Rumah Menteri Keuangan di Jakarta Selatan Dijarah Massa

- Jurnalis

Minggu, 31 Agustus 2025 - 12:59 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kediaman pribadi Menteri Keuangan di kawasan Jakarta Selatan mengalami penjarahan pada Minggu (31/8) dini hari. Insiden ini terjadi saat sekelompok massa mendatangi rumah tersebut dan merusak sejumlah fasilitas.

Menurut keterangan warga sekitar, massa berjumlah ratusan orang berkumpul sejak tengah malam. Awalnya hanya berorasi di depan rumah, namun kemudian sebagian berhasil menerobos masuk. Kerusakan terlihat di bagian pagar, kaca jendela, serta beberapa kendaraan yang terparkir.

“Situasi cukup menegangkan, warga memilih menjauh karena khawatir kericuhan meluas,” kata salah seorang saksi.

Baca Juga :  Penguatan Ekonomi Syariah Jawa Barat untuk Menopang Pembangunan Nasional

Polisi yang tiba di lokasi sempat kesulitan mengendalikan massa. Barulah menjelang subuh, situasi berhasil dipulihkan setelah satuan Brimob diterjunkan. Saat ini, garis polisi sudah terpasang di sekitar lokasi dan olah TKP tengah dilakukan.

Indikasi Penyebab

Meski masih dalam penyelidikan, sejumlah pihak menilai penjarahan ini tidak terlepas dari meningkatnya ketidakpuasan publik terhadap kebijakan ekonomi pemerintah. Namun aparat kepolisian belum memastikan motif di balik aksi tersebut.

Baca Juga :  Maniskan Kinerja Industri Olahan Kopi, Kemenperin Cetak SDM Ahli

Potensi Dampak Lebih Luas

Insiden penjarahan terhadap rumah seorang pejabat negara sekelas Menteri Keuangan menimbulkan kekhawatiran tersendiri. Selain menyangkut keamanan pribadi pejabat, peristiwa ini juga dinilai dapat memengaruhi persepsi publik terhadap stabilitas pemerintahan dan kepastian hukum di Indonesia.

Hingga kini, Menteri Keuangan belum memberikan keterangan resmi. Menurut staf kementerian, beliau tidak berada di rumah saat kejadian dan dalam keadaan aman. Pemerintah berencana menggelar pertemuan khusus untuk membahas langkah antisipasi ke depan.

Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat
Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen
Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas
FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi
Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA
Hari Pustakawan Indonesia, Kemendikdasmen Ubah Perpustakaan Jadi Rumah Pendidikan
Kemendikdasmen Cetak Influencer Positif Lewat Bintang Sobat SMP 2026
Kemendikdasmen Perkuat LKP, Lulusan Disiapkan Tembus Dunia Kerja Internasional

Berita Terkait

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:31 WIB

DPRD Jawa Barat Sahkan Perda Pertanggungjawaban APBD 2025, Dedi Mulyadi Tekankan APBD untuk Kesejahteraan Rakyat

Rabu, 15 Juli 2026 - 19:24 WIB

Bio Farma Resmikan Fasilitas CNG, Emisi Karbon Turun 24 Persen dan Biaya Energi Hemat 37 Persen

Senin, 13 Juli 2026 - 16:02 WIB

Tahun Ajaran Baru Dimulai, Mendikdasmen Tegaskan MPLS 2026 Wajib Bebas Perpeloncoan dan Senioritas

Sabtu, 11 Juli 2026 - 14:40 WIB

FLHBN Tanam 10.000 Bibit Mangrove di Cirebon, Perkuat Pesisir dari Ancaman Abrasi

Kamis, 9 Juli 2026 - 10:39 WIB

Puncak HLUN 2026, 3.000 Lansia Bekasi Meriahkan Kriyaan Lansia dan Dukung Program SIDAYA

Berita Terbaru