Prabowo Bebaskan Utang KUR Petani Korban Bencana, DPR: Kebijakan Berpihak pada Rakyat

- Jurnalis

Selasa, 9 Desember 2025 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota Komisi IV DPR RI, Firman Soebagyo, mengapresiasi langkah Presiden Prabowo Subianto yang membebaskan utang Kredit Usaha Rakyat (KUR) bagi petani terdampak bencana di Aceh dan wilayah Sumatera. Menurutnya, kebijakan tersebut menjadi bukti bahwa negara hadir untuk melindungi rakyat pada masa sulit.

Firman mengatakan, petani yang menjadi korban banjir besar tidak selayaknya tetap dibebani cicilan bank. Ia menilai keputusan presiden mencerminkan empati serta keberpihakan kepada kelompok terdampak bencana.

Firman juga meminta pemerintah menambah bantuan berupa sarana produksi pertanian (saprodi) agar petani bisa kembali memulai aktivitasnya. Selain itu, ia mendorong perhatian khusus terhadap kebutuhan perumahan layak huni bagi korban bencana yang kehilangan tempat tinggal.

Baca Juga :  Perkuat Layanan PET Scan Nasional, Bio Farma Distribusikan Radiofarmaka FloDeg ke RSHS Bandung

Presiden Prabowo sebelumnya memastikan seluruh lahan pertanian yang rusak akibat banjir akan direhabilitasi. Ia menegaskan bahwa petani tidak perlu cemas, karena kerusakan tersebut masuk dalam kategori keadaan memaksa (force majeure), sehingga utang KUR dapat dihapus atau diberikan relaksasi.

Prabowo juga menyebut bahwa pemerintah akan mengirimkan bantuan pangan selama proses perbaikan berlangsung. Ia memuji kinerja TNI, Polri, pemerintah daerah, dan para pekerja lapangan yang telah bekerja cepat dalam penanganan pascabencana. Untuk memaksimalkan pemulihan, Prabowo menunjuk Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) sebagai Komandan Satgas Percepatan Perbaikan Jembatan dan Infrastruktur, mengingat kemampuan pasukan Zeni dalam konstruksi.

Baca Juga :  Kemendikdasmen Ingatkan Pentingnya Menjaga Kreativitas dan Kesehatan Mental di Era Digitalisasi Pendidikan

Menurut Presiden, pemerintah bertugas menghadapi kesulitan rakyat, terutama pada masa awal kepemimpinan. Ia memastikan pemulihan ekonomi petani di Aceh menjadi prioritas utama dalam masa tanggap darurat hingga pemulihan jangka panjang.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru