Wagub Erwan: Stunting Masalah Serius, Semua Pihak Ikut Bertanggung Jawab

- Jurnalis

Jumat, 21 November 2025 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BANDUNG – Diperlukan upaya yang komprehensif dan terintegrasi dari semua pihak untuk mengatasi stunting yang merupakan masalah serius.

“Jadi kita ‘keroyokan’, kita harus serius (menghadapi stunting),” katanya pada Rapat Koordinasi (Rakor) Tim Pencegahan dan Percepatan Penurunan Stunting (TPPPS) Provinsi dan Kabupaten/ Kota se-Jawa Barat Tahun 2025, di Bale Asri Pusdai Bandung, Kamis (20/11/2025).

Erwan menuturkan, jika merujuk pada data Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2024, prevalensi stunting di Jawa Barat mengalami penurunan sebesar 5,8 persen dari sebelumnya 21,7 persen pada 2023 menjadi 15,9 persen pada 2024.

Baca Juga :  BKKBN Klaim Sebagian Daerah Sudah Terapkan Pembangunan Berwawasan Kependudukan

“Angka penurunan ini menjadi penurunan tertinggi di Indonesia dan kita mendapat apresiasi sebagai provinsi dengan penurunan starting terbaik di Indonesia dari Pemerintah Pusat melalui Bapak Wakil Presiden Republik Indonesia,” kata Erwan.

Meski demikian, jumlah penduduk Jabar mencapai 51 juta jiwa. Angka itu menjadi tantangan besar dalam penurunan stunting ini.

Erwan menegaskan, urusan stunting bukan hanya masalah kesehatan, tetapi tentang bagaimana memastikan generasi penerus menjadi generasi yang berkualitas, berdaya saing sehingga dapat mendukung bonus demografi.

Baca Juga :  Pimpinan DPRD Resmi Dilantik, Pj Wali Kota Bandung Sampaikan Pentingnya Kolaborasi

Erwan menambahkan, jika Jawa Barat sebagai provinsi dengan jumlah penduduk terbesar di Indonesia dihadapkan dengan sebuah tantangan untuk menjamin kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini.

Maka bibit-bibit generasi penerus harus terbebas dari hal-hal yang tak hanya menghambat pertumbuhan fisik, tetapi juga pertumbuhan otak.

Erwan menyebut anak yang mengalami stunting rentan terkena penyakit hingga sulit berprestasi sehingga usia produktifnya akan kurang optimal. Lebih jauh, dari sisi produktivitas, stunting dapat menyebabkan kerugian negara.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Job Fair Future Connect 2026 Bandung Buka 3.019 Lowongan Kerja, Simak Cara Daftar Lewat NEW BIMMA
Legislator DPR: Jangan Biarkan Emosi Gantikan Hukum, Soroti Aksi Main Hakim Sendiri di Bali
Puan Maharani: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak Putus Sekolah
Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM
Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar
Murid Indonesia Raih 4 Medali Perunggu di International Mathematical Olympiad (IMO) 2026
ASEAN Sepakati Rencana Kerja Pendidikan 2026–2030, AI dan STEM Jadi Prioritas
DP3AKB Jawa Barat Dampingi Saksi Korban TPPO Asal Jabar dalam Persidangan di Maumere

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:15 WIB

Job Fair Future Connect 2026 Bandung Buka 3.019 Lowongan Kerja, Simak Cara Daftar Lewat NEW BIMMA

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:26 WIB

Legislator DPR: Jangan Biarkan Emosi Gantikan Hukum, Soroti Aksi Main Hakim Sendiri di Bali

Rabu, 29 Juli 2026 - 06:31 WIB

Puan Maharani: Negara Tak Boleh Kehilangan Satu Generasi karena Anak Putus Sekolah

Senin, 27 Juli 2026 - 17:31 WIB

Pegadaian Jabar dan MES Perkuat Sinergi Dorong Inklusi Keuangan Syariah serta UMKM

Senin, 27 Juli 2026 - 07:23 WIB

Tiga Penumpang Alphard yang Berselisih dengan Satpam di Bundaran HI Ternyata Personel Polda Jabar

Berita Terbaru