Kemendukbangga/BKKBN Jabar Perkuat Ketahanan Keluarga Lewat Bakti Sosial di Pesantren Bogor

- Jurnalis

Selasa, 16 Desember 2025 - 07:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bogor — Perwakilan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Provinsi Jawa Barat melaksanakan kegiatan bakti sosial di Pondok Pesantren Nurul Fatih, Kampung Wates Jaya, Desa Wates Jaya, Kecamatan Cigombong, Kabupaten Bogor, Senin (15/12/2025). Kegiatan ini menjadi bagian dari penguatan soliditas dan empati aparatur sipil negara (ASN), sekaligus sarana edukasi ketahanan keluarga dan pencegahan stunting.

Kepala Perwakilan Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat, Dadi Roswandi, menyampaikan rasa syukur atas kesempatan bersilaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Fatih. Ia menegaskan bahwa penguatan ketahanan keluarga merupakan fondasi utama dalam membangun generasi yang berkualitas.

“Alhamdulillah kami bisa bersilaturahmi dengan keluarga besar Pondok Pesantren Nurul Fatih, Bogor. Dalam Al-Qur’an Surat At-Tahrim ayat 6, kita diperintahkan untuk menjaga diri dan keluarga dari siksa api neraka dengan cara menaati perintah Allah dan menjauhi larangan-Nya. Nilai ini sangat relevan dengan tugas Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga, karena keluarga harus dijaga agar berketahanan,” ujarnya.

Baca Juga :  Pendaftaran Beasiswa Chevening Inggris 2024 Terbuka untuk Indonesia, 6 Agustus hingga 5 November 2024

Dadi menjelaskan, upaya penguatan ketahanan keluarga dijalankan melalui berbagai program dan intervensi strategis Kemendukbangga/BKKBN. Di antaranya program quick wins seperti Tamasya, GATI, Genting, SiDaya, serta pengembangan SuperApps tentang keluarga. Program-program tersebut terus disosialisasikan ke berbagai komunitas, termasuk pesantren, sebagai mitra strategis pembangunan keluarga.

Pada kesempatan yang sama, ia juga menyinggung Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang telah dirasakan oleh sebagian anak sekolah. Menurutnya, program tersebut merupakan wujud nyata perhatian Presiden Prabowo Subianto dalam meningkatkan kualitas kesehatan anak-anak Indonesia.

“Adik-adik di sini sudah ada yang memperoleh Makan Bergizi Gratis di sekolahnya? Ini patut kita syukuri sebagai bentuk perhatian Presiden agar anak-anak Indonesia tumbuh sehat dan pada tahun 2045 benar-benar siap menjadi generasi penerus Indonesia Emas,” tambahnya.

Baca Juga :  Xiaomi HyperOS

Sementara itu, Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Fatih, Ustaz Mulyana, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas kunjungan serta bakti sosial yang diberikan kepada para santri. Ia mengajak seluruh hadirin untuk senantiasa bersyukur atas setiap ketetapan Allah SWT.

“Terima kasih atas bakti sosial kepada para santri. Semoga Allah membalas dengan berlipat ganda, melimpahkan keberkahan rezeki, serta menerima amal soleh seluruh pihak yang terlibat,” tuturnya.

Ustaz Mulyana juga menjelaskan bahwa Pondok Pesantren Nurul Fatih didirikan pada tahun 2016 sebagai amanah dari guru di pesantren sebelumnya, dengan tujuan menyebarluaskan ilmu agama.

“Mohon doa agar seluruh santri dimudahkan dalam menuntut ilmu, menjadi ahli agama, dan dianugerahi keikhlasan,” ungkapnya.

Dalam kegiatan tersebut, Kemendukbangga/BKKBN Provinsi Jawa Barat menyalurkan bantuan nutrisi kepada 80 Keluarga Berisiko Stunting (KRS) yang berasal dari Desa Caringin, Kabupaten Bogor.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan
Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar
Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan
Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil
Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting
Kemendikdasmen Luncurkan Pelatihan Pendidikan Inklusif 2026, Target 1.500 Guru Bersertifikat GPK
Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Evaluasi “Kebutin, Bang!” April 2026 Perkuat Sinergi Program Bangga Kencana Jawa Barat

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 15:36 WIB

Rayakan Hari Kartini, Selensia Gelar Kartini Circle di Bandung untuk Dukung Kesehatan Mental Perempuan

Rabu, 22 April 2026 - 15:21 WIB

Pendaftaran PPG 2026 Dibuka hingga 30 April, Guru Belum Bersertifikat Wajib Daftar

Rabu, 22 April 2026 - 15:13 WIB

Angka Kematian Ibu di Jabar Masih Tinggi, DP3AKB Genjot Program KB Pascapersalinan

Rabu, 22 April 2026 - 09:32 WIB

Hari Pertama TKA SD 2026 Diikuti 1,6 Juta Siswa, Kemendikdasmen Fokus pada Pemanfaatan Hasil

Senin, 20 April 2026 - 17:51 WIB

Rumah Pendidikan dan Bug Bounty Masuk Nominasi ITU WSIS 2026, Kemendikdasmen Ajak Publik Voting

Berita Terbaru