Perkuat Layanan PET Scan Nasional, Bio Farma Distribusikan Radiofarmaka FloDeg ke RSHS Bandung

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 3 Juli 2025 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar : Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya pada sesi sambutan di kegiatan Serah Terima Radiofarmaka FloDeg

Gambar : Direktur Utama Bio Farma, Shadiq Akasya pada sesi sambutan di kegiatan Serah Terima Radiofarmaka FloDeg

Bandung, 3 Juli 2025 – PT Bio Farma (Persero), BUMN farmasi terbesar di Indonesia dan pemain kunci dalam penguatan industri kesehatan nasional, kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung transformasi sistem kesehatan Tanah Air dengan mendistribusikan produk radiofarmaka Fludeoxyglucose-18F bermerek dagang FloDeg ke Rumah Sakit Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Langkah ini merupakan kelanjutan dari keberhasilan distribusi perdana FloDeg ke tiga rumah sakit rujukan, yakni RS Tzu Chi PIK Jakarta, RS Mitra Plumbon Cirebon, dan RS Mandaya Royal Puri Tangerang. Keempat rumah sakit ini kini menjadi pelopor dalam pemanfaatan radiofarmaka lokal untuk layanan Positron Emission Tomography (PET) Scan, yang sebelumnya sangat bergantung pada produk impor.

“Bio Farma mengemban mandat strategis dari pemerintah untuk menghadirkan layanan kesehatan yang merata, modern, dan berkelanjutan,” ujar Shadiq Akasya, Direktur Utama PT Bio Farma (Persero).

 

“FloDeg adalah wujud nyata inovasi dan kemandirian nasional dalam pengembangan produk kesehatan berteknologi tinggi, yang kami harap dapat direplikasi secara luas oleh jejaring rumah sakit di seluruh Indonesia.”

Baca Juga :  Workshop Penanganan Terpadu Isu Kependudukan Dorong Optimalisasi Kampung Keluarga Berkualitas di Jawa Barat

FloDeg diproduksi di fasilitas Cyclotron Bio Farma di Kawasan Industri Cikarang, yang merupakan fasilitas pertama di Indonesia yang beroperasi untuk produksi radiofarmaka modern. Fasilitas ini telah memenuhi standar CPOB dari BPOM dan protokol keselamatan radiasi dari BAPETEN, serta diresmikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI pada September 2024.

Dengan kapasitas produksi berteknologi tinggi, fasilitas ini akan memperkuat posisi Indonesia sebagai pemain utama dalam layanan diagnostik kedokteran nuklir di kawasan Asia Tenggara.

Manajemen RSHS Bandung menyambut baik distribusi FloDeg yang dinilai tepat waktu dan berkualitas tinggi, serta langsung digunakan dalam mendukung layanan PET Scan bagi pasien onkologi. Kehadiran FloDeg diharapkan meningkatkan efisiensi dan ketepatan diagnosis kanker, serta memperluas akses masyarakat terhadap layanan diagnostik berbasis kedokteran nuklir.

Direktur Utama RSHS, dr. Rachim Dinata mengatakan, “Hari ini merupakan momen penting dan penuh makna, tidak hanya bagi RSHS, tetapi juga bagi dunia kesehatan secara lebih luas. Radiofarmaka FDG-18 adalah komponen vital dalam diagnostik kedokteran modern yang memiliki peran signifikan dalam deteksi dini penyakit-penyakit seperti kanker, gangguan neurologis, serta kelainan jantung. Keberadaan FloDeg akan sangat menunjang layanan diagnostik di RSHS dan menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan kepada masyarakat.”

Baca Juga :  Virus HMPV Ditemukan di Indonesia, Komisi IX Minta Masyarakat Tak Panik

Lebih lanjut, dr. Rachim, mewakili manajemen RSHS, menyampaikan apresiasinya kepada Bio Farma atas pengembangan, dan distribusi produk radiofarmaka dalam negeri, dan berharap sinergi yang baik antara kedua institusi tetap terjaga dengan baik kedepannya.

Distribusi FloDeg ke RSHS Bandung sekaligus menjadi bagian dari realisasi visi besar Asta Cita Pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, khususnya dalam memperkuat Ketahanan Sistem Kesehatan Nasional dan membangun industri bioteknologi dan farmasi berteknologi tinggi sebagai sektor strategis negara.

Dengan dukungan sumber daya manusia ahli, infrastruktur mutakhir, dan rantai pasok khusus untuk material radioaktif, Bio Farma terus memperkuat perannya sebagai pelopor industri farmasi nasional, membawa Indonesia menuju kemandirian farmasi dan peningkatan daya saing global.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru