Pernikahan Sederhana di Jawa Barat: Langkah Awal Membangun Keluarga Berkualitas

- Jurnalis

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung – Pemerintah Provinsi Jawa Barat terus mendorong budaya pernikahan yang sederhana, bermakna, dan berorientasi pada kesiapan membangun keluarga. Hal ini tercermin dalam prosesi akad nikah pasangan Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri yang berlangsung khidmat di KUA Baleendah, Kabupaten Bandung, Jumat (1/5/2026).

Pernikahan tersebut turut dihadiri Gubernur Jawa Barat, KDM, yang hadir sebagai saksi. Hadir pula Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Keluarga Berencana (DP3AKB) Provinsi Jawa Barat, dr. Siska Gerfianti. Kehadiran para pejabat ini menjadi bentuk keteladanan dalam mendorong budaya pernikahan yang lebih sederhana dan berfokus pada substansi kehidupan berkeluarga.

Baca Juga :  Diantar Raja Abdullah II, Presiden Prabowo Disambut Antusias oleh Diaspora Indonesia

Momentum ini sekaligus menjadi implementasi nyata Surat Edaran Gubernur Jawa Barat Nomor 55/PMD.03.04/KESRA Tahun 2026 tentang Penyelenggaraan Perkawinan dan Khitanan Sederhana. Melalui kebijakan tersebut, masyarakat diimbau untuk mengedepankan kesederhanaan serta kesiapan dalam membangun rumah tangga.

Dalam edaran itu dijelaskan bahwa praktik pernikahan yang berlebihan berpotensi menimbulkan beban ekonomi, bahkan memicu utang yang dapat berdampak pada ketahanan keluarga di masa depan.

Pernikahan sederhana yang dilaksanakan di KUA Baleendah ini menegaskan bahwa sebuah pernikahan tetap dapat berlangsung sakral, penuh makna, tanpa harus dilakukan secara berlebihan. Justru, kesiapan mental, kesehatan, dan ekonomi menjadi fondasi utama dalam membangun keluarga yang harmonis dan sejahtera.

Baca Juga :  Meta Mengumumkan PHK Terhadap Karyawannya

Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui berbagai program pembangunan keluarga terus mengedukasi masyarakat agar menjadikan pernikahan sebagai titik awal kehidupan yang stabil, bukan sebagai sumber tekanan finansial.

Selain itu, masyarakat juga diimbau untuk mengikuti Sekolah Pra Nikah atau program sejenis, melakukan pemeriksaan kesehatan sebelum menikah, serta merencanakan kehidupan rumah tangga secara matang. Langkah tersebut dinilai penting dalam menciptakan generasi yang sehat dan berkualitas.

Melalui contoh konkret ini, diharapkan masyarakat Jawa Barat semakin mengadopsi pola pikir baru dalam menyelenggarakan pernikahan—lebih sederhana, bijak, dan berorientasi pada masa depan keluarga.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dorong Lompatan STEM, SMA Pesantren ECO-Saintek Muhammadiyah Jadi Model Pendidikan Terintegrasi
Dedi Mulyadi Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas di KUA Bale Endah Bandung
6 Tersangka Kerusuhan May Day Bandung Positif Tramadol, Polisi Dalami Keterlibatan Kelompok Anarko
Hardiknas 2026: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Apresiasi Guru sebagai Fondasi Pendidikan Nasional
BKKBN Jabar Beri Trauma Healing untuk Korban Kecelakaan KRL di Bekasi
Kemendikdasmen Siapkan Delegasi iGeo 2026, 14 Siswa Ikuti Pembinaan Tahap II di Bandung
Bio Farma Dorong Literasi Kebencanaan dan Lingkungan bagi Pelajar di Cililin
Jabar Perkuat Kolaborasi Lintas Lembaga untuk Perlindungan Perempuan dan Anak dari TPPO

Berita Terkait

Senin, 4 Mei 2026 - 18:52 WIB

Mendikdasmen Abdul Mu’ti Dorong Lompatan STEM, SMA Pesantren ECO-Saintek Muhammadiyah Jadi Model Pendidikan Terintegrasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:38 WIB

Dedi Mulyadi Jadi Saksi Nikah Pasangan Disabilitas di KUA Bale Endah Bandung

Minggu, 3 Mei 2026 - 20:32 WIB

Pernikahan Sederhana di Jawa Barat: Langkah Awal Membangun Keluarga Berkualitas

Sabtu, 2 Mei 2026 - 20:36 WIB

6 Tersangka Kerusuhan May Day Bandung Positif Tramadol, Polisi Dalami Keterlibatan Kelompok Anarko

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:54 WIB

Hardiknas 2026: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Apresiasi Guru sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

Berita Terbaru