Survei Indikator: 79,9% Publik Puas Kinerja Presiden Prabowo, Mensesneg Tegaskan Fokus Program Rakyat

- Jurnalis

Rabu, 11 Februari 2026 - 11:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Survei Indikator Politik Indonesia yang dirilis pada Minggu (08/02/2026) mencatat sebanyak 79,9 persen responden menyatakan puas terhadap kinerja Presiden Prabowo Subianto.

Menanggapi hasil survei tersebut, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan bahwa pemerintah tidak menjadikan angka survei sebagai target utama, melainkan fokus pada percepatan program-program prioritas yang berdampak langsung bagi masyarakat.

“Bagi kami sesungguhnya bukan itu yang kita kejar, bukan hasil survei. Yang kita kejar adalah mempercepat program-program yang memang kita yakini itu bisa mengurangi beban-beban dan masalah-masalah yang ada di masyarakat kita,” ujar Mensesneg kepada wartawan, Senin (09/02/2026), di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Baca Juga :  Dorong Ekonomi Nasional, Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis

Prasetyo mengatakan, pemerintah saat ini tengah bekerja keras untuk mengatasi berbagai persoalan mendasar di tengah masyarakat, mulai dari pengentasan kemiskinan hingga peningkatan kualitas pendidikan dan layanan kesehatan.

“Jadi kita ingin bekerja sekeras-kerasnya untuk mencapai itu. Kalau kemudian itu diterima oleh masyarakat dalam bentuk hasil polling, itu kita serahkan kepada masyarakat, tapi kita tidak mengejar itu,” imbuhnya.

Meski tingkat kepuasan publik tergolong tinggi, Mensesneg mengakui pemerintah belum sepenuhnya puas terhadap capaian program-program yang sedang berjalan. Ia menekankan bahwa percepatan implementasi kebijakan tetap menjadi prioritas agar manfaatnya dapat segera dirasakan masyarakat secara merata.

“Masih banyak yang kita belum puas terhadap program-program yang kita inginkan cepat bisa dirasakan oleh seluruh masyarakat, cepat bisa mengurangi kesulitan-kesulitan masyarakat dan itu juga belum semuanya kan, takes time, masih butuh waktu,” ujarnya.

Baca Juga :  Prabowo dan Gibran Resmi Jadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia 2024-2029

Sebagai contoh, Prasetyo menyebut program renovasi sekolah yang tengah diakselerasi pemerintah. Program tersebut ditargetkan mampu meningkatkan kualitas pendidikan nasional, meskipun prosesnya membutuhkan waktu.

“Misalnya, bagaimana kita merenovasi seluruh sekolah kan, dari kurang lebih 300 ribu sekolah di seluruh wilayah tanah air kita kan mungkin baru bisa kita selesaikan dalam 2–3 tahun itu,” tandasnya.

Pemerintah memastikan akan terus menggenjot pelaksanaan program prioritas agar dampaknya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat luas.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026
Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis
BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan
Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI
Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu
Pegadaian Raup Laba Rp4,38 Triliun hingga April 2026, Tumbuh 87,2 Persen
Bio Farma Perkuat Diplomasi Kesehatan dan Peluang Kerja Sama dengan Amerika Latin dan Karibia
Kemendikdasmen dan Dekranas Luncurkan PKW 2026, Target Cetak 8.730 Wirausaha Muda

Berita Terkait

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:19 WIB

Kementan Perkuat Teknologi Pertanian Adaptif Hadapi Musim Kemarau 2026

Rabu, 27 Mei 2026 - 19:01 WIB

Ribuan SPPG Dihentikan Sementara, BGN Perketat Standar Program Makan Bergizi Gratis

Rabu, 27 Mei 2026 - 07:20 WIB

BGN Luncurkan Aplikasi Reviu MBG, Perkuat Pengawasan Kualitas Makan Bergizi Gratis dari Lapangan

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:35 WIB

Festival Tunas Bahasa Ibu Nasional 2026: Kemendikdasmen Dorong Bahasa Daerah Hidup di Sekolah dan Era AI

Sabtu, 23 Mei 2026 - 19:46 WIB

Blackout Sumatera 2026: PLN Minta Maaf, Gangguan Transmisi dan Cuaca Ekstrem Jadi Pemicu

Berita Terbaru