Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 18 April 2026 — Dua inovasi digital unggulan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), yakni Super Aplikasi Rumah Pendidikan dan program Anugerah Bug Bounty, berhasil menembus nominasi ajang penghargaan global ITU WSIS Prizes 2026 yang diselenggarakan Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB).

Kedua inovasi tersebut masing-masing masuk dalam kategori C7 (e-Government) dan C5 (Building Confidence and Security in the Use of ICT), dan kini bersaing untuk masuk lima besar terbaik (Champion Projects) dari total 20 inovasi dunia di setiap kategori.

Ajang World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes merupakan penghargaan tahunan yang digelar oleh International Telecommunication Union (ITU) sejak 2012. Penghargaan ini diberikan kepada inovasi digital yang dinilai memberikan dampak signifikan terhadap pembangunan berkelanjutan di berbagai negara.

Keberhasilan ini menjadi bukti pengakuan dunia atas transformasi digital pendidikan Indonesia. Hal ini juga sejalan dengan visi Kemendikdasmen dalam menghadirkan layanan pendidikan yang RAMAH—Responsif, Akuntabel, Melayani, Adaptif, dan Harmonis—serta mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua.

Baca Juga :  HARI GURU Pemdaprov Jabar Beri Pelatihan 50.000 Guru Penggerak

Sekretaris Jenderal Kemendikdasmen, Suharti, mengajak masyarakat untuk turut berpartisipasi memberikan dukungan melalui voting.

“Kami mengajak seluruh masyarakat dan pemangku kepentingan pendidikan untuk memberikan dukungan melalui voting, agar inovasi Indonesia ini dapat meraih prestasi terbaik di tingkat dunia,” ujarnya.

Dorong Transformasi Digital Pendidikan

Program Anugerah Bug Bounty menjadi salah satu langkah strategis dalam memperkuat ketahanan siber sektor pendidikan. Program ini melibatkan peserta didik, pendidik, tenaga kependidikan, mahasiswa, hingga dosen dalam membangun ekosistem keamanan digital yang lebih kuat.

Sementara itu, Rumah Pendidikan hadir sebagai super aplikasi yang mengintegrasikan lebih dari 950 layanan pendidikan dalam satu platform. Aplikasi ini telah dimanfaatkan oleh puluhan juta pengguna di seluruh Indonesia sebagai pusat layanan digital pendidikan yang terpadu.

Baca Juga :  Dirut Sritex Kembali Diperiksa Kejagung, Terkait Dugaan Korupsi Kredit Bank

Cara Voting untuk Dukung Indonesia

Kepala Pusat Data dan Teknologi Informasi Kemendikdasmen, Wibowo Mukti, menjelaskan bahwa masyarakat dapat memberikan dukungan dengan mudah melalui laman resmi voting.

Langkah pertama, akses tautan: https://s.id/VoteRumdikABB, kemudian login atau membuat akun. Setelah itu, pilih kategori C7 (e-Government), cari “Rumah Pendidikan”, dan klik Vote for this project. Selanjutnya, pilih kategori C5 (Building Confidence and Security in the Use of ICT), cari “Anugerah Bug Bounty”, lalu klik Vote for this project.

Berdasarkan informasi resmi, voting dibuka hingga 3 Mei 2026 pukul 23.00 UTC+02.00 atau setara dengan 4 Mei 2026 pukul 04.00 WIB.

Partisipasi publik diharapkan mampu mendorong inovasi Indonesia melangkah lebih jauh dan meraih pengakuan di tingkat global.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru