Rumah Pendidikan Raih Penghargaan Dunia, Presiden Prabowo: Digitalisasi Pendidikan Indonesia Diakui ITU-PBB

- Jurnalis

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Pemerintah terus mempercepat transformasi pendidikan melalui digitalisasi pembelajaran dan pemerataan infrastruktur pendidikan guna memastikan seluruh anak Indonesia memperoleh layanan pendidikan yang berkualitas.

Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan, salah satu langkah strategis yang telah dilakukan pemerintah adalah menghadirkan platform Rumah Pendidikan yang dikembangkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen). Platform tersebut dinilai menjadi bagian penting dalam memperluas akses terhadap sumber belajar digital bagi guru maupun peserta didik di seluruh Indonesia.

“Bahwa kita punya apps yang dilaksanakan oleh Menteri Dikdasmen, Rumah Pendidikan, portal terintegrasi dengan Interactive Flat Panel yang kita bagikan telah digunakan oleh lebih dari 6,9 juta pengguna. Menyediakan 4.843 sumber belajar gratis dan membantu ratusan ribu guru di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar,” ujar Presiden Prabowo, Selasa (21/7/2026).

Presiden juga mengungkapkan bahwa Indonesia baru saja meraih penghargaan tertinggi dari Perserikatan Bangsa-Bangsa melalui International Telecommunication Union (ITU) dalam kategori e-Government. Penghargaan tersebut menjadi pengakuan dunia atas keberhasilan pemerintah dalam mengembangkan layanan digital, termasuk di sektor pendidikan.

Baca Juga :  Pemkot Bandung Berharap Rute Penerbangan di Bandara Husein Sastranegara Bertambah

Menurut Presiden, keberhasilan tersebut menunjukkan bahwa transformasi digital yang dilakukan pemerintah mulai memberikan dampak nyata bagi masyarakat melalui peningkatan akses terhadap layanan publik yang lebih modern dan inklusif.

Selain menghadirkan platform digital, pemerintah juga terus memperkuat ekosistem pembelajaran berbasis teknologi melalui distribusi Interactive Flat Panel (IFP) atau papan interaktif digital ke seluruh sekolah di Indonesia.

Presiden menjelaskan, pada tahun sebelumnya pemerintah telah mendistribusikan satu unit IFP ke setiap sekolah. Tahun ini, pemerintah kembali menambah tiga unit IFP di setiap sekolah sehingga proses pembelajaran berbasis teknologi dapat berlangsung lebih optimal.

“Kita sudah membagi Interactive Flat Panel, layar pintar di seluruh sekolah Indonesia, satu per sekolah tahun lalu sudah kita bagikan. Tahun ini kita akan tambah tiga lagi per sekolah. Saya harapkan di akhir 2026 sudah tersampaikan sekitar 700 ribu panel pintar di seluruh sekolah Indonesia, paling lambat semester pertama 2027,” kata Presiden.

Melalui dukungan platform Rumah Pendidikan dan penyediaan perangkat pembelajaran digital tersebut, pemerintah berharap transformasi pendidikan dapat semakin merata hingga ke seluruh pelosok Indonesia.

Baca Juga :  Update Pemilu Amerika 2024 Trum Dipastikan Menjadi Presiden Amerika Ke-47

Program ini menjadi bagian dari komitmen pemerintah untuk menghadirkan layanan pendidikan yang inklusif, memperkuat pemanfaatan teknologi dalam proses belajar mengajar, serta memperluas kesempatan memperoleh pendidikan bermutu bagi seluruh peserta didik.

Sebagai informasi, Rumah Pendidikan berhasil menorehkan sejarah baru bagi Indonesia dengan meraih Winner (Juara Pertama) WSIS Prizes 2026 kategori e-Government pada ajang yang diselenggarakan oleh International Telecommunication Union (ITU) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Prestasi tersebut mengakhiri penantian Indonesia selama 14 tahun untuk meraih penghargaan tertinggi pada ajang bergengsi di bidang transformasi digital tersebut.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

BGN Temukan Satu Sekolah Dilayani Dua Dapur SPPG, Data 62,7 Juta Penerima MBG Dievaluasi
Kemendikdasmen Bekali Pendidik dengan Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Rungu
Profil Nanik S. Deyang, Jurnalis yang Menjadi Kepala BGN Sebelum Mengundurkan Diri
Roni Maulana Arsy Ajak Wartawan Sosialisasikan Program Sekolah Hybrid Disdik Jabar Lewat Gerakan Wartawan Mengajar Masyarakat
Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Berita Terkait

Rabu, 22 Juli 2026 - 11:22 WIB

BGN Temukan Satu Sekolah Dilayani Dua Dapur SPPG, Data 62,7 Juta Penerima MBG Dievaluasi

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:29 WIB

Kemendikdasmen Bekali Pendidik dengan Al-Qur’an Bahasa Isyarat, Perkuat Pendidikan Inklusif bagi Penyandang Disabilitas Rungu

Rabu, 22 Juli 2026 - 10:16 WIB

Profil Nanik S. Deyang, Jurnalis yang Menjadi Kepala BGN Sebelum Mengundurkan Diri

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:25 WIB

Rumah Pendidikan Raih Penghargaan Dunia, Presiden Prabowo: Digitalisasi Pendidikan Indonesia Diakui ITU-PBB

Selasa, 21 Juli 2026 - 19:19 WIB

Roni Maulana Arsy Ajak Wartawan Sosialisasikan Program Sekolah Hybrid Disdik Jabar Lewat Gerakan Wartawan Mengajar Masyarakat

Berita Terbaru