Indonesia Ekspor Pupuk Urea ke Australia, PM Anthony Albanese Telepon Prabowo Ucapkan Terima Kasih

- Jurnalis

Sabtu, 16 Mei 2026 - 07:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Foto: M. Digi

Foto: M. Digi

Jakarta – Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman mengungkapkan Perdana Menteri Australia Anthony Albanese sempat menelepon Presiden Prabowo Subianto untuk menyampaikan apresiasi atas persetujuan ekspor pupuk urea dari Indonesia ke Australia.

Hal tersebut disampaikan Mentan Amran saat melepas ekspor perdana pupuk urea ke Australia di Dermaga BSL PT Pupuk Kalimantan Timur, Bontang, Kamis (14/5/2026).

Ekspor ini menjadi bagian dari kerja sama Government-to-Government (G2G) antara Indonesia dan Australia dalam memperkuat ketahanan pangan kawasan Asia-Pasifik.

Menurut Amran, komunikasi langsung dari Perdana Menteri Australia kepada Presiden Prabowo menunjukkan posisi Indonesia kini semakin diperhitungkan dalam rantai pasok pangan global, khususnya sektor pupuk.

Baca Juga :  Pelajar Sekolah Kejuruan Yang Membutuhkan Aplikasi Desain Grafis Apakah Cocok Menggunakan Chromebook?

“Perdana Menteri Australia menelepon Bapak Presiden Prabowo mengucapkan terima kasih karena Indonesia menyetujui ekspor pupuk ke Australia,” ujar Amran.

Mentan menjelaskan, ekspor perdana yang dilepas mencapai 47.250 ton dan merupakan tahap awal dari komitmen kerja sama sebesar 250.000 ton. Pemerintah bahkan menargetkan volume ekspor dapat meningkat hingga 500.000 ton dengan nilai mencapai sekitar Rp7 triliun.

“Ini mencetak sejarah, karena kita akan mengekspor pupuk ke beberapa negara termasuk Australia. Rencana kita mengekspor ke Australia sesuai pembicaraan Perdana Menteri Australia dan Bapak Presiden yaitu 250.000 ton, tapi akan ditingkatkan menjadi 500.000 ton,” katanya.

Baca Juga :  DP3AKB Jabar Dorong Penyuluh KB Graduasikan Keluarga Miskin Menuju Keluarga Pancawaluya

Meski membuka pasar ekspor, Amran menegaskan pemerintah tetap memprioritaskan kebutuhan pupuk bagi petani dalam negeri. Ekspor dilakukan karena produksi nasional berada dalam kondisi surplus sehingga kebutuhan domestik dinilai tetap aman.

Saat ini, produksi urea nasional ditargetkan mencapai 7,8 juta ton per tahun, sedangkan kebutuhan dalam negeri sekitar 6,3 juta ton. Dengan demikian, Indonesia masih memiliki surplus sekitar 1,5 juta ton yang dapat dialokasikan untuk pasar ekspor.

Menurut Amran, pengiriman pupuk urea ke Australia bukan sekadar aktivitas perdagangan, tetapi juga bagian dari diplomasi pangan Indonesia di tengah tantangan global dan dinamika ketahanan pangan dunia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional
Pelindungan Ketenagakerjaan, Pekerja Dapat Perlindungan Lebih Komprehensif
MK Tak Terima Gugatan Ijazah Gibran karena Pemohon Tak Punya Legal Standing

Berita Terkait

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Rabu, 14 Oktober 2026 - 10:15 WIB

Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 10:18 WIB

Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial

Berita Terbaru