Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Minggu, 26 Juli 2026 - 06:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Shanghai, Tiongkok – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan murid Indonesia di tingkat internasional. Delegasi Indonesia berhasil membawa pulang empat medali perunggu dan satu Honorable Mention pada ajang 67th International Mathematical Olympiad (IMO) 2026 yang berlangsung di Shanghai, Tiongkok, pada 10–21 Juli 2026.

Capaian tersebut semakin memperkuat rekam jejak pembinaan talenta matematika yang terus dilakukan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) melalui Pusat Prestasi Nasional (Puspresnas) dalam berbagai kompetisi internasional.

Kepala Puspresnas Kemendikdasmen, Maria Veronica Irene Herdjiono, menyampaikan apresiasi kepada seluruh anggota tim Indonesia yang telah menunjukkan kemampuan terbaik, semangat juang, dan integritas selama mengikuti kompetisi.

“Selamat kepada seluruh delegasi Indonesia yang telah mengharumkan nama bangsa pada ajang International Mathematical Olympiad 2026. Setiap capaian yang diraih merupakan buah dari kerja keras para murid, dedikasi para pembina, dukungan sekolah, orang tua, dan seluruh pihak yang telah membersamai proses pembinaan talenta secara berkelanjutan,” ujar Irene, Sabtu (25/7).

Empat Peraih Medali Perunggu

Empat medali perunggu Indonesia diraih oleh:

  • Jayden Jurianto – SMAK 1 Penabur Jakarta
  • Steven Abiel Cahyono – SMA Katolik St. Louis 1 Surabaya, Jawa Timur
  • Danica Odelia – SMAK Penabur Gading Serpong, Banten
  • Yusril Ihsan Adinatanegara – SMA Negeri 1 Glagah, Banyuwangi, Jawa Timur
Baca Juga :  PUI TVET-RC UPI GELAR SEMINAR NASIONAL PENDIDIKAN VOKASI DAN PAMERAN PUSAT KEUNGGULAN

Sementara itu, penghargaan Honorable Mention berhasil diraih oleh Matthew Ravanelli Tjiptono dari SMAK Penabur Banda, Jawa Barat.

Melalui Seleksi dan Pembinaan Intensif

Sebelum tampil di IMO 2026, seluruh peserta telah melalui proses seleksi berjenjang melalui Olimpiade Sains Nasional (OSN). Mereka kemudian mengikuti program pembinaan intensif yang diselenggarakan Puspresnas untuk memperkuat penguasaan materi, strategi penyelesaian soal, serta kesiapan mental menghadapi kompetisi tingkat dunia.

Koordinator Pembina IMO 2026 dari Institut Teknologi Bandung (ITB), Aleams Barra, mengungkapkan bahwa soal-soal pada IMO tahun ini memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi.

“Tahun ini soal yang diberikan cukup sulit dan menantang. Puji syukur anak-anak bisa mendapatkan empat medali. Kami belajar dari pengalaman tahun ini untuk memperbaiki agar tahun depan bisa lebih baik lagi,” ujarnya.

Pengalaman Para Peraih Medali

Peraih medali perunggu, Jayden Jurianto, mengaku bangga kembali dipercaya mewakili Indonesia di ajang internasional. Sebelumnya, ia juga berhasil meraih medali perunggu pada International Olympiad in Artificial Intelligence (IOAI).

“Bangga bisa berkesempatan mewakili Indonesia kembali ke ajang internasional. Untuk IMO, tes dilakukan selama dua hari berturut-turut dan setiap hari terdapat tiga soal,” kata Jayden.

Hal senada disampaikan Danica Odelia, yang mengaku bersyukur atas dukungan Kemendikdasmen dan Puspresnas selama proses pembinaan.

“Tes berlangsung kondusif dan lancar. Terima kasih kepada Kemendikdasmen dan Puspresnas yang sudah memfasilitasi kami untuk berprestasi hingga ke tingkat internasional,” ujarnya.

Sementara itu, Yusril Ihsan Adinatanegara mengaku sempat khawatir tidak memperoleh medali.

“Saya sempat khawatir tidak memperoleh medali, tetapi puji syukur akhirnya bisa meraih medali perunggu di IMO 2026,” ungkapnya.

Kompetisi Matematika Paling Bergengsi

International Mathematical Olympiad (IMO) merupakan kompetisi matematika paling bergengsi bagi murid jenjang pendidikan menengah di dunia. Pada penyelenggaraan ke-67 tahun ini, ajang tersebut diikuti 685 peserta dari 119 negara yang bersaing menyelesaikan enam soal matematika tingkat lanjut selama dua hari.

Baca Juga :  Mahfud MD: Rugi Kalau Dadan Dihukum Potong Tangan, Kalau Perlu Hukum Mati

Keberhasilan Indonesia meraih empat medali perunggu dan satu Honorable Mention menunjukkan konsistensi pembinaan talenta muda di bidang matematika. Kemendikdasmen berharap prestasi ini menjadi motivasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berprestasi di tingkat internasional sekaligus memperkuat kontribusi bangsa dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid di Sumedang
KPK OTT Pejabat ATR/BPN, Delapan Orang Jadi Tersangka Kasus HGB Bogor
Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel, Defisit di Bawah 3 Persen
Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara
Hari Santri 2026 Genap 10 Tahun, Kemenag Siapkan Beragam Kegiatan
Kemenag Tegaskan Biaya Nikah di Luar KUA Rp600 Ribu, Warga Diminta Waspadai Penipuan
Mentan Amran Dorong Mahasiswa Unismuh Bangun Usaha Pertanian, Lahan Produktif Siap Didukung
Komite III DPD RI Soroti DTSEN, Jangan Sampai Salah Data Bikin Warga Miskin Kehilangan Bantuan

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 14:32 WIB

Pegadaian Salurkan Bantuan Rp20 Juta untuk Renovasi Masjid di Sumedang

Rabu, 16 September 2026 - 08:37 WIB

KPK OTT Pejabat ATR/BPN, Delapan Orang Jadi Tersangka Kasus HGB Bogor

Selasa, 15 September 2026 - 10:42 WIB

Suahasil Nazara Tegaskan APBN Harus Sehat dan Kredibel, Defisit di Bawah 3 Persen

Selasa, 15 September 2026 - 10:36 WIB

Prabowo Lantik Suahasil Nazara sebagai Menteri Keuangan di Istana Negara

Selasa, 15 September 2026 - 07:22 WIB

Hari Santri 2026 Genap 10 Tahun, Kemenag Siapkan Beragam Kegiatan

Berita Terbaru