Kemendikdasmen Perkuat Pembelajaran Mendalam 2026, 52 Ribu Kepala Sekolah Sudah Dilatih

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 14:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Depok, Jawa Barat, 11 Februari 2026 – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menegaskan komitmennya untuk melanjutkan sekaligus memperkuat berbagai program prioritas pendidikan pada tahun 2026. Agenda transformasi pendidikan kali ini tidak hanya berorientasi pada capaian angka, tetapi lebih jauh menghadirkan proses belajar yang bermakna dan berdampak nyata bagi setiap anak bangsa.

Penegasan tersebut disampaikan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), Abdul Mu’ti, saat membuka Konsolidasi Nasional (Konsolnas) Pendidikan Dasar dan Menengah 2026. Dalam arahannya, Mendikdasmen menegaskan bahwa revitalisasi satuan pendidikan, digitalisasi pembelajaran, serta peningkatan kualitas dan kesejahteraan guru tetap menjadi pilar utama transformasi pendidikan nasional.

Menurutnya, capaian pada tahun-tahun sebelumnya menjadi fondasi penting untuk melakukan akselerasi program di 2026. Salah satu terobosan yang terus diperluas adalah pendekatan Pembelajaran Mendalam (Deep Learning).

Sepanjang tahun 2025, lebih dari 52 ribu kepala sekolah telah mengikuti pelatihan kepemimpinan pembelajaran, disertai 186 ribu pendidik dan tenaga kependidikan yang menuntaskan pelatihan serupa. Implementasi metode ini akan terus diperluas sebagai strategi memperkuat kualitas proses belajar mengajar di seluruh Indonesia.

“Inisiatif pembelajaran mendalam kami lakukan agar proses belajar menjadi lebih bermakna, berkesadaran, dan menggembirakan melalui olah pikir, olah hati, olah rasa, dan olah raga secara holistik dan terpadu,” tegas Menteri Mu’ti.

Kemendikdasmen meyakini bahwa kunci menuju Generasi Indonesia Emas 2045 terletak pada kualitas guru serta sistem pembelajaran yang mampu membentuk karakter, nalar kritis, kreativitas, dan daya saing global.

Baca Juga :  Transaksi di Merchant dengan DIGI, DigiCash dan QRIS bank bjb Bisa Dapat Diskon Menarik

Mengubah Stigma, Memanusiakan Murid

Di lapangan, implementasi Pembelajaran Mendalam mulai menunjukkan perubahan signifikan. Angga Dwi Pratama, guru matematika SMP Islam Al-Azhar Kelapa Gading, Surabaya, mengungkapkan bahwa metode ini mampu mengubah stigma murid terhadap mata pelajaran yang selama ini dianggap sulit.

Menurutnya, pendekatan ini mendorong guru memantik rasa ingin tahu murid melalui isu-isu aktual sebagai pintu masuk memahami konsep pelajaran.

“Dulu anak-anak kalau dengar jam matematika sudah mengeluh. Sekarang before-after-nya terasa sekali. Mereka lebih antusias karena penasaran hari ini kita bahas isu apa lagi. Belajar bukan sekadar tahu, tetapi mencari solusi. Itu yang membuat mereka berkesadaran untuk belajar,” jelas Angga.

Ia menambahkan, guru dituntut tidak hanya menguasai materi teknis, tetapi juga rajin berliterasi serta peka terhadap fenomena yang relevan dengan generasi Z dan Alpha agar pembelajaran tetap kontekstual dan hidup.

Hal senada disampaikan Eko Wahyudi, Kepala Seksi Penyelenggaraan Pendidikan SD Dinas Pendidikan Kabupaten Tuban, Jawa Timur. Ia menilai Pembelajaran Mendalam yang mulai efektif diterapkan pada semester 2025/2026 memberi napas baru dalam proses belajar.

“Metode ini sangat cocok karena lebih memanusiakan murid. Tantangannya memang ada pada pendampingan guru, tetapi kami optimistis murid akan lebih memahami konsep secara mendalam dan semangat berkolaborasi,” ujarnya.

Tantangan Adaptasi dan Komitmen Daerah

Di Kabupaten Bangka Selatan, Kepulauan Bangka Belitung, sebanyak 140 guru dan kepala sekolah telah mengikuti pelatihan intensif Pembelajaran Mendalam. Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan setempat, Cik Aden, mengungkapkan antusiasme tinggi dari para pendidik.

Baca Juga :  Peringatan Hari Veteran Nasional Pemuda Panca Marga Pimpinan Cabang Kota Bandung Bersama LVRI Jawa Barat

“Banyak guru merasa tercerahkan dan berkomitmen penuh. Memang ada kekhawatiran terkait standar penerapan di kelas, tetapi kami terus mendorong pengimbasan agar semangat ini menular ke sekolah lain,” tuturnya.

Ia berharap metode ini mampu membentuk murid yang berpikir kritis, inovatif, mandiri, dan reflektif.

Dukungan juga datang dari wilayah timur Indonesia. Jantje, Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, menilai pendekatan ini memberi ruang kreativitas bagi guru dalam mendesain pembelajaran sesuai karakter dan latar belakang murid.

“Konsep ini sangat menyenangkan karena diterapkan sesuai tingkat kemampuan murid. Guru bisa lebih kreatif menyesuaikan kondisi di kelas,” ungkapnya.

Ia berharap sinergi pemerintah pusat dan daerah terus diperkuat, termasuk dalam penyediaan sumber daya pendukung seperti buku teks dan nonteks yang relevan. Bahkan, ia mengusulkan pembentukan “Duta Pembelajaran Mendalam” di kalangan murid untuk memperluas semangat transformasi secara sebaya.

Melalui sinergi antara visi pemerintah pusat dan dedikasi para guru di daerah, Kemendikdasmen optimistis Pembelajaran Mendalam akan menjadi roh baru pendidikan nasional—sebuah sistem yang tidak hanya mengejar nilai akademik, tetapi membentuk manusia Indonesia yang utuh, berkarakter, dan siap bersaing di tingkat global.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Prabowo: Strategi Transformasi Bangsa Fokus Angkat Jutaan Rakyat dari Kemiskinan
PT Pos Indonesia Gagal Bayar Bunga Sukuk Ijarah Rp11,65 Miliar
Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG karena Tak Penuhi SLHS
Harga Emas Naik, Kemendag Tetapkan HPE US$142.154 per Kilogram
KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau
Benih Kerapu dan Bandeng Bali Makin Diminati, Ekspor Capai Rp6,41 Miliar hingga Agustus 2026
Sidak Sawah Karawang, Mentan Amran Targetkan Tanam 3 Kali Setahun
Mentan Amran Ubah Kebijakan, Buruh Tani Kini Bisa Dapat Bantuan Alsintan

Berita Terkait

Selasa, 1 September 2026 - 21:24 WIB

Prabowo: Strategi Transformasi Bangsa Fokus Angkat Jutaan Rakyat dari Kemiskinan

Selasa, 1 September 2026 - 21:01 WIB

PT Pos Indonesia Gagal Bayar Bunga Sukuk Ijarah Rp11,65 Miliar

Selasa, 1 September 2026 - 20:50 WIB

Pemerintah Tutup Permanen 455 SPPG karena Tak Penuhi SLHS

Selasa, 1 September 2026 - 20:23 WIB

Harga Emas Naik, Kemendag Tetapkan HPE US$142.154 per Kilogram

Selasa, 1 September 2026 - 16:30 WIB

KKP Kawal Pemulangan Awak KM El Malika, Hilang Kontak 13 Hari dan Ditemukan Selamat di Palau

Berita Terbaru