Kemendikdasmen Siapkan Delegasi iGeo 2026, 14 Siswa Ikuti Pembinaan Tahap II di Bandung

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 1 Mei 2026 - 21:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, 30 April 2026 — Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melalui Pusat Prestasi Nasional terus mematangkan talenta terbaik bangsa melalui Pembinaan Tahap II International Geography Olympiad (iGeo) 2026. Program ini menjadi tahap krusial dalam menyiapkan calon delegasi Indonesia sebelum berlaga di ajang internasional tersebut.

Kompetisi International Geography Olympiad akan digelar di Istanbul, Turki, pada 7–11 Agustus 2026.

Kepala Puspresnas, Maria Veronica Irene Herdjiono, mengatakan pembinaan ini bertujuan mengembangkan talenta berkelanjutan bagi para peraih medali Olimpiade Sains Nasional (OSN), khususnya cabang geografi.

“Kami ingin memastikan para murid mendapatkan fasilitasi terbaik hingga ke ajang internasional, tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap berkompetisi di iGeo,” ujarnya.

Baca Juga :  Dorong Transparansi Birokrasi Kota Bandung, Ijang Faisal Ajukan Diri Menjadi Calon Wakil Wali Kota Bandung

Sebanyak 14 peserta mengikuti pembinaan tahap II ini. Dari jumlah tersebut, empat murid terbaik akan dipilih untuk mewakili Indonesia di iGeo 2026.

Salah satu peserta, Luminaire Tribuana Celmira dari SMA Negeri 2 Kota Tangerang Selatan, mengaku bersyukur dapat melanjutkan ke tahap pembinaan lanjutan.

“Pembinaan tahap II ini jauh lebih padat dan menantang karena kami langsung melakukan praktik di lapangan,” ungkapnya.

Peserta lainnya, Fremmunizar Syahel Akbar dari SMA Negeri Banua, Kalimantan Selatan, menilai kegiatan ini juga membuka peluang memperluas jejaring antarpelajar berprestasi.

Baca Juga :  Apresiasi RDK Tahap II: BKKBN Jawa Barat Bersiap Untuk Melenggang Ke Tingkat Nasional

“Kami bisa menambah relasi antar pemenang OSN Geografi se-Indonesia. Semoga Indonesia bisa meraih hasil terbaik di iGeo,” ujarnya.

Selama dua pekan, para peserta mendapatkan pembinaan intensif dari akademisi dan praktisi geografi. Materi yang diberikan mencakup tes tertulis (Written Response Test), tes multimedia (Multimedia Test), hingga tes lapangan (Fieldwork Test).

Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah dalam mencetak generasi unggul yang mampu bersaing di tingkat global, sekaligus membawa nama Indonesia di panggung internasional.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru