Fazar Supriadi Sentosa Mengapresiasi Salah Satu Bentuk Kolaborasi Pentahelix Pada Kegiatan “Merah Putih Sehat”

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 5 September 2024 - 08:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Fazar Supriadi Sentosa mengapresiasi salah satu bentuk kolaborasi pentahelix pada kegiatan “Merah Putih Sehat” yang digagas Kompas TV dalam percepatan penurunan stunting di Jawa Barat.

“Kegiatan Merah Putih Sehat ini merupakan salah satu bentuk kolaborasi pentahelix media dengan pemerintah dan swasta dalam percepatan penurunan stunting di Jawa Barat. Melalui kegiatan intervensi nyata terhadap keluarga-keluarga sasaran berisiko stunting. Semoga dapat terlaksana dengan baik, serta memberikan manfaat langsung bagi seluruh masyarakat,” ucapnya.

Hal itu ia sampaikan saat menjadi salah satu narasumber mitra kerja Kompas TV Jawa Barat pada kegiatan Merah Putih Sehat yang digelar dalam rangka memperingati hari ulang tahun Kompas TV Ke-13 di halaman Graha Kompas Gramedia, Jl. R. E. Martadinata, Kota Bandung, (04/09/2024).

Baca Juga :  Foto Gagah Donald Yang di Upload PendukungTrump Viral di Medsos

Kegiatan Merah Putih Sehat ini meliputi pelayanan pemeriksaan kesehatan gratis untuk masyarakat, masak paket gizi bersama komunitas di dapur sehat, edukasi stunting dan gizi bersama ahli gizi, psikoedukasi gizi berupa dongeng dan membuat prakarya, pemberian paket gizi gratis (makanan dan susu) untuk ibu dan anak serta keluarga berisiko stunting.

Pada kesempatan ini juga Fazar menyambut baik adanya kesamaan program dari Merah Putih Sehat dengan Program Dapur Sehat Atasi Stunting (DASHAT) yang digawangi BKKBN.

“Salah satu strategi untuk mencegah timbulnya kasus stunting baru terutama pada balita yang bermasalah gizi, BKKBN telah menjalankan Program DASHAT. Ini merupakan kegiatan pemberdayaan masyarakat dalam upaya pemenuhan gizi seimbang bagi keluarga berisiko stunting melalui pemanfaatan sumberdaya lokal yang dapat dipadukan dengan sumberdaya atau kontribusi dari mitra lainnya,” tambah Fazar.

Baca Juga :  Mengenal BPA: Zat Kimia yang Perlu Diwaspadai dalam Kehidupan Sehari-hari

Fazar berharap program-program intervensi langsung seperti yang dilaksanakan pada Merah Putih Sehat dan DASHAT bukan hanya sekedar pemberian makanan tambahan namun juga praktik pemberian makan yg benar sesuai dengan kebutuhan gizi anak. Serta menjadi forum bagi keluarga untuk dapat mengentaskan mitos dan pemahaman yang salah dalam praktik pemberian makanan sehat dan bergizi selama ini.

Turut hadir langsung Kepala Biro Kompas TV Jawa Barat, Direksi Edelweiss Hospital, Ahli Gizi, Influencer serta Ketua Tim Kerja Hubal, Advokasi KIE dan Kehumasan BKKBN Provinsi Jawa Barat.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan
Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas
IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat
Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional
SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026
Kemendikdasmen dan MD Entertainment Salurkan 2.500 Pasang Sepatu untuk Murid Terdampak Banjir di Aceh
Kemendikdasmen Perkuat Budaya Sekolah Aman dan Nyaman Melalui Pembentukan Pokja BSAN di Daerah
Mensesneg: Pergantian Pimpinan BGN Tidak Ganggu Program Makan Bergizi Gratis

Berita Terkait

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:33 WIB

BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan

Kamis, 4 Juni 2026 - 19:45 WIB

Kemendikdasmen Perkuat Tata Kelola OSN 2026, Integritas dan Kejujuran Jadi Prioritas

Kamis, 4 Juni 2026 - 11:12 WIB

IHSG Anjlok ke Level Terendah Lima Tahun, Kekhawatiran Investor Meningkat

Kamis, 4 Juni 2026 - 10:54 WIB

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026

Berita Terbaru

NEWS

Dolar AS Tembus Rp18.000, Alarm bagi Ekonomi Nasional

Kamis, 4 Jun 2026 - 10:54 WIB