SINKONA INDONESIA LESTARI DUKUNG WELLNESS TOURISM NASIONAL LEWAT TEKNOLOGI AROMATERAPI DI INDONESIA TRAVEL FAIR 2026

Avatar photo

- Jurnalis

Rabu, 3 Juni 2026 - 18:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, KlopakIndonesia.com – PT Sinkona Indonesia Lestari, anak perusahaan PT Kimia Farma Tbk yang merupakan bagian dari Biofarma Group, memperkuat komitmennya dalam mendukung pengembangan ekosistem wisata kesehatan atau wellness tourism di Indonesia.

Melalui brand retail premiumnya, Selensia, perusahaan berhasil menghadirkan layanan scenting atau pengharum ruangan terintegrasi pada gelaran 21st Indonesia Travel Fair yang diselenggarakan bersamaan dengan 7th Indonesia Wellness & Health Tourism Expo 2026 di Jakarta Convention Centre (JCC), Jakarta, pada 29–31 Mei 2026.

Dalam kegiatan tersebut, Selensia dipercaya sebagai penyedia resmi layanan scenting di berbagai area strategis, mulai dari koridor utama, area pameran, hingga ruang diskusi. Penggunaan produk berbasis minyak atsiri murni tersebut menjadi bagian dari upaya menciptakan pengalaman yang lebih nyaman bagi para pengunjung selama mengikuti rangkaian kegiatan pameran.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Dorong Pentingnya Data dalam Kebijakan Pendidikan: "Dari Data ke Dampak

Direktur Utama PT Sinkona Indonesia Lestari, Wisnu Sucahyo, mengatakan keterlibatan perusahaan dalam ajang tersebut menjadi bukti bahwa produk atsiri lokal memiliki kualitas yang mampu bersaing dan memenuhi kebutuhan sektor wellness berstandar internasional.

“Sebagai bagian dari BUMN Farmasi di bawah Biofarma Group dan Kimia Farma, Sinkona berkomitmen menghadirkan inovasi hilirisasi produk alam yang berdampak langsung pada peningkatan standar pelayanan publik. Kehadiran layanan scenting terintegrasi Selensia di JCC menjadi pembuktian bahwa produk atsiri lokal memiliki standar kualitas tinggi yang siap memenuhi kebutuhan infrastruktur wellness skala internasional,” ujar Wisnu.

Menurutnya, pemanfaatan aroma tidak hanya berfungsi sebagai pelengkap suasana ruangan, tetapi juga menjadi bagian dari strategi pemasaran berbasis pengalaman atau experiential marketing yang semakin berkembang di industri pariwisata dan kesehatan.

Baca Juga :  Sebanyak 2 Juta Paket Bantuan Untuk Keluarga Resiko Stunting Telah Tersalurkan 100%

Selain menghadirkan layanan scenting, Sinkona Indonesia Lestari juga berpartisipasi dalam sesi diskusi bertajuk “Scenting & Experience: The Future of Wellness Spaces”. Dalam forum tersebut, perusahaan membahas potensi pemanfaatan aroma berbasis minyak atsiri untuk mendukung transformasi fasilitas layanan kesehatan, perhotelan, hingga pusat kebugaran modern.

Selama tiga hari penyelenggaraan pameran, stan interaktif Selensia juga menarik perhatian berbagai pelaku industri pariwisata dan kesehatan, baik dari dalam maupun luar negeri. Perusahaan mencatat tingginya minat terhadap produk dan layanan berbasis atsiri yang dikembangkan, sekaligus membuka peluang kerja sama bisnis yang lebih luas.

Melalui partisipasi dalam Indonesia Travel Fair 2026, PT Sinkona Indonesia Lestari berharap dapat terus mendorong penguatan industri atsiri nasional sekaligus mendukung pengembangan wellness tourism Indonesia yang semakin kompetitif di tingkat global.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen
Luvidi Pranawa Raih Medali Emas IOAI 2026, Berawal dari Prestasi OSN
Pelajar Jawa Barat Diajak All Out Tanpa Burnout, DP3AKB Tekankan Kesehatan Mental
Pemprov Jabar Revitalisasi 32 Hektare Kebun Karet Jalupang Subang
Lantik 41 Pejabat, Wali Kota Bandung Tekankan Integritas dan Prinsip 3P
Cegah Karhutla, Dedi Mulyadi Instruksikan Pendakian Gunung di Jabar Ditutup

Berita Terkait

Kamis, 3 September 2026 - 17:02 WIB

PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 11:08 WIB

PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah

Kamis, 3 September 2026 - 11:03 WIB

LDI 2026 Resmi Dibuka, 17.115 Murid Daftar Ajang Debat Nasional Kemendikdasmen

Kamis, 3 September 2026 - 10:45 WIB

Luvidi Pranawa Raih Medali Emas IOAI 2026, Berawal dari Prestasi OSN

Rabu, 2 September 2026 - 18:27 WIB

Pelajar Jawa Barat Diajak All Out Tanpa Burnout, DP3AKB Tekankan Kesehatan Mental

Berita Terbaru