PJJ Pendidikan Menengah Diluncurkan, Kemendikdasmen Targetkan Tekan Angka Anak Tidak Sekolah

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 April 2026 - 16:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabupaten Tangerang, 25 April 2026 — Peluncuran program Pendidikan Jarak Jauh (PJJ) jenjang pendidikan menengah membawa harapan baru dalam menekan angka anak tidak sekolah (ATS) di Indonesia. Program ini dinilai mampu memperluas akses pendidikan, khususnya bagi anak-anak yang terkendala faktor geografis dan ekonomi.

Kepala Tata Usaha Sekolah Indonesia Kota Kinabalu (SIKK), Sukma Sabdani, menyebutkan bahwa PJJ telah memberikan dampak signifikan bagi anak-anak Indonesia di Sabah, Malaysia.

“Dari sekitar 1.700 lulusan SMP setiap tahun, PJJ mampu menampung lebih dari separuh murid yang sebelumnya tidak terakomodasi dalam pendidikan formal. Ini menjadi solusi efektif, terutama bagi anak-anak di wilayah terpencil,” ujarnya.

Menurutnya, fleksibilitas PJJ memungkinkan murid tetap belajar sambil membantu orang tua, termasuk di kawasan perkebunan yang jauh dari pusat pendidikan.

Baca Juga :  Peringati Hari Pangan Sedunia, Kota Bandung Gelar Gerakan Pangan Murah

Hal senada disampaikan Kepala SMAN 1 Ternate, Sabaria Umahuk. Ia menegaskan kesiapan sekolahnya sebagai sekolah induk dalam pelaksanaan PJJ yang akan berkolaborasi dengan sejumlah sekolah mitra di Maluku Utara.

“Program ini menjadi peluang besar untuk menjangkau anak-anak yang belum mendapatkan akses pendidikan. Dengan dukungan pemerintah daerah, kami optimistis layanan pendidikan dapat lebih merata,” katanya.

Sementara itu, Kepala SMAN 2 Padalarang, Kicky Eceu Wardani, menyatakan bahwa pihaknya siap mendukung implementasi PJJ. Pengalaman menyelenggarakan SMA Terbuka menjadi modal penting dalam menjalankan program tersebut.

“PJJ sangat membantu murid yang tidak bisa mengikuti pembelajaran tatap muka. Fokusnya juga pada anak-anak yang sempat putus sekolah agar bisa kembali melanjutkan pendidikan,” ujarnya.

Menanggapi hal tersebut, Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah, Abdul Mu’ti, menekankan pentingnya integrasi PJJ dengan konsep pembelajaran mendalam.

Baca Juga :  DP3AKB Jawa Barat Tingkatkan Kompetensi Fasilitator, Gelar Capacity Building Forum Anak Daerah 2025

“Peran sekolah induk dan mitra tidak hanya menekan angka ATS, tetapi juga membentuk karakter serta mengembangkan kompetensi murid secara utuh,” ungkapnya.

Pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah terus mendorong perluasan akses pendidikan melalui PJJ. Program ini ditujukan bagi anak usia 16–18 tahun yang putus sekolah agar tetap mendapatkan layanan pendidikan formal yang berkualitas, inklusif, dan berkeadilan.

Dalam implementasinya, pembelajaran PJJ didukung oleh platform digital Rumah Pendidikan yang memungkinkan guru dan murid mengakses materi secara fleksibel kapan saja dan di mana saja.

Program ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam mewujudkan pendidikan bermutu untuk semua serta menekan angka anak tidak sekolah di berbagai daerah.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bio Farma Raih Silver Award UB Halal Metric Awards 2026 untuk Penguatan Ekosistem Halal
Momentum Hardiknas 2026, Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan Beasiswa Gold Generation untuk Siswa SMK
Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banten Jadi Gerakan Bersama Lindungi Murid dari Kekerasan
Sempat Viral Pamit Tinggalkan Sekolah, Ikhsan Kini Bisa Kembali Belajar Berkat PIP 2026
Guru Non-ASN Tetap Bisa Mengajar, SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Jadi Payung Hukum Daerah
PIP 2026 Dorong Semangat Belajar Murid SLB Cicendo Bandung, Pengawasan Diperkuat Agar Tepat Sasaran
Pegadaian Raih Top CX Brand Award 2026, Bukti Layanan Contact Center Unggul dan Humanis
Kemendikdasmen Percepat Pembentukan Pokja BSAN di Jawa Timur untuk Wujudkan Sekolah Aman dan Nyaman

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 13:05 WIB

Bio Farma Raih Silver Award UB Halal Metric Awards 2026 untuk Penguatan Ekosistem Halal

Senin, 11 Mei 2026 - 16:17 WIB

Momentum Hardiknas 2026, Pegadaian Kanwil X Jabar Salurkan Beasiswa Gold Generation untuk Siswa SMK

Senin, 11 Mei 2026 - 10:50 WIB

Budaya Sekolah Aman dan Nyaman di Banten Jadi Gerakan Bersama Lindungi Murid dari Kekerasan

Minggu, 10 Mei 2026 - 14:16 WIB

Sempat Viral Pamit Tinggalkan Sekolah, Ikhsan Kini Bisa Kembali Belajar Berkat PIP 2026

Minggu, 10 Mei 2026 - 05:54 WIB

Guru Non-ASN Tetap Bisa Mengajar, SE Mendikdasmen Nomor 7 Tahun 2026 Jadi Payung Hukum Daerah

Berita Terbaru