Dedi Mulyadi Buka Akses Sekolah Unggulan bagi Siswa Miskin, Target Cetak Kelas Menengah Baru di Jabar

- Jurnalis

Selasa, 28 April 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandung, 23 April 2026 — Pemerintah Provinsi Jawa Barat membuka akses bagi siswa dari keluarga tidak mampu untuk menempuh pendidikan di sekolah unggulan yang lulusannya terserap industri. Kebijakan ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas hidup sekaligus menciptakan kelas menengah baru di Jawa Barat.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, mengatakan akses tersebut diberikan melalui program beasiswa bagi 100 siswa. Ke depan, jumlah penerima ditargetkan meningkat hingga 800 orang.

“Kita ingin lahir kelas menengah baru dari Jawa Barat melalui sekolah-sekolah industri unggulan. Selama ini, masyarakat ekonomi menengah ke bawah jarang memiliki akses ke sekolah tersebut,” ujar Dedi usai menghadiri Forum Industri Jawa Barat di Bale Gede Pakuan, Bandung.

Baca Juga :  Demo Larang Study Tour Batal, Dedi Mulyadi: Semoga Wisata Meningkat Tanpa Jadikan Anak Sekolah Obyek

Menurutnya, pendidikan di sekolah unggulan berbasis industri membuka peluang besar bagi lulusan untuk langsung terserap dunia kerja. Bahkan, karier mereka berpotensi berkembang hingga level manajerial.

Langkah ini pun mendapat apresiasi dari Asosiasi Pengusaha Indonesia Jawa Barat. Ketua DPP APINDO Jabar, Ning Wahyu Astutik, menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) menjadi kebutuhan utama bagi keberlangsungan sektor industri.

“Program ini menciptakan SDM yang berkualifikasi melalui sekolah gratis bagi siswa berprestasi. Nantinya mereka menjadi talenta yang dibutuhkan dunia usaha,” katanya.

Baca Juga :  Wakil Wali Kota Bandung dan Ketua NasDem Kota Bandung Resmi Jadi Tersangka Korupsi

Ia menambahkan, kalangan pengusaha mendukung penuh langkah pemerintah dalam memperkuat kualitas tenaga kerja, karena dinilai akan berdampak langsung pada daya saing industri di Jawa Barat.

Adapun Forum Industri Jawa Barat menjadi wadah strategis untuk memperkuat komunikasi dan kolaborasi antara pemerintah, pelaku usaha, serta pemangku kepentingan lainnya. Forum ini juga bertujuan mendorong investasi dan merumuskan solusi atas berbagai tantangan sektor industri.

Isu yang dibahas mencakup kemudahan berusaha, peningkatan kualitas tenaga kerja, penguatan rantai pasok lokal, hilirisasi industri, hingga penerapan industri hijau dan berkelanjutan.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemprov Jabar Tindak Truk ODOL di Jalan Cikembar–Jampang Tengah, Pelanggar Terancam Pidana
Pegadaian Gelar Tring Golden Run 2026, Donasi Rp1,25 Miliar untuk Atlet dan Kampanye Investasi Emas
Bio Farma Dukung Peran Strategis Badan POM RI sebagai WHO Listed Authority untuk Perkuat Daya Saing Vaksin Indonesia
Kronologi KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, 14 Tewas dan 84 Luka
PJJ Pendidikan Menengah Diluncurkan, Kemendikdasmen Targetkan Tekan Angka Anak Tidak Sekolah
PJJ Pendidikan Menengah Diluncurkan, Kemendikdasmen Targetkan 3.500 Anak Tidak Sekolah Kembali Belajar
Puspa Swara Wanoja Sunda Wilayah IV Digelar di Garut, 14 Tim Tampil Lestarikan Budaya Sunda
Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Berita Terkait

Selasa, 28 April 2026 - 18:50 WIB

Pemprov Jabar Tindak Truk ODOL di Jalan Cikembar–Jampang Tengah, Pelanggar Terancam Pidana

Selasa, 28 April 2026 - 18:19 WIB

Dedi Mulyadi Buka Akses Sekolah Unggulan bagi Siswa Miskin, Target Cetak Kelas Menengah Baru di Jabar

Selasa, 28 April 2026 - 17:53 WIB

Pegadaian Gelar Tring Golden Run 2026, Donasi Rp1,25 Miliar untuk Atlet dan Kampanye Investasi Emas

Selasa, 28 April 2026 - 17:47 WIB

Bio Farma Dukung Peran Strategis Badan POM RI sebagai WHO Listed Authority untuk Perkuat Daya Saing Vaksin Indonesia

Selasa, 28 April 2026 - 12:51 WIB

Kronologi KA Argo Bromo Anggrek Tabrak KRL di Bekasi Timur, 14 Tewas dan 84 Luka

Berita Terbaru