Genting!!! Apel Siaga Perdana Jawa Barat : Bersama Rapatkan Barisan Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 3 Februari 2025 - 16:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Kepala Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Jawa Barat Dadi Roswandi memimpin Apel Siaga Genting yang dihadiri oleh ratusan ASN di lingkungan provinsi secara luring serta ribuan Penyuluh KB se-Jawa Barat secara daring, (03/02/20)

Wihaji dalam kesempatan tersebut, dirinya menyampaikan bahwa transformasi BKKBN menjadi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga menuntut perubahan cara pikir, etos kerja, serta kedisiplinan seluruh ASN lebih dari sekedar mencapai kuantitas dan kualitas output Program namun juga memberi dampak positif bagi masyarakat. Sejalan dengan mandat Menteri Wihaji melalui lima Quickwins yang menjadi pedoman kerja di tingkat pusat, provinsi hingga lapangan.

Baca Juga :  DPRD Kota Bandung Setujui Pencabutan Perda RDTR 2015-2035

Quickwins tersebut diantaranya Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya), Gerakan Ayah Teladan (Gate), AI Super Apps tentang keluarga dan Gerakan Lansia Berdaya (SiDaya) yang mendukung 8 Misi Asta Cita Presiden Prabowo, tepatnya Asta Cita Ke-4 dan Ke-6.

Baca Juga :  Indonesia Tegaskan Peran Pendidikan dalam Membangun Kepercayaan di Tengah Polarisasi Dunia

“Untuk menghimpun Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (Genting), membutuhkan gotong royong dan komitmen seluruh ASN di provinsi maupun di lapangan demi terdukungnya 207.189 sasaran gerakan ini di Jawa Barat” tegas Dadi.

ASN Kemendukbangga/BKKBN Perwakilan BKKBN Jawa Barat diharapkan menjadi garda terdepan dalam memastikan Program Quickwins berjalan.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan
Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan
Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu
Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak
Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal
Wajib Halal UMK Batas 18 Oktober 2026: Terlambat Bisa Kena Sanksi dan Produk Ditarik
Wapres Gibran Lepas 150 Alumni LPDP ke Daerah 3T, Tekankan Beasiswa Harus Berdampak ke Rakyat
Sinergi Lintas Kementerian Diperkuat untuk Pemberdayaan Perempuan melalui Pendidikan

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 19:23 WIB

BGN Terapkan No Service No Pay, Insentif SPPG Rp6 Juta Bisa Dihentikan

Jumat, 3 April 2026 - 19:09 WIB

Komisi III DPR: Kasus Amsal Sitepu Cermin Masalah Sistemik di Kejaksaan

Jumat, 3 April 2026 - 19:02 WIB

Anggota DPR Desak Kajari Karo Disanksi Tegas atas Kasus Amsal Sitepu

Jumat, 3 April 2026 - 18:41 WIB

Dinkes Jabar Dorong ORI di Tasikmalaya dan Garut untuk Tekan Kasus Campak

Jumat, 3 April 2026 - 18:17 WIB

Gempa M 7,6 Sulawesi Utara: 98,2% Jaringan Pulih, Kemkomdigi Pastikan Telekomunikasi Kembali Normal

Berita Terbaru