KABUPATEN BANDUNG – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menjadi saksi pernikahan pasangan penyandang disabilitas tuna rungu, Naila Puja Rislani dan Muhammad Sayyid Az Zahiri, di Kantor Urusan Agama (KUA) Bale Endah, Kabupaten Bandung, Jumat (1/5/2026).
Kepala Kanwil Kementerian Agama Jawa Barat Dudung Abdul Rohman turut menjadi saksi kedua. Prosesi akad nikah dipandu Kepala KUA Kecamatan Bale Endah Rohman, dengan pendampingan juru bahasa isyarat guna memastikan kelancaran komunikasi kedua mempelai.
Dalam wejangannya, KDM—sapaan akrab Dedi Mulyadi—berpesan kepada pasangan pengantin agar membangun rumah tangga dengan penuh kesabaran dan komunikasi yang baik.
“Jangan banyak bertengkar,” ujarnya singkat.
Pernikahan sederhana di KUA ini merupakan bagian dari inisiatif Dedi Mulyadi untuk mendorong budaya pernikahan yang tidak memberatkan secara ekonomi, sekaligus menekankan makna sakral dalam membangun keluarga.
Pada kesempatan tersebut, KDM juga menyatakan kesiapannya membantu perbaikan fasilitas aula akad nikah di KUA Kecamatan Bale Endah.
Ibu kandung mempelai perempuan, Fenty Feriyawati, menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas perhatian yang diberikan. Ia mengapresiasi kepedulian Gubernur terhadap masyarakat, khususnya penyandang disabilitas.
“Kami bangga memiliki pemimpin seperti Bapak Gubernur. Hatur nuhun kepada Pak Gubernur dan semua pihak yang telah mendukung terselenggaranya pernikahan ini,” tuturnya.
Sementara itu, Puja mengaku bahagia atas pernikahannya dan berterima kasih atas dukungan yang diberikan, sehingga dirinya semakin mantap dan bersemangat melangsungkan akad nikah di KUA Bale Endah.

























