BBPPMPV BMTI Luncurkan Green Office dan Green Culture, Dorong Pendidikan Vokasi Berkelanjutan

Avatar photo

- Jurnalis

Jumat, 5 Juni 2026 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Cimahi, KlopakIndonesia.com – Balai Besar Pengembangan Penjaminan Mutu Pendidikan Vokasi Bidang Mesin dan Teknik Industri (BBPPMPV BMTI) resmi meluncurkan Program Green Office dan Green Culture sebagai upaya membangun budaya kerja ramah lingkungan sekaligus mendukung pendidikan vokasi yang berkelanjutan.

Program yang diluncurkan di Kota Cimahi, Jawa Barat, Kamis (4/6/2026) tersebut menjadi bagian dari implementasi Surat Edaran Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 15 Tahun 2026 tentang Penerapan Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI) yang digagas Presiden Prabowo Subianto.

Peluncuran program dilakukan langsung oleh Direktur Jenderal Pendidikan Menengah dan Pendidikan Khusus (Dirjen Dikmen Diksus) Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin.

Dalam kesempatan tersebut, BBPPMPV BMTI juga memamerkan sejumlah inovasi berbasis energi terbarukan dan pengelolaan lingkungan yang telah diterapkan di lingkungan kerja mereka. Inovasi tersebut meliputi pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS), Pembangkit Listrik Tenaga Bayu (PLTB), serta konstruksi Pembangkit Listrik Tenaga Mikro Hidro (PLTMH) yang dimanfaatkan untuk membantu memenuhi kebutuhan energi operasional.

Selain itu, BBPPMPV BMTI juga mengembangkan sistem pengelolaan limbah terpadu melalui Tempat Pengolahan Sampah Sementara (TPSS) dengan pemilahan tiga fraksi serta pengoperasian mesin pirolisis yang mampu mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar alternatif.

Upaya konservasi air juga dilakukan melalui pembangunan 20 unit sumur resapan dan biopori yang berfungsi menjaga ketahanan hidrologi kawasan BBPPMPV BMTI yang memiliki luas lebih dari 130 ribu meter persegi.

Baca Juga :  Jumlah Calon Peserta TKA Terus Meningkat, Bukti Tingginya Partisipasi Sekolah dan Murid

Dirjen Dikmen Diksus Kemendikdasmen, Tatang Muttaqin, mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dikembangkan BBPPMPV BMTI. Menurutnya, isu lingkungan menjadi tantangan global yang harus mendapat perhatian serius dari seluruh elemen masyarakat, termasuk institusi pendidikan.

“Hari ini salah satu isu yang paling banyak dibahas adalah isu lingkungan. Kita harus menjaga lingkungan karena pemanasan global berdampak sangat besar bagi kehidupan manusia,” ujar Tatang.

Ia menegaskan bahwa perubahan besar dapat dimulai dari langkah-langkah sederhana yang dilakukan secara konsisten dalam kehidupan sehari-hari. Pendidikan vokasi, lanjutnya, tidak hanya bertugas mencetak lulusan yang siap bekerja, tetapi juga membangun kesadaran lingkungan yang kuat.

“Pendidikan tidak cukup mencetak lulusan yang terampil bekerja saja, tetapi harus mampu melahirkan manusia dengan kesadaran bahwa lingkungan itu penting untuk dijaga bersama,” katanya.

Sementara itu, Kepala BBPPMPV BMTI, Baharudin, menjelaskan bahwa Program Green Office dan Green Culture dibangun berdasarkan lima pilar utama yang saling terintegrasi, yaitu konservasi energi, pengelolaan limbah, konservasi air, kesehatan dan budaya kerja, serta pengembangan ruang terbuka hijau.

Menurutnya, program tersebut dirancang sebagai living laboratory atau laboratorium hidup yang dapat menjadi sarana pembelajaran nyata bagi dunia pendidikan vokasi.

“Ini adalah bagian dari upaya kami untuk mengembangkan ekosistem pembelajaran berbasis living laboratory guna mendukung pendidikan vokasi yang berkelanjutan,” ujar Baharudin.

Ia berharap konsep tersebut dapat direplikasi oleh sekolah-sekolah menengah kejuruan (SMK) di berbagai daerah sehingga mampu memperkuat budaya ramah lingkungan dalam ekosistem pendidikan vokasi nasional.

Baca Juga :  Fazar Mengawali Silaturahminya Dengan Berpesan Kepada 105 PKB Se-Kabupaten Cirebon Khususnya Terkait Pencatatan dan Pelaporan.

Kepala Bagian Tata Usaha BBPPMPV BMTI, Heri Sutanto, menambahkan bahwa berbagai inovasi yang dijalankan tidak hanya memberikan manfaat bagi lingkungan, tetapi juga berdampak pada efisiensi operasional lembaga.

Pemanfaatan energi terbarukan seperti PLTS, PLTB, dan PLTMH mampu mengurangi beban biaya listrik. Sementara penerapan biopori dan sistem pengelolaan limbah terpadu membantu menekan biaya pengelolaan sampah dan kebutuhan air bersih.

“Dengan inisiatif ini, optimalisasi layanan BBPPMPV BMTI tetap dapat berjalan dengan baik tanpa mengurangi kualitas pelayanan meskipun dengan anggaran yang terbatas,” jelas Heri.

Melalui Program Green Office dan Green Culture, BBPPMPV BMTI menunjukkan bahwa pendidikan vokasi tidak hanya berperan dalam menyiapkan tenaga kerja yang kompeten, tetapi juga menjadi motor penggerak pembangunan berkelanjutan yang peduli terhadap kelestarian lingkungan.

Fakta Singkat

  • Program Green Office dan Green Culture diluncurkan di BBPPMPV BMTI Cimahi.
  • Memiliki lima pilar utama: konservasi energi, pengelolaan limbah, konservasi air, kesehatan dan budaya kerja, serta ruang terbuka hijau.
  • Mengembangkan PLTS, PLTB, dan PLTMH sebagai sumber energi ramah lingkungan.
  • Memiliki mesin pirolisis yang mengubah limbah plastik menjadi bahan bakar alternatif.
  • Membangun 20 unit sumur resapan dan biopori untuk konservasi air.
  • Mendukung Gerakan Nasional Indonesia Aman, Sehat, Resik, dan Indah (ASRI).

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029
Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid
Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa
Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen
AMPETRA Soroti Sulitnya Izin Tambang Rakyat, Siap Dampingi Penambang hingga Kantongi Legalitas
Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga
Kemendukbangga/BKKBN dan Pemprov Jabar Perkuat Sinergi Perluas Sekolah Siaga Kependudukan
DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Berita Terkait

Senin, 20 Juli 2026 - 19:50 WIB

Kemendikdasmen Luncurkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Target Bangun 500 SNT hingga 2029

Senin, 20 Juli 2026 - 11:26 WIB

Bio Farma Luncurkan Bio-TCV, Perkuat Kedaulatan Vaksin Nasional dan Pencegahan Demam Tifoid

Senin, 20 Juli 2026 - 11:23 WIB

Sarasehan Jurnalis Peduli Keluarga Dorong Penguatan Peran Media sebagai Mitra Strategis Bangun Ketahanan Keluarga Menuju Jawa Barat Istimewa

Senin, 20 Juli 2026 - 09:12 WIB

Harga Kelapa Anjlok Drastis, Pendapatan Petani Pangandaran Turun Lebih dari 50 Persen

Jumat, 17 Juli 2026 - 11:14 WIB

Peran Keluarga Jadi Kunci Cegah Demensia, BKKBN Jabar Perkuat Pendampingan Lansia Berbasis Keluarga

Berita Terbaru