Komisi X DPR RI: Revitalisasi Satuan Pendidikan Layak Ditambah Kuota Sekolah Penerima Manfaatnya

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 22 Oktober 2025 - 18:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Revitalisasi Satuan Pendidikan yang menjadi salah satu Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) Presiden, telah menunjukkan banyak kemajuan pembangunannya di berbagai daerah. Komisi X DPR RI menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya atas program ini dan menilai program ini layak untuk dilanjutkan dan ditambah kuota sekolah penerima manfaatnya.

Demikian disampaikan Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Lalu Hadrian Irfani yang meninjau SMA Negeri 8 Mataram, NTB, bersama Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti dan Gubenur Provinsi NTB, Lalu Muhamad Iqbal.

“Program Revitalisasi Satuan Pendidikan sangat diperlukan untuk sejumlah sekolah di Provinsi NTB. Tentunya Komisi X DPR RI berkomitmen dan bersinergi dengan Kemendikdasmen bersama-sama mewujudkan Pendidikan Bermutu untuk Semua,” tutur Lalu Hadrian Irfani, di Mataram, (21/10).

“Dengan capaian Revitalisasi Satuan Pendidikan yang menembus lebih dari 16 ribu satuan pendidikan di tahun 2025, program tersebut layak untuk dipertahankan dan ditambah untuk para penerima manfaat program di tahun mendatang,” imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Mendikdasmen mengatakan, Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan Program Hasil Terbaik Cepat (PHTC) dari Presiden Prabowo Subianto. Untuk itu, ia mendorong kepada pemerintah daerah dan sekolah agar mengawasi dengan baik pembangunan gedung ini agar dapat selesai tepat waktu dan memperhatikan aspek keselamatan peserta didik. Dan juga dapat merawat dengan baik fasilitas gedung sekolah supaya terus berdiri kokoh dalam waktu yang lama.

Baca Juga :  Universitas Brawijaya Serukan Perang Melawan Judi Online dan Pinjol Ilegal, Gandeng Menteri Komunikasi dan Digital

Menanggapi pernyataan tersebut, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, menyampaikan rasa terima kasih kepada Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) yang telah membantu pemerintah daerah dalam meningkatkan infrastruktur pendidikan melalui program Revitalisasi Satuan Pendidikan. Ia menyebut, Provinsi NTB memiliki letak geografis yang sangat luas dan beragam, sehingga dari luas daerah tersebut masih banyak gedung-gedung sekolah yang membutuhkan perhatian khusus untuk direnovasi.

Lebih lanjut, ia juga menuturkan bahwa Pemerintah Provinsi NTB telah menjadikan bidang pendidikan sebagai prioritas utama dalam pembangunan daerah dan berkomitmen mencetak sumber daya manusia yang unggul. Ia berharap kolaborasi dan sinergi Pemerintah Provinsi NTB dengan Kemendikdasmen dapat terjalin dengan baik agar program prioritas bidang pendidikan dalam terlaksana secara merata di NTB.

“Sampai akhir tahun 2025 kami bersama seluruh pemerintah kabupaten/kota NTB akan berfokus pada pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik). Dengan begitu, kami akan memberikan data yang akurat dan kembali mengusulkan sejumlah sekolah yang masuk dalam ketegori darurat renovasi,” ujarnya.

Baca Juga :  Aksi Massa di Kantor Kemendes Tolak PHK Pendamping Desa

Sebagai penerima manfaat program, Kepala SMA Negeri 8 Kota Mataram, Sunoto, mengatakan bahwa sekolahnya mendapatkan bantuan renovasi dengan total anggaran lebih dari Rp1,4 miliar untuk 4 ruang kelas baru. Ia menyebut pekerjaan fisik telah dikerjakan dengan skema swakelola sejak dimulai pada Agustus 2025 dan ditargetkan selesai pada akhir tahun 2025.

“Sampai dengan Oktober 2025 progres revitalisasi di sekolah kami telah mencapai 53 persen. Kami sangat bersyukur menjadi salah satu penerima manfaat program ini dan bertekad meningkatkan kualitas pembelajaran dengan fasilitas baru yang nanti tersedia,” terang Sunoto.

Senada dengan hal tersebut, salah satu murid SMA Negeri 8 Kota Mataram, Ni Luh Aicwarya Dewi, turut bersyukur sekolahnya mendapatkan direvitalisasi dengan dibangun sejumlah ruang kelas baru. Menurutnya, renovasi sekolah ini menjadi bukti nyata perhatian pemerintah terhadap perbaikan infrastruktur pendidikan, khususnya di Kota Mataram.

“Sebagai putri daerah asal Mataram saya turut bangga sekolah saya akan memiliki ruang kelas baru karena sekolah ini merupakan aset berharga murid sekolah kami ke depannya dan penyemangat dalam kegiatan pembelajaran,” tutup Ni Luh.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru