Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 17:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) resmi meluncurkan Program Pelatihan Pendidikan Inklusif bagi guru dan tenaga kependidikan sebagai upaya memperkuat layanan pendidikan yang berkeadilan dan merata bagi seluruh peserta didik.

Peluncuran program tersebut dilakukan langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, di Aula SMP Negeri 16 Jakarta, Senin (20/4/2026).

Menteri Mu’ti menegaskan bahwa pendidikan inklusif merupakan amanat konstitusi yang harus diwujudkan secara nyata, terutama dalam memberikan akses pendidikan yang setara bagi anak berkebutuhan khusus.

“Setiap anak memiliki potensi yang harus difasilitasi. Tidak boleh ada stigma bahwa anak berkebutuhan khusus adalah beban. Mereka berhak tumbuh dan berkembang secara optimal,” ujar Mu’ti.

Baca Juga :  Anggota DPRD Jawa Barat Periode 2024 - 2029

Program ini hadir sebagai respons atas berbagai tantangan dalam implementasi pendidikan inklusif, mulai dari stigma sosial, keterbatasan akses layanan, hingga belum meratanya ketersediaan guru dengan kompetensi khusus.

Direktur Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (Dirjen GTK), Nunuk Suryani, menjelaskan bahwa program pelatihan ini merupakan lanjutan dari pelatihan sebelumnya dengan fokus pada peningkatan kompetensi tingkat lanjut bagi para guru.

“Peserta yang mengikuti pelatihan akan mendapatkan sertifikasi sebagai Guru Pendidikan Khusus (GPK) dan nantinya bertugas di Unit Layanan Disabilitas untuk mendampingi murid berkebutuhan khusus,” jelas Nunuk.

Kemendikdasmen juga menetapkan rasio pendampingan guna memastikan layanan berjalan optimal, yakni satu guru untuk 15 murid berkebutuhan khusus di sekolah dengan jumlah lebih dari 40 siswa.

Baca Juga :  BKKBN Jabar dan PLN Nusantara Power Perkuat Pengasuhan Anak Melalui Program TAMASYA

Pada tahun 2026, pemerintah menargetkan sebanyak 1.500 guru mengikuti pelatihan tingkat mahir. Hingga saat ini, capaian peserta telah mencapai sekitar 60 persen.

Program ini bersifat terbuka dan berbasis partisipasi. Guru yang memenuhi syarat dapat mendaftar dan akan menjalani pelatihan serta praktik lapangan melalui magang selama 10 hari.

Melalui program ini, Kemendikdasmen berharap setiap sekolah mampu menghadirkan pembelajaran yang adaptif, inklusif, dan berkeadilan, sehingga seluruh peserta didik dapat berkembang sesuai dengan potensi masing-masing.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional
Pelindungan Ketenagakerjaan, Pekerja Dapat Perlindungan Lebih Komprehensif
MK Tak Terima Gugatan Ijazah Gibran karena Pemohon Tak Punya Legal Standing

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial

Berita Terbaru