3 Orang Tewas dalam Pesta Pernikahan Anak Dedi Mulyadi

Avatar photo

- Jurnalis

Sabtu, 19 Juli 2025 - 13:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

3 Orang Tewas di Acara Pernikahan Anak Dedi Mulyadi dan Wakil Bupati Garut

3 Orang Tewas di Acara Pernikahan Anak Dedi Mulyadi dan Wakil Bupati Garut

Tiga orang meninggal dunia dan puluhan lainnya luka-luka dalam acara pesta rakyat di Alun-Alun Garut yang digelar sebagai bagian dari rangkaian pernikahan anak Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, Jumat (18/7). Acara tersebut menghadirkan ribuan warga yang datang untuk menikmati makanan gratis. Sayangnya, kerumunan tak terkendali menyebabkan insiden fatal.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari Kompas TV dan Detikcom, ketiga korban jiwa adalah:

  • Vania Aprilia (8 tahun), warga Garut
  • Dewi Jubaedah (61 tahun), seorang lansia
  • Bripka Cecep Saeful Bahri (39 tahun), anggota Polres Garut

Ketiganya diduga meninggal akibat terinjak-injak dalam antrean massa yang membludak saat pembagian makanan gratis berlangsung. Menurut laporan dari CNN Indonesia, puluhan orang lainnya mengalami luka-luka dan dilarikan ke RSUD dr. Slamet Garut.

Baca Juga :  KPU Kota Bandung Mulai Gelar Rekapitulasi Perolehan Suara Pilkada Serentak 2024

Gubernur Dedi Mulyadi: Saya Bertanggung Jawab

Dedi Mulyadi, yang merupakan orang tua dari mempelai pria, menyampaikan permintaan maaf secara terbuka kepada publik dan keluarga korban. Ia mengaku telah melarang kegiatan makan gratis karena khawatir soal potensi kerumunan.

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada keluarga korban. Ini murni musibah yang tak kami harapkan,” ujar Dedi dalam konferensi pers yang disiarkan oleh Kompas TV, Sabtu (19/7).

Dedi juga menegaskan dirinya siap bertanggung jawab dan tidak akan menghalangi proses hukum bila ada pihak yang harus dimintai pertanggungjawaban.

Santunan dan Langkah Lanjutan

Pihak keluarga menyatakan akan memberikan santunan sebesar Rp150 juta untuk setiap keluarga korban jiwa, serta Rp10 juta untuk korban luka. Putra dan menantu Dedi, Maula Akbar dan Putri Karlina, turut menambahkan santunan sebesar Rp100 juta.

Baca Juga :  Kolaborasi Besar di Karawang: BKKBN Jabar, Baznas, dan Beragam Mitra Gelar Bakti Sosial Pelayanan KB untuk Wujudkan Keluarga Berkualitas

Sementara itu, Kapolres Garut AKBP Rohman Yonky Dilatha, seperti dikutip dari Antara Jabar dan Katadata, menyebut bahwa pihak kepolisian sedang melakukan penyelidikan menyeluruh.

“Kami telah melakukan olah TKP, memeriksa saksi dan panitia. Penyebab pasti masih dalam pendalaman,” ujar Yonky.

Hingga kini, setidaknya 26 orang luka-luka dilaporkan akibat kerumunan, sebagian besar telah kembali ke rumah setelah mendapatkan perawatan medis.

Pemakaman Korban

Ketiga korban telah dimakamkan pada Jumat malam dan Sabtu dini hari. Bripka Cecep Saeful Bahri dimakamkan dengan upacara kehormatan institusi kepolisian. Pemakaman dihadiri oleh keluarga, kerabat, serta perwakilan kepolisian dan pemerintah daerah.


Redaksi Klopakindonesia.com
Berimbang, Akurat, dan Tegas

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay
Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026
Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan
Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital
Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil
Ancaman PHK 4000 Buruh di PT Feng Tay
Kemendikdasmen Ingatkan Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental di Era Digitalisasi Pendidikan
Indofarma Kembali Ekspor Produk Farmasi ke Afganistan, Perkuat Daya Saing Global

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:44 WIB

Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:28 WIB

Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:21 WIB

Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:51 WIB

Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital

Senin, 22 Juni 2026 - 12:22 WIB

Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil

Berita Terbaru