Laporan Inflasi Juli 2024, BPS Kota Bandung: Indeks Kemiskinan Parah Menurun

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 2 Agustus 2024 - 07:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bandung merilis Perkembangan Indeks Harga Konsumen Kota Bandung Mei 2024. Hasilnya, pada Juli 2024, terjadi inflasi m-to-m sebesar 0,01%, inflasi year on year (y-on-y) sebesar 1,94% dan inflasi year to date (y-to-d) sebesar 1,09%.

Dalam laporan tersebut, tercatat penyumbang utama inflasi Juli 2024 secara month to mont (m-to-m) adalah kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya, dengan andil 0,06 persen.

Lalu, penyumbang utama inflasi Juli 2024 secara y-o-y, antara lain:
– Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau, dengan andil 1,10 persen. Komoditas penyumbang utama pada kelompok ini adalah cabai rawit.
– Kelompok Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya dengan andil 0,36 persen. penyumbang utama pada kelompok ini adalah emas perhiasan.
– Kelompok Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran dengan andil 0,20 persen. Komoditas penyumbang utama pada kelompok ini adalah ketupat/lontong sayur.

Baca Juga :  JABAR SIAP KEMBANGKAN INOVASI GENTING BERSAMA PT. POS

Selanjutnya, dalam laporan tersebut juga dilaporkan mengenai Indikator Kemiskinan di Kota Bandung. Adapun persentase penduduk miskin Maret 2024 tercatat sebesar 3,87 persen. Jumlah ini turun 0,09 persen poin terhadap Maret 2023. Sedangkan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) dilaporkan turun dari 0,15 pada Maret 2023 menjadi 0,14 pada Maret 2024.

Baca Juga :  Pemkot Bandung Siapkan Masa Transisi, Sinkronisasi Program Prioritas dengan Visi Pemimpin Baru

Laporan tersebut juga memuat Indikator Pariwisata Kota Bandung. Dilaporkan Tingkat Penghunian Kamar (TPK) hotel berbintang di Kota Bandung pada Juni 2024 sebesar 64,77%.

Lebih lanjut, dilaporkan rata-rata tamu menginap di Hotel Bintang menurun pada Juni 2024 dibanding Juni 2023, baik tamu asing maupun Indonesia. Namun, penurunan tersebut tidak terjadi pada Hotel Bintang Satu.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay
Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026
Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan
Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital
Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil
Ancaman PHK 4000 Buruh di PT Feng Tay
Kemendikdasmen Ingatkan Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental di Era Digitalisasi Pendidikan
Indofarma Kembali Ekspor Produk Farmasi ke Afganistan, Perkuat Daya Saing Global

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:44 WIB

Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:28 WIB

Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:21 WIB

Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:51 WIB

Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital

Senin, 22 Juni 2026 - 12:22 WIB

Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil

Berita Terbaru