Prabowo Bahas Eskalasi Timur Tengah di Istana Merdeka, Indonesia Siap Evakuasi WNI dan Jadi Mediator

- Jurnalis

Rabu, 4 Maret 2026 - 12:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden Prabowo Subianto secara langsung membahas perkembangan situasi domestik dan global terkini, termasuk dinamika yang terus berkembang di kawasan Timur Tengah, bersama sejumlah tokoh nasional. Pembahasan tersebut berlangsung dalam acara silaturahmi dan diskusi di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (03/03/2026).

Menteri Luar Negeri Sugiono menyampaikan bahwa Presiden memaparkan sejumlah perkembangan penting yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.

“Seperti yang sudah juga disampaikan, Bapak Presiden menyampaikan beberapa hal terkait perkembangan situasi baik global maupun domestik selama beberapa waktu belakangan ini, termasuk juga situasi terakhir yang kita ketahui bersama sedang berkembang di Timur Tengah,” ujar Sugiono kepada awak media.

Antisipasi Evakuasi WNI dari Iran

Terkait meningkatnya eskalasi di kawasan tersebut, Menlu menegaskan bahwa pemerintah telah mengambil langkah antisipatif untuk melindungi warga negara Indonesia (WNI). Ia mengungkapkan telah memerintahkan Duta Besar RI di Teheran untuk menyiapkan langkah-langkah evakuasi bagi WNI yang berada di wilayah terdampak, khususnya di Iran.

Baca Juga :  Konferensi Pers tentang Permendag No. 8 Tahun 2024

“Perlu diketahui dari semua WNI yang ada di wilayah-wilayah terdampak tidak semuanya kemudian menyampaikan keinginan untuk dievakuasi. Tapi tadi disampaikan ada beberapa yang bersedia untuk dievakuasi dari wilayah Iran dan saya perintahkan untuk melaksanakan evakuasi bertahap tersebut,” katanya.

Menlu menambahkan bahwa situasi masih sangat dinamis dan pemerintah akan terus memantau perkembangan secara saksama.

“Tadi juga disampaikan oleh Bapak Presiden bahwa apapun yang akan terjadi, kita harus siap untuk menghadapi segala kemungkinan,” lanjutnya.

Baca Juga :  Kemendikdasmen dan Pemerintah Prancis Sinergikan Pendidikan Vokasi Melalui Program Pelatihan Kuliner Gastronomi

Indonesia Siap Jadi Mediator

Dalam keterangannya, Sugiono juga menjelaskan bahwa dirinya telah berkomunikasi dengan Menteri Luar Negeri Iran guna membahas situasi terkini. Dalam percakapan tersebut, Iran menjelaskan posisinya, sementara Indonesia menegaskan sikap konsisten terhadap prinsip perdamaian dan penghormatan kedaulatan negara.

“Kita menyesalkan perundingan yang terjadi kemudian gagal yang berakibat pada terjadinya eskalasi. Kita juga menekankan prinsip penghormatan terhadap integritas wilayah dan kedaulatan satu negara, serta pentingnya kembali ke meja perundingan,” ujarnya.

Indonesia, lanjut Sugiono, juga menyampaikan kesiapan untuk berperan sebagai mediator guna membantu meredakan ketegangan di kawasan.

“Yang pasti kami menyampaikan lagi keinginan dari Bapak Presiden untuk menjadi mediator dalam upaya mendinginkan dan menurunkan eskalasi di wilayah tersebut,” tutup Menlu.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik
Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:43 WIB

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Berita Terbaru