Hardiknas 2026: Mendikdasmen Abdul Mu’ti Apresiasi Guru sebagai Fondasi Pendidikan Nasional

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 2 Mei 2026 - 19:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banyuwangi – Peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2026 menjadi momentum refleksi bagi seluruh insan pendidikan untuk meneguhkan kembali makna pendidikan yang memanusiakan manusia. Upacara yang berlangsung khidmat di Banyuwangi, Jawa Timur, menyoroti pentingnya peran guru sebagai fondasi utama kemajuan pendidikan nasional.

Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, yang memimpin upacara, menyampaikan apresiasi mendalam kepada para guru di seluruh Indonesia atas dedikasi mereka dalam mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Pemerintah menyampaikan terima kasih kepada Bapak dan Ibu guru serta para pendidik yang telah berdedikasi dan mendarmabaktikan ilmunya untuk mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya, Sabtu (2/5/2026).

Pendidikan sebagai Proses Memanusiakan Manusia

Dalam amanatnya, Abdul Mu’ti menegaskan bahwa Hardiknas bukan sekadar seremoni tahunan, melainkan momentum untuk menghidupkan kembali spirit pendidikan nasional.

Menurutnya, pendidikan sejatinya adalah proses tulus yang dilandasi kasih sayang untuk memanusiakan manusia. Pendidikan juga menjadi sarana untuk menemukan dan mengembangkan potensi alami manusia sebagai makhluk Tuhan.

Baca Juga :  Dedi Mulyadi Sebut Pangandaran 'Setengah Sekarat', Minta Langkah Serius Pemulihan Ekonomi dan Pariwisata

Nilai tersebut selaras dengan pemikiran Ki Hajar Dewantara melalui konsep sistem among, yang menekankan tiga prinsip utama:

  • Asah (pengembangan ilmu)
  • Asih (kasih sayang)
  • Asuh (pendampingan)

Prinsip ini dinilai tetap relevan dalam membangun pendidikan yang tidak hanya berfokus pada akademik, tetapi juga karakter dan nilai kemanusiaan.

Guru dan Siswa Suarakan Harapan Pendidikan

Makna Hardiknas juga dirasakan langsung oleh para pelaku pendidikan di lapangan.

Guru SMP Negeri 1 Banyuwangi, Agus Harianto, menilai peringatan ini sebagai pengingat untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan, terutama di era perkembangan teknologi. Ia menyebut sekolahnya mulai mengembangkan pembelajaran berbasis coding agar siswa tidak hanya menjadi pengguna teknologi, tetapi juga kreator.

Baca Juga :  Manfaat Minum Teh Tawar

Sementara itu, Wiwik Handayani, guru PAUD KB Al Khotijah Banyuwangi, berharap semakin banyak inovasi dalam dunia pendidikan agar guru dan siswa semakin bersemangat dalam proses belajar.

“Semangat untuk teman-teman guru semuanya, kita sebagai pendidik membagikan ilmu kepada anak-anak kita,” ujarnya.

Dari sisi peserta didik, Murid MAN 1 Banyuwangi, Muhammad Ravi Adiatma Nur Dafiq, berharap akses pendidikan di Indonesia semakin merata hingga ke pelosok daerah.

Pendidikan Bermakna dari Proses, Bukan Sekadar Hasil

Peringatan Hardiknas 2026 menegaskan bahwa keberhasilan pendidikan tidak hanya diukur dari hasil akhir, tetapi juga dari proses yang membentuk manusia secara utuh.

Kolaborasi antara guru, siswa, dan seluruh pemangku kepentingan pendidikan menjadi kunci untuk mewujudkan pendidikan yang inklusif, bermutu, dan berkeadilan di seluruh Indonesia.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih Silver Award UB Halal Metric Awards 2026 untuk Penguatan Ekosistem Halal
Momentum Hardiknas 2026, Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan Beasiswa Gold Generation untuk Siswa SMK
Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banten Jadi Gerakan Bersama Lindungi Murid dari Kekerasan
Sempat Viral Pamit Tinggalkan Sekolah, Ikhsan Kini Bisa Kembali Belajar Berkat PIP 2026
Guru Non-ASN Tetap Bisa Mengajar, SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Jadi Payung Hukum Daerah
PIP 2026 Dorong Semangat Belajar Murid SLB Cicendo Bandung, Pengawasan Diperkuat Agar Tepat Sasaran
Pegadaian Raih Top CX Brand Award 2026, Bukti Layanan Contact Center Unggul dan Humanis
Kemendikdasmen Percepat Pembentukan Pokja BSAN di Jawa Timur untuk Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:05 WIB

Bio Farma Raih Silver Award UB Halal Metric Awards 2026 untuk Penguatan Ekosistem Halal

Senin, 11 Mei 2026 - 16:17 WIB

Momentum Hardiknas 2026, Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan Beasiswa Gold Generation untuk Siswa SMK

Senin, 11 Mei 2026 - 10:50 WIB

Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banten Jadi Gerakan Bersama Lindungi Murid dari Kekerasan

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:16 WIB

Sempat Viral Pamit Tinggalkan Sekolah, Ikhsan Kini Bisa Kembali Belajar Berkat PIP 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:54 WIB

Guru Non-ASN Tetap Bisa Mengajar, SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Jadi Payung Hukum Daerah

Berita Terbaru