaran seleksi administrasi hingga 2025.

Direktur Jenderal GTK, Nunuk Suryani, mengatakan penjaringan data ini menjadi langkah strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru di Indonesia.

“Melalui program ini, kami ingin memastikan seluruh guru tertentu yang telah mengajar sampai dengan tahun ajaran 2023/2024 benar-benar teridentifikasi dan difasilitasi untuk mengikuti PPG,” ujarnya.

Baca Juga :  Andil Buruan Sae, Kota Bandung Terpilih Jadi Tuan Rumah ASEAN Summer School

Ia menegaskan, penuntasan sertifikasi guru akan menjadi tonggak penting dalam sistem pendidikan nasional. Ke depan, PPG akan difokuskan untuk menyiapkan calon guru sebelum masuk ke dunia kerja.

“Ketika seluruh guru dalam jabatan telah tersertifikasi, kita memasuki fase baru, yakni penyiapan calon guru yang lebih terstruktur dan berkelanjutan,” katanya.

Syarat dan Cara Daftar

Program ini menyasar guru yang telah memiliki kualifikasi akademik S1/D4, aktif mengajar pada tahun ajaran 2023/2024, serta belum memiliki sertifikat pendidik.

Guru yang masuk dalam sasaran diminta segera melakukan konfirmasi melalui akun Info GTK atau SIMPKB sebelum batas waktu 30 April 2026.

Tahapan yang harus dilakukan meliputi:

  • Memutakhirkan dan melakukan verifikasi-validasi data ijazah di Info GTK
  • Mengonfirmasi keikutsertaan program PPG melalui SIMPKB

Pilihan konfirmasi meliputi: berminat mengikuti PPG, tidak berminat, sedang mengikuti PPG, atau sudah memiliki sertifikat pendidik.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Terbitkan Permendikdasmen Tes Kemampuan Akademik (TKA)

Bagi yang menyatakan berminat, pendaftaran seleksi administrasi dilakukan melalui aplikasi SIMPKB dan hasilnya akan diumumkan secara berkala melalui akun masing-masing.

Jadwal Pelaksanaan

Adapun linimasa program sebagai berikut:

  • 1 April 2026: Peluncuran program
  • 1–30 April 2026: Konfirmasi keikutsertaan
  • 1 April–30 Mei 2026: Pendaftaran PPG
  • 1–30 Mei 2026: Verifikasi lanjutan oleh dinas pendidikan
  • 4 Juni 2026: Pengumuman hasil seleksi administrasi
  • 15 Juni 2026: Pemanggilan peserta
  • 22 Juni 2026: Pelaksanaan PPG Tahap 2

Kemendikdasmen juga menegaskan peran penting dinas pendidikan dalam memastikan seluruh guru sasaran terdata. Guru yang tidak melakukan konfirmasi hingga batas waktu akan otomatis tidak masuk dalam program.

Pemerintah mengimbau dinas pendidikan di daerah aktif menyosialisasikan program ini agar seluruh guru sasaran dapat mengikuti proses PPG sebagai bagian dari peningkatan mutu pendidikan nasional.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay
Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026
Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan
Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital
Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil
Ancaman PHK 4000 Buruh di PT Feng Tay
Kemendikdasmen Ingatkan Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental di Era Digitalisasi Pendidikan
Indofarma Kembali Ekspor Produk Farmasi ke Afganistan, Perkuat Daya Saing Global

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:44 WIB

Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:28 WIB

Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:21 WIB

Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:51 WIB

Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital

Senin, 22 Juni 2026 - 12:22 WIB

Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil

Berita Terbaru