Waspada dan Kenali Ciri-ciri Terkena Cacar Monyet

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 6 September 2024 - 10:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

CIMAHI.- Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Cimahi Mulyati menyebutkan, tingginya mobilitas warga yang bepergian ke berbagai daerah dan luar negeri meningkatkan potensi atau kemungkinan penyebaran cacar monyet atau Mpox ke Kota Cimahi.

“Meskipun belum ada kasus yang terdeteksi di Kota Cimahi, pihak Dinas Kesehatan Kota Cimahi tetap mengimbau masyarakat untuk waspada,” kata Mulyati, Kamis (5/9/2024).

Meskipun belum ditemukan kasus positif di Kota Cimahi, kata dia, masyarakat perlu tahu gejala apa saja yang ditimbulkan jika terpapar Mpox. Jika terpapar Mpox, gejala awal yang timbul adalah demam disertai sakit kepala hebat serta nyeri otot, sakit punggung hingga lemas. 

“Tak hanya itu, selanjutnya akan ada pembengkakan pada kelenjar getah bening di leher, ketiak, atau selangkangan,” ucap dia.

Baca Juga :  Harmonisasi Rancangan Peraturan Menteri tentang Pedoman Pengawasan Penggunaan Bahasa Indonesia

Lalu, akan tumbuh ruam atau yang muncul sejak satu hingga tiga hari ketika demam. Ruam tersebut akan berbentuk bintik merah seperti cacar lalu akan berubah menjadi berlepuh dan terdapat isi cairan bening. Lepuhan tersebut nanti akan berisi nanah, dan kemudian mengeras. Setelah membentuk keropeng atau koreng maka akan rontok dengan sendirinya.

Ruam yang terjadi biasanya akan muncul di wajah, telapak tangan, dan telapak kaki. Namun, ruam juga dapat muncul di mulut, mata, hingga alat kelamin. Gejala-gejala tersebut umumnya akan berlangsung selama dua hingga empat minggu. 

Baca Juga :  Telkom Regional Jabar Siap Kolaborasi Sukseskan Taman Asuh Sayang Anak (Tamasya) dan Genting

“Jika terinfeksi Mpox, beberapa orang dengan kondisi khusus dapat menyebabkan komplikasi medis hingga kematian.

Jika sudah mengalami gejala-gejala tersebut, segera kunjungi puskesmas atau fasilitas layanan kesehatan terdekat. Lalu, laporkan kontak erat agar dapat dilakukan tracing dengan mudah untuk pengecekan selanjutnya. Sehingga, tidak terjadi penularan yang meluas di Kota Cimahi,” imbuh dia.

Mulyati menyarankan kepada seluruh lapisan masyarakat untuk rutin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir, serta menggunakan masker di tempat umum sebagai langkah efektif dalam pencegahan. 

“Dalam mewaspadai wabah ini saya menghimbau kepada warga masyarakat untuk dapat menerapkanĀ  pola hidup bersih dan sehat,” imbuh dia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau
Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026
Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun
Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan
DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat
Janji Mentan Amran ke Petani Karawang Direalisasikan dalam Hitungan Jam
KPK Periksa Pejabat Bappenda dan BKPSDM Kabupaten Bogor Terkait Dugaan Korupsi
21 Wilayah Jawa Barat Berpotensi Kekeringan 1-10 September 2026, 18 Daerah Status Awas

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 16:30 WIB

KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau

Selasa, 1 September 2026 - 16:25 WIB

Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026

Selasa, 1 September 2026 - 15:21 WIB

Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun

Selasa, 1 September 2026 - 15:16 WIB

Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan

Selasa, 1 September 2026 - 14:24 WIB

DPR Minta Kuota LPG 3 Kg 2027 Dievaluasi, Cegah Kelangkaan di Masyarakat

Berita Terbaru