Pemerintah Perkuat Akses Pendidikan Bermutu di Kawasan 3T dan Sekolah Swasta

Avatar photo

- Jurnalis

Kamis, 4 Desember 2025 - 19:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tarakan, Kalimantan Utara, 4 Desember 2025 — Pemerintah terus berupaya memastikan sekolah-sekolah di kawasan 3T tidak tertinggal dalam memperoleh fasilitas pendidikan yang bermutu, baik sekolah negeri ataupun sekolah swasta. Kunjungan kerja Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Wamendikdasmen), Fajar Riza Ul Haq, ke Sekolah Indo Tionghoa Tarakan pada Rabu (3/12) menegaskan bahwa peningkatan mutu pendidikan tidak hanya berfokus pada sekolah negeri di wilayah perkotaan, tetapi juga menyasar sekolah swasta yang berada di daerah terluar Indonesia. Sekolah Indo Tionghoa merupakan sekolah inklusi yang terdiri dari jenjang Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) hingga Sekolah Menengah Pertama (SMP).

Wamen Fajar menyampaikan bahwa pemerintah ingin seluruh sekolah mengalami perubahan nyata dalam peningkatan fasilitas dan proses pembelajaran. “Insyaallah pada pertengahan desember revitalisasi toilet di sekolah ini dapat dituntaskan. Tambahan bangunan ini penting untuk memastikan kesehatan dan kenyamanan anak-anak kita di sekolah,” ujarnya.

Ia juga menyoroti penggunaan Interactive Flat Panel (IFP) yang dimanfaatkan guru PAUD Sekolah Indo Tionghoa ketika melakukan pembelajaran di kelas. Wamen Fajar menyaksikan langsung antusiasme murid PAUD ketika belajar menggunakan perangkat digital yang mulai diterima pada 17 Oktober 2025 tersebut. “Tadi kami berdialog dengan guru dan anak-anak. Respons mereka sangat jelas: mereka senang. Interaksi berjalan lebih hidup sehingga pembelajaran menjadi lebih menggembirakan,” ungkapnya.

Baca Juga :  Liga 1 Persib Bandung VS Madura United Sabtu Ini 22 Februari 2025

Dalam kunjungan ke kelas 5 SD Indo Tionghoa, Wamen Fajar turut melihat pelaksanaan pembiasaan program Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat, salah satunya senam. Ketika Wamen Fajar bertanya apa saja manfaat senam, dengan semangat para siswa bergantian menjawab bahwa kegiatan itu membuat mereka lebih semangat dan lebih siap belajar. “Ini yang kita harapkan, kebiasaan baik yang mendukung suasana belajar yang menyenangkan,” tambah Wamen Fajar.

Kepala Sekolah SD Indo Tionghoa, Hary Bangkit Subagyo, menyampaikan bahwa sekolahnya mendapatkan bantuan revitalisasi berupa penambahan dua toilet baru yang progres pembangunannya sudah lebih dari 50%. Ia menjelaskan bahwa sebelumnya, sekolahnya sudah memiliki beberapa unit toilet, namun jumlahnya belum memadai untuk menampung kebutuhan seluruh siswa. “Kami merasa sangat terbantu dan bersyukur karena menerima tambahan unit toilet baru terutama untuk yang dapat diakses oleh siswa disabilitas yang sebelumnya belum tersedia,” jelas Bangkit.

Bangkit juga menyampaikan apresiasi atas dukungan pemerintah dan berharap keberlanjutan program revitalisasi serta digitalisasi pembelajaran. “Kami bersyukur atas bantuan revitalisasi dan IFP dari kementerian yang kini digunakan baik di PAUD, SD, maupun SMP. Kami berharap dukungan dari kementerian dan Bapak Presiden Republik Indonesia, Pak Prabowo, dapat terus memotivasi kami mengembangkan dunia pendidikan agar lebih maju dan sukses,” tambahnya.

Baca Juga :  LILY MAULANA MENDORONG MAJU TINGKAT KESEJAHTERAAN MASYARAKAT BANDUNG

Siswa kelas 8A SMP Indo Tionghoa, Kevin, mengungkapkan rasa senangnya dengan adanya IFP sebagai media pembelajaran. “Saya sangat senang, dengan adanya IFP ini belajar jadi lebih menarik dan tidak membosankan,” ungkapnya dengan antusias.

Hal senada juga dirasakan oleh Gwyneth Joceline, siswi kelas 6 SD Indo Tionghoa ini menyampaikan rasa syukurnya karena selain mendapatkan IFP, sekolahnya juga mendapatkan penambahan unit toilet baru. “Saya bersyukur banget sekolah kami dapat tambahan toilet baru yang lebih bersih dan nyaman,” ucapnya.

Berdasarkan data bulan November 2025, Kalimantan Utara menerima total 60 satuan pendidikan sebagai penerima program revitalisasi. Sebarannya meliputi Kabupaten Bulungan (7 sekolah), Kota Tarakan (7 sekolah), Kabupaten Nunukan (18 sekolah), Kabupaten Malinau (17 sekolah), dan Kabupaten Tana Tidung (3 sekolah). Di tingkat provinsi, delapan satuan pendidikan jenjang SMA juga menerima dukungan peningkatan sarana prasarana.

 

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi Capai Jakarta, Banten dan Jawa Barat, Warga Diminta Pakai Masker
Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG
Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya
Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau
Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi
Kemendikdasmen Perkuat Kompetensi Guru Terapkan STEM dengan Prinsip 5M
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah
PJPK Jawa Barat 2025-2029 Jadi Acuan Perencanaan Pembangunan Daerah

Berita Terkait

Minggu, 6 September 2026 - 15:53 WIB

Abu Vulkanik Anak Krakatau Terdeteksi Capai Jakarta, Banten dan Jawa Barat, Warga Diminta Pakai Masker

Sabtu, 5 September 2026 - 17:37 WIB

Penerapan HACCP di Dapur SPPG: Panduan Keamanan Pangan dari Bahan hingga Distribusi MBG

Sabtu, 5 September 2026 - 15:16 WIB

Jalan Kolmas Ditutup Total 67 Hari Mulai 14 September 2026, Ini Dua Jalur Alternatifnya

Sabtu, 5 September 2026 - 09:48 WIB

Dentuman Terasa hingga Jawa Barat, Badan Geologi Ungkap Diduga Terkait Erupsi Anak Krakatau

Jumat, 4 September 2026 - 14:08 WIB

Volkswagen Restrukturisasi Besar-besaran, 4 Pabrik Jerman Terancam Kehilangan Produksi

Berita Terbaru