Kecelakaan Bus Cahaya Trans di Tol Krapyak Semarang, 16 Penumpang Tewas Teridentifikasi

- Jurnalis

Senin, 22 Desember 2025 - 17:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SEMARANG – Tim identifikasi gabungan Polri dan pihak rumah sakit berhasil mengungkap identitas 16 korban meninggal dunia dalam kecelakaan bus Cahaya Trans bernomor polisi B 7201 IV di Simpang Susun Exit Tol Krapyak, Kota Semarang, Jawa Tengah.

Kecelakaan tragis tersebut terjadi pada Senin dini hari, 22 Desember 2025, saat bus melaju dari Jakarta menuju Yogyakarta. Insiden ini menjadi salah satu kecelakaan lalu lintas paling fatal di Jawa Tengah sepanjang tahun 2025.

Dikutip dari Media Indonesia, hasil penyelidikan sementara menyebutkan bahwa bus dikemudikan oleh Gilang Ihsan Faruq (22), warga Komplek PJKA, Kelurahan Tarok Dipo, Kecamatan Guguak Panjang, Kota Bukittinggi, Sumatra Barat. Polisi memastikan Gilang berstatus sebagai sopir cadangan.

Selain korban meninggal dunia, 18 penumpang lainnya mengalami luka-luka dan saat ini masih menjalani perawatan intensif di sejumlah rumah sakit di Kota Semarang.

Baca Juga :  LKS Diksus Tingkat Nasional 2025: Komitmen Kemendikdasmen Dukung Murid Berkebutuhan Khusus Menjadi SDM Unggul

Kapolda Jawa Tengah Irjen Ribut Hari Wibowo menyampaikan bahwa pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan mendalam untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada kecelakaan tunggal (single accident).

“Proses penyelidikan masih berjalan. Kami akan mendalami seluruh aspek, termasuk kondisi kendaraan, faktor pengemudi, serta situasi di lokasi kejadian,” ujar Ribut.

Sementara itu, proses evakuasi bus Cahaya Trans yang terguling di lokasi kejadian berlangsung sejak Senin dini hari. Aparat kepolisian, petugas pemadam kebakaran, serta tim medis diterjunkan untuk mengevakuasi korban dan mengamankan lokasi.

Polda Jawa Tengah bersama Pemerintah Provinsi Jawa Tengah dan pihak rumah sakit juga membuka posko informasi guna memudahkan keluarga korban memperoleh data serta perkembangan terbaru terkait penanganan korban dan proses pemulangan jenazah.

Baca Juga :  Menteri PPPA dan DP3AKB Jabar Takziyah, Ajak Perkuat Ketahanan Keluarga

Daftar Korban Meninggal Dunia yang Telah Teridentifikasi

RSUP Dr. Kariadi Semarang (15 orang):

  1. Sadimin (57), Klaten
  2. Srihono (53), Klaten
  3. Listiana (44), Klaten
  4. Sugimo (62), Boyolali
  5. Haryadin (43), Jakarta Timur
  6. Mutiara Citra Dwi Purwita (19), Sleman
  7. Saguh (62), Bogor
  8. Wahyu Eko Utomo (26), Boyolali
  9. Ngatiyem (48), Boyolali
  10. Erna Peny Hartari (53), Bogor
  11. Yanto (47), Klaten
  12. Anis Munandar (36), Boyolali
  13. Noviani (31), Bogor
  14. Anih (56), Bogor
  15. Dwi Rahayu (47), Tangerang Selatan

RSUD Tugurejo Semarang (1 orang):
16. Endah (48), Sleman (meninggal dunia dalam perjalanan menuju rumah sakit)

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru