Xiaomi HyperOS

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 29 Februari 2024 - 09:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inikanaku – HyperOS merupakan sistem operasi yang lahir demi memenuhi ekosistem produk-produk dari Xiaomi. Pasalnya, HyperOS yang masih termasuk Android Open Source Project akan melebur dengan Vela, platform Xiaomi untuk Internet of Thing (IoT), sehingga ke depannya HyperOS dapat digunakan di berbagai perangkat. Sistem Operasi HyperOS ini tidak hanya ada di smartphone, melainkan juga produk Xiaomi lain seperti mobil, alat pendukung rumah tangga, dan produk Xiaomi lainnya.

Sejak awal tahun 2024 Xiaomi telah merilis Hyper OS secara resmi, dan beberapa perangkat HP Xiaomi telah menerima pembaruan tersebut. HyperOS yang diklaim sebagai sistem operasi dengan ukuran firmware paling kecil di industri saat ini. HyperOS disebut menjadi proyek ambisius Xiaomi dimana telah dikembangkan sejak tahun 2017 silam. Sistem operasi ini juga memberikan peningkatan pada aspek keamanan, performa, dan kemampuan multitasking.

Apa perbedaan MIUI yang selama ini dipakai oleh Xiaomi dengan Hyper OS ? Xiaomi telah mengumumkan penerus MIUI yang disebut HyperOS. Tidak seperti MIUI yang merupakan lapisan di atas Android, HyperOS adalah sistem operasi mandiri yang dirancang dari awal. HyperOS menawarkan antarmuka pengguna yang telah ditingkatkan dan beberapa fitur inovatif yang disesuaikan dengan ekosistem Xiaomi. Sistem operasi baru ini bertujuan untuk mengubah cara pengguna dalam berinteraksi dengan perangkat, dengan memberikan pengalaman yang lebih responsif dan personal.

Baca Juga :  BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

HyperOS adalah sistem operasi terbaru yang dikembangkan khusus untuk perangkat Xiaomi. Sistem operasi ini menggantikan MIUI yang telah hadir sebelumnya.

Meskipun perubahan tampilan tidak signifikan, Xiaomi menjanjikan peningkatan kinerja hingga sejumlah fitur baru. Berikut beberapa perubahan kunci yang akan dihadirkan oleh HyperOS:

Redmi 12C Update

Peningkatan Performa

HyperOS kabarnya akan memberikan booting aplikasi yang lebih cepat dan efisien.

Pengguna juga dapat mengharapkan pengalaman penggunaan yang lebih mulus dan responsif, termasuk latensi disk yang lebih baik.

Baca Juga :  Puncak Arus Mudik Lebaran 2026 Diprediksi 18 Maret, 8,9 Juta Warga Jabar Bergerak ke Kampung Halaman

Peningkatan AI

HyperOS memperkenalkan fitur-fitur AI canggih seperti Xiaoai Input Assistant.

Fitur ini memungkinkan pengguna melakukan berbagai tugas AI, seperti mengambil teks dari foto, mengubah coretan menjadi lukisan hingga mencari gambar menggunakan bahasa alami.

Konektivitas

Xiaomi HyperConnect dan Hypermind akan memungkinkan pengguna menggunakan kamera belakang ponsel Xiaomi sebagai webcam.

Tak hanya itu, fitur ini juga bisa memungkinkan pengguna untuk berbagi data seluler dengan perangkat lain hingga menerima notifikasi penting di perangkat yang lebih besar.

Keamanan

Dalam hal keamanan, Xiaomi membuka HyperConnect untuk pengembang pihak ketiga dan menyambut komunitas Open Source ke Xiaomi Vela.

Perubahan UI

HyperOS juga menyajikan opsi penyesuaian layar kunci baru.

Selain itu, kabarnya ada beberapa perubahan kecil pada UI terutama pada pusat kendali hingga aplikasi bawaan.

Saat ini beberapa perangkat Redmi 12 Sudah mendapat Update HyperOS termasuk juga 12C yang kami dapatkan updatenya pada tanggal 29-02-2024

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global
Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara
Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino
Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya
BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal
Pasanggiri Paduan Suara Puspa Swara Wanoja Sunda 2026 Resmi Dibuka di Bogor
Poltekkes Kemenkes Bandung dan Pelija Tanam Pohon, Dorong Kesadaran Lingkungan di Bandung Timur
Bio Farma Group Perkuat Diplomasi Kesehatan Global, Dorong Daya Saing Industri Farmasi Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 18 April 2026 - 20:05 WIB

Indonesia Berbagi Reformasi Pendidikan ke Palestina, Perkuat Kerja Sama Global

Sabtu, 18 April 2026 - 07:35 WIB

Perdagangan 24 Satwa Dilindungi di Manado Terungkap, Tersangka Terancam 15 Tahun Penjara

Sabtu, 18 April 2026 - 07:31 WIB

Kemenhut Perkuat Pengamanan Perbatasan di Entikong Antisipasi Karhutla akibat El Nino

Sabtu, 18 April 2026 - 07:16 WIB

Prabowo Terbitkan 3 Regulasi Baru untuk Ketahanan Pangan Nasional, Ini Rinciannya

Kamis, 16 April 2026 - 19:03 WIB

BMKG: Musim Kemarau 2026 di Jawa Barat Lebih Kering dan Panjang, 93 Persen Wilayah Alami Hujan di Bawah Normal

Berita Terbaru