Putih Sari Kembali Mengajakan Cegah Stunting Bagi Warga Kabupaten Bekasi

Avatar photo

- Jurnalis

Senin, 15 Januari 2024 - 13:49 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KlopakIndonesia – Anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Putih Sari kembali menyambangi warga Kabupaten Bekasi dalam rangka Kampanye Percepatan Penurunan Stunting. Kali ini di Rest Area Sijabat, desa Taman Sari, Kecamatan Setu, Kabupaten Bekasi, pada Minggu, 14 Januari 2024. Putih hadir Bersama Ketua Tim Kerja Ketahanan Keluarga Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jawa Barat Adang Syamsul Hadi dan Ketua Tim Informasi Keluarga Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kabupaten Bekasi Oyan Herman.
 
Kepada ratusan warga yang memadati rest area, Putih mengajak keluarga Kabupaten Bekasi untuk memperhatikan sejumlah faktor pemicu stunting pada anak. Meski bukan masuk kategori penyakit, Putih menegaskan pentingnya keluarga dalam mencegah stunting. Salah satunya dengan memperhatikan asupan gizi pada anak dan ibu hamil.
 
“Agar terhindar dari stunting, jangan memberi makanan sembarangan kepada anak-anak kita. Anak-anak di bawah usia dua tahun (Baduta) membutuhkan asupan makanan bergizi. Dengan begitu, pertumbuhan dan perkembangan tubuh anak sesuai dengan standar kesehatan. Anak yang sehat memiliki berat badan dan tinggi ideal,” papar Putih.
 
“Saya mengharapkan kaum ibu benar benar memperhatikan gizi bayinya. Selama 1000 hari pertama kehidupan jangan lepas dari air susu ibu (ASI). ASI adalah vitamin terbaik untuk bayi, bahkan dapat menyelamatkan bayi dari serangan aneka virus,” tambah Putih.
 
Anjuran senada datang dari Adang Syamsul Hadi. Adang mengajak agar para ibu betul-betul memberikan ASI secara eksklusif selama enam bulan pertama. Selanjutnya bayi mendapatkan makanan pendamping ASI (MPASI) hingga anak berusia dua tahun. Jika dua periode ini bisa dilaksanakan dengan baik, maka kecil kemungkinan bagi bayi untuk menjadi stunting.
 
“Insyaallah bila ibu menyusui konsisten memberikan ASI, bayinya akan sehat. Dia akan tumbuh kembang secara optimal,” ungkap Adang.
 
Di bagian lain, Oyan Herman meminta calon pengantin untuk menghindari asap rokok. Ajakan juga berlaku untuk para suami yang pasangannya sedang hamil.
 
“Gak lama, lah. Hanya 1000 hari pertama kehidupan. Ini penting demi momongan kita kelak sehat dan terhindar dari stunting,” ujar Oyan.

Baca Juga :  Bey Machmudin: Banjir Rendam Delapan Kecamatan di Kabupaten Bandung Bantuan Sudah Diturunkan
Follow WhatsApp Channel klopakindonesia.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik
Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun
Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan
Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional
Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang
Pegadaian Masuk Top 10 BUMN Layanan Terbaik, Kanwil X Jawa Barat Kawal Standar Pelayanan
Coaching Clinic D Tarumanegara Karawang Hadirkan Legenda Persib, Bidik Bibit Pesepak Bola Potensial
DPR RI Setujui RUU Satu Data Indonesia, Perkuat Tata Kelola Data Nasional

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 13:43 WIB

FWK Kritik KPK soal Nusron Wahid dan Minta Pemerintah Tidak Antikritik

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:53 WIB

Bio Farma Raih Primaniyarta ke-12, Ekspor Vaksin Tembus Lebih dari Rp10 Triliun

Jumat, 16 Oktober 2026 - 11:18 WIB

Satu Tahun Tring!, Pegadaian Luncurkan ATM Emas di Bandung, Cetak Emas Fisik Bisa Instan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 06:59 WIB

Wamentan Saleh Dorong Investasi Fosfat di Aljazair, Perkuat Pasokan Bahan Baku Pupuk Nasional

Kamis, 15 Oktober 2026 - 15:07 WIB

Kepala DKPP Gin Gin Ginanjar Hadiri Penyaluran Bantuan PANGERSA di Karang Pamulang

Berita Terbaru