Memanfaatkan Momentum Hari Raya Idul Fitri 1444 H BKKBN Provinsi Jawa Barat Melakukan KIE Kepada Para Ibu yang Baru Saja Melahirkan

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 26 April 2023 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Manfaatkan Momentum Hari Raya Idul Fitri 1444 H, Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat melakukan KIE (Komunikasi, Informasi dan Edukasi) KB Pasca Persalinan, KIE 1000 HPK, KIE pemberian ASI Ekslusif kepada para ibu-ibu yang baru saja melahirkan, hal ini dilakukan demi mencegah terjadinya stunting. Kegiatan yang memanfaatkan momentum Hari Raya Idul Fitri 1444 H diinisiasi langsung oleh Plt. Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dr. Dadi Ahmad Roswandi, M.Si beserta jajaran dan Dinas Dalduk Kabupaten dan Kota dilaksanakan di beberapa tempat, yaitu di RS. Rosela Kabupaten Karawang, RS Hermina Arcamanik Kota Bandung, RSUD Dr. Slamet Kabupaten Garut, serta di Bidan Praktik Mandiri Kabupaten Cianjur.

Baca Juga :  Ini Daftar Harga BBM, LPG, dan Listrik Sebelum dan Sesudah Disubsidi Pemerintah

“Berbagai upaya dilakukan oleh Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat untuk percepatan penurunan stunting di Jawa Barat, salah satunya dengan cara pencegahan dari hulu, yaitu memastikan para ibu pasca persalinan menggunakan KB MKJP (Metode Kontrasepsi Jangka Panjang), bisa menggunakan IUD, Implant ataupun MOW. Dengan menggunakan KB MKJP jarak kelahiran bisa ditunda, sang Ibu dapat fokus mengasuh bayi yang baru lahir dengan memberikan ASI eksklusif selama 6 bulan, memastikan gizi ibu menyusui tercukupi dan juga gizi bayi sampai dengan umur 2 tahun, apabila ini semua terpenuhi maka stunting dapat kita cegah.” ujar Dr. Dadi

Baca Juga :  Saat Lindas Ojol sampai Meninggal, Mobil Rantis Brimob Berisi 7 Anggota Termasuk Seorang Kompol

Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia yang mencapai hampir 50 juta jiwa memiliki tantangan yang besar pula, dengan prevelansi stunting sebesar 20,2% berdasarkan data SSGI Tahun 2022. masih diatas target yang ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo yaitu sebesar 14% pada Tahun 2024 mendatang sesuai Peraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021. Sehingga masih perlu dilakukan percepatan penurunan stunting di Jawa Barat secara holistik dan dilakukan oleh seluruh pihak agar dapat menuju Jabar Zero New Stunting guna menyongsong Indonesia Emas Tahun 2045 mendatang.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan
Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan
Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu
Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak
Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal
Wajib Halal UMK Batas 18 Oktober 2026: Terlambat Bisa Kena Sanksi dan Produk Ditarik
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP ke Daerah 3T, Tekankan Beasiswa Harus Berdampak ke Rakyat
Sinergi Lintas Kementerian Diperkuat untuk Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:23 WIB

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan

Jumat, 3 April 2026 - 19:09 WIB

Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan

Jumat, 3 April 2026 - 19:02 WIB

Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu

Jumat, 3 April 2026 - 18:41 WIB

Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak

Jumat, 3 April 2026 - 18:17 WIB

Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal

Berita Terbaru