Gubernur Jabar Resmikan Rekonstruksi Situs Gunung Padang, Tegaskan Tanggung Jawab Negara Lestarikan Sejarah

- Jurnalis

Rabu, 17 Desember 2025 - 17:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Jabar Resmikan Rekonstruksi Situs Gunung Padang, Tegaskan Tanggung Jawab Negara Lestarikan Sejarah (Foto:Portal Jabar)

Gubernur Jabar Resmikan Rekonstruksi Situs Gunung Padang, Tegaskan Tanggung Jawab Negara Lestarikan Sejarah (Foto:Portal Jabar)

Cianjur – Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi meresmikan dimulainya proses rekonstruksi Situs Gunung Padang yang berlokasi di Desa Karyamukti, Kecamatan Campaka, Kabupaten Cianjur, Senin (15/12/2025). Peresmian tersebut menandai komitmen serius Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat dalam melestarikan salah satu situs cagar budaya terpenting di Indonesia.

Gubernur yang akrab disapa KDM itu berharap proses rekonstruksi dapat berjalan dengan lancar dan aman. Ia menegaskan bahwa negara, khususnya pemerintah daerah, memiliki tanggung jawab penuh dalam menyediakan anggaran untuk menjaga dan merawat peninggalan sejarah.

“Negara bertanggung jawab penuh terhadap berbagai rekonstruksi peninggalan sejarah. Biaya harus tersedia, kalaupun tidak tersedia harus disediakan,” tegas KDM.

Menurutnya, rekonstruksi Situs Gunung Padang merupakan perwujudan nyata dari mimpi panjang pelestarian warisan budaya, bukan sekadar wacana yang terus berulang setiap kali terjadi pergantian kepemimpinan.

Baca Juga :  Generasi Kuat Masa Depan, Fondasinya adalah Penguatan Pendidikan Dasar

“Semoga hari ini bisa terwujud. Kita tidak lagi bicara mana kewenangan Kementerian Kebudayaan, mana kewenangan Pemerintah Provinsi, mana kewenangan Kabupaten. Seluruhnya adalah hak dan kewajiban kita untuk memelihara. Yang membedakan hanya nomenklatur pembiayaan saja,” jelasnya.

KDM menyatakan Pemda Provinsi Jawa Barat siap bersinergi dengan pemerintah pusat dan Pemerintah Kabupaten Cianjur dalam pelaksanaan rekonstruksi. Kolaborasi antara APBN, APBD Provinsi Jawa Barat, dan APBD Kabupaten Cianjur diyakini mampu mewujudkan pelestarian Situs Gunung Padang secara berkelanjutan.

“Saya ucapkan terima kasih, rekonstruksi Gunung Padang dikawitan atau dimulai,” imbuhnya.

Makna Filosofis Gunung Padang

Dalam kesempatan tersebut, KDM juga mengungkapkan makna filosofis di balik nama Gunung Padang. Menurutnya, situs tersebut merupakan bukti tingginya peradaban leluhur Nusantara yang membangun ruang untuk memahami dan memandang alam secara luas.

Baca Juga :  Jabar Raih Provinsi Terbaik Pemutakhiran Data Keluarga 2025

“Gunung itu artinya puncak tertinggi dari sebuah peradaban. Padang itu artinya alam yang luas,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Provinsi Jawa Barat, Iendra Sofyan, menegaskan dukungan penuh Pemprov Jabar terhadap rekonstruksi ini, terlebih setelah Gunung Padang ditetapkan sebagai Cagar Budaya Nasional.

“Kegiatan ini tentu akan menggali lebih dalam informasi sejarah yang dimiliki masyarakat zaman dulu,” kata Iendra.

Ia berharap rekonstruksi tidak hanya melahirkan pengetahuan dan temuan sejarah baru, tetapi juga mampu meningkatkan daya tarik pariwisata Jawa Barat.

“Ini juga bisa menjadi daya tarik wisata. Terlebih kita sudah didukung dengan akses kereta api melalui program West Java Traincation,” pungkasnya.

Rekonstruksi Situs Gunung Padang diharapkan menjadi tonggak penting dalam pelestarian warisan budaya nasional sekaligus penguatan identitas peradaban Nusantara di mata dunia.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay
Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026
Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan
Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital
Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil
Ancaman PHK 4000 Buruh di PT Feng Tay
Kemendikdasmen Ingatkan Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental di Era Digitalisasi Pendidikan
Indofarma Kembali Ekspor Produk Farmasi ke Afganistan, Perkuat Daya Saing Global

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 14:44 WIB

Tersangka Penganiayaan dan Penyekapan Sempat Kabur ke Tangerang, Ditangkap di Ciparay

Rabu, 24 Juni 2026 - 12:28 WIB

Sinkona Indonesia Lestari Catat Kinerja Positif 2025, Siap Ekspansi Global pada 2026

Selasa, 23 Juni 2026 - 17:21 WIB

Bahasa Indonesia Diutamakan, Bahasa Daerah Dilestarikan, Jawa Barat Perkuat Tata Kelola Kebahasaan

Senin, 22 Juni 2026 - 13:51 WIB

Indonesia, Brunei, dan Malaysia Perkuat Diplomasi Bahasa di Tengah Era Digital

Senin, 22 Juni 2026 - 12:22 WIB

Dampak Pemadaman Listrik Bergilir di Jawa dan Madura terhadap UMKM serta Kerugian Usaha Kecil

Berita Terbaru