Kemendikdasmen Bekali Pendidik dengan Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Rungu

- Jurnalis

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) terus memperkuat komitmennya dalam mewujudkan pendidikan yang inklusif bagi seluruh peserta didik. Salah satu langkah yang dilakukan adalah menyelenggarakan Training of Trainers (TOT) Al-Qur’an Bahasa Isyarat Batch 3 bagi para pendidik bekerja sama dengan Masjid Baitut Tholibin dan Baitul Maal Muamalat.

Pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi pendidik dalam mengajarkan Al-Qur’an menggunakan bahasa isyarat kepada peserta didik penyandang disabilitas rungu. Selain mendapatkan penguatan materi, peserta juga dibekali praktik mengajar agar mampu memberikan layanan pembelajaran yang lebih inklusif, baik di lingkungan sekolah maupun komunitas.

Staf Ahli Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Bidang Manajemen Talenta, Mariman Darto, mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen Kemendikdasmen untuk memastikan setiap peserta didik memperoleh hak pendidikan yang setara sesuai kebutuhan dan karakteristiknya.

“Ini terkait langsung dengan apa yang disebut Pak Menteri sebagai pendidikan inklusi, sekaligus pendidikan khusus yang memang membutuhkan perhatian kita semua,” ujar Mariman di Jakarta, Senin (20/7/2026).

Menurut Mariman, penyelenggaraan pendidikan inklusif tidak dapat dilakukan sendiri oleh pemerintah. Karena itu, Kemendikdasmen menggandeng berbagai mitra, seperti Baitul Maal Muamalat, Yayasan Wakaf Salman, dan Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Pendidikan Khusus, dan Pendidikan Layanan Khusus (Ditjen VPKPLK) untuk memperluas akses pembelajaran bagi penyandang disabilitas rungu.

Baca Juga :  Bio Farma dan Gates Foundation berkolaborasi untuk Meningkatkan Kapasitas Vaksin di Indonesia

Ia juga mengungkapkan bahwa pelatihan Al-Qur’an Bahasa Isyarat akan terus diperluas. Kemendikdasmen berencana kembali menggelar kegiatan serupa bertepatan dengan Hari Tuli Internasional dan Hari Bahasa Isyarat Internasional, bekerja sama dengan Masjid Salman ITB.

Sementara itu, Sekretaris Ditjen VPKPLK, Suparto, menjelaskan bahwa pelaksanaan TOT Al-Qur’an Bahasa Isyarat merupakan implementasi Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas, yang menjamin hak penyandang disabilitas memperoleh pendidikan yang inklusif dan setara.

“Training of Trainers Al-Qur’an Bahasa Isyarat Batch 3 ini diperuntukkan bagi kawan-kawan penyandang disabilitas rungu atau teman tuli. Ini merupakan salah satu bentuk realisasi amanat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 2016 tentang Penyandang Disabilitas,” kata Suparto.

Menurutnya, pembelajaran Al-Qur’an juga menjadi bagian penting dalam penguatan karakter peserta didik dan sejalan dengan program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, khususnya kebiasaan beribadah. Oleh karena itu, kesempatan mempelajari Al-Qur’an harus dapat diakses oleh seluruh warga negara, termasuk penyandang disabilitas.

Baca Juga :  Pegadaian Kanwil X Jabar Serahkan Mobil Siaga dan Ratusan Paket Sembako di Batukaras Pangandaran

Melalui peningkatan kompetensi pendidik dan kolaborasi lintas sektor, Kemendikdasmen berharap layanan pendidikan yang inklusif dapat terus berkembang sehingga setiap peserta didik, termasuk penyandang disabilitas rungu, memperoleh kesempatan belajar yang setara, berkualitas, dan sesuai dengan potensi yang dimilikinya.

Program ini menjadi salah satu bukti komitmen pemerintah dalam menghadirkan pendidikan yang benar-benar ramah bagi semua, tanpa diskriminasi, sekaligus memperkuat kualitas sumber daya manusia Indonesia melalui layanan pendidikan yang inklusif dan berkeadilan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Jabar Dorong Literasi Keuangan Mahasiswa ITB Jatinangor Lewat Program FLOW 2026
Bio Farma Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Karawang, Perkuat Komitmen ESG dan Mitigasi Perubahan Iklim
Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sanitasi untuk Warga Pangalengan
Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna, Delapan ABK Diamankan
Kemendikdasmen: Filosofi Memuliakan Murid Jadi Kunci Sukses Pembelajaran Mendalam di SMK
Kemendikdasmen Luncurkan ImajiNation 2026, Kompetisi Koding Visual Nasional untuk Guru dan Murid
Tumpukan Sampah Kembali Tutupi Aliran Sungai Cikendal di Cigondewah Kaler, Kepedulian Masyarakat Jadi Sorotan
Festival Kreasi Budaya Anak Semarakkan Hari Anak Nasional Jawa Barat 2026, Jadi Ruang Ekspresi dan Pelestarian Budaya Sunda

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:18 WIB

Pegadaian Jabar Dorong Literasi Keuangan Mahasiswa ITB Jatinangor Lewat Program FLOW 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:15 WIB

Bio Farma Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Karawang, Perkuat Komitmen ESG dan Mitigasi Perubahan Iklim

Rabu, 12 Agustus 2026 - 17:54 WIB

Pegadaian Kanwil X Jawa Barat Salurkan Bantuan Air Bersih dan Sanitasi untuk Warga Pangalengan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 07:23 WIB

Operasi Gabungan Gagalkan Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna, Delapan ABK Diamankan

Senin, 3 Agustus 2026 - 20:53 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan ImajiNation 2026, Kompetisi Koding Visual Nasional untuk Guru dan Murid

Berita Terbaru